Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Algoritma K-Means untuk Clustering Pendapatan Petani Karetdi Desa Karya Mukti Hasna Nur Afifah; Jum Dapiokta; Anggraeni Agustin Muris; Pujianto
Jurnal SINTIKA (Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Sistem Komputer) Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Sintika
Publisher : Yasin Publisher (Yayasan Amal Sosial Islami Nahdliyin)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65359/sintika.2026.22.96

Abstract

The income of rubber farmers in Karya Mukti Village varies considerably among farmers, influenced by factors such as land area, rubber latex production, and plantation maintenance costs. These differences in characteristics result in varying levels of farmer income, making it necessary to classify the farmers to identify income patterns more clearly. This study aims to classify the income levels of rubber farmers using a data mining approach with the K-Means algorithm. The analysis was conducted using data from 95 rubber farmers collected through direct interviews. The variables analyzed included land area, rubber latex production, and farmers' net income. The results show that rubber farmers in Karya Mukti Village were divided into three clusters: a low-income cluster consisting of 43 farmers, a medium-income cluster consisting of 37 farmers, and a high-income cluster consisting of 15 farmers. Evaluation using the Davies–Bouldin Index resulted in a value of 0.519, indicating that the clustering results have reasonably good quality. The findings reveal a relationship between land area, production level, and the net income of rubber farmers. This study is expected to provide an analytical basis for the village government and relevant stakeholders in developing more targeted policies to improve the welfare of rubber farmers.
Analisis Usability Website Emis GTK Kemenag Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Destiarini; Endang Srihandayani; Mana Junita; Satria Mulvinazir; Novi Puspita Sari; Hasna Nur Afifah
Jurnal Inovasi Komputer Vol 2 No 3 (2026): Jurnal Inovasi Komputer (INOKOM)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/inokom.v2i3.146

Abstract

Website EMIS GTK Kementerian Agama (Kemenag) merupakan portal resmi yang dirancang untuk memfasilitasi proses pendataan guru dan tenaga kependidikan madrasah secara terpusat. Melalui website ini, operator madrasah dan pegawai Kemenag dapat melakukan input, pembaruan, serta validasi data GTK secara daring. Mengingat peran pentingnya dalam mendukung sistem administrasi pendidikan Islam, maka tingkat usability website menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan implementasi sistem tersebut. Usability yang rendah dapat menyebabkan kesalahan input data, keterlambatan pelaporan, serta rendahnya tingkat adopsi sistem oleh pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat usability website EMIS GTK Kemenag menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Metode SUS dipilih karena mampu memberikan hasil pengukuran yang kuantitatif, sederhana, namun tetap akurat dalam menilai kepuasan dan kemudahan penggunaan sistem berbasis web. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang terdiri dari operator madrasah, guru, dan staf Kemenag di tingkat kabupaten. Instrumen penelitian menggunakan sepuluh pernyataan standar SUS dengan skala Likert lima poin. Data yang diperoleh diolah untuk menghasilkan skor SUS, kemudian dianalisis menggunakan kategori interpretasi standar Bangor et al. (2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa website EMIS GTK Kemenag memperoleh skor rata-rata 72,4, yang termasuk dalam kategori Good dan dapat diterima oleh pengguna. Hal ini berarti secara umum website telah memenuhi aspek kemudahan penggunaan (usability), terutama dalam hal kemudahan memahami fitur, kestabilan sistem, serta kepuasan pengguna. Namun, masih ditemukan beberapa kelemahan pada aspek kecepatan akses, navigasi antar menu, dan kejelasan tampilan antarmuka yang perlu ditingkatkan agar mencapai kategori Excellent. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembang sistem dalam melakukan penyempurnaan website EMIS GTK Kemenag di masa mendatang, serta menjadi referensi bagi penelitian sejenis dalam bidang evaluasi sistem informasi berbasis web di lingkungan pendidikan.