Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Regulasi Keuangan Negara Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia: Penelitian Rain Taruna Ompusunggu; Josua Free Adiel Siahaan; M. Faiz Syahputra Sihotang; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang; Deva Azandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5916

Abstract

Regulasi keuangan negara merupakan instrumen fundamental dalam menjamin tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, namun keberadaannya diuji secara ekstrem saat menghadapi krisis global. Pandemi COVID-19 memaksa pemerintah Indonesia untuk melakukan reposisi hukum guna menyediakan fleksibilitas anggaran dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi regulasi keuangan negara dalam penanganan dana pandemi melalui perspektif kebijakan publik dan kepatuhan hukum. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi dokumen, penelitian ini membedah berbagai instrumen hukum utama, termasuk UU No. 2 Tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi darurat berhasil mempercepat respon fiskal, terdapat celah akuntabilitas yang signifikan, terutama pada sinkronisasi data penerima bantuan dan risiko moral hazard dalam pengadaan barang/jasa. Temuan ini mengindikasikan bahwa diskresi anggaran yang luas tanpa sistem pengawasan digital yang integratif cenderung memicu inefisiensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola keuangan masa depan memerlukan kodifikasi hukum krisis yang ajeg serta transformasi digital menyeluruh untuk menjaga integritas dana publik. Inovasi pada mekanisme audit dan penguatan etika birokrasi menjadi syarat mutlak dalam menghadapi potensi krisis serupa di masa mendatang.
Penerapan Konsep Elastisitas Permintaan dan Penawaran Produk Strategi Penetapan Harga Produk Baru: Analisis Sensitivitas Perubahan Harga terhadap Kuantitas yang Diminta/Ditawarkan Muhammad Yusuf; Rain Taruna Ompusunggu; Siti Fatimah; Nia Adelina Br Sembiring; Ririn Yolanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi penetapan harga optimal bagi produk baru dengan memanfaatkan konsep elastisitas permintaan (Price Elasticity of Demand/PED) dan elastisitas penawaran (Price Elasticity of Supply/PES). Produk baru umumnya menghadapi ketidakpastian pasar, perubahan preferensi konsumen, serta keterbatasan informasi mengenai respons permintaan dan kapasitas penawaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung analisis kualitatif melalui pengkajian hubungan harga dan kuantitas, data penjualan, survei kepuasan pelanggan, serta wawancara dengan pelaku usaha. Pendekatan matematika ekonomi digunakan untuk menghitung tingkat elastisitas, menilai sensitivitas konsumen dan produsen, serta mengidentifikasi implikasi perubahan harga terhadap pendapatan dan laba. Pembahasan diterapkan pada pengembangan produk UMKM Teras Steak yang menunjukkan bahwa permintaan cenderung elastis, sehingga perubahan harga yang relatif kecil dapat menimbulkan perubahan kuantitas penjualan yang lebih besar. Kondisi tersebut mendukung penggunaan harga penetrasi, segmentasi harga, paket bundling, dan promosi terbatas untuk meningkatkan volume penjualan tanpa mengorbankan keberlanjutan keuntungan. Dari sisi penawaran, kemampuan menyesuaikan kapasitas produksi, struktur biaya, ketersediaan bahan baku, dan teknologi menjadi penentu kecepatan respons produsen terhadap perubahan harga. Hasil penelitian menegaskan bahwa keputusan harga produk baru perlu mengintegrasikan elastisitas permintaan dan penawaran, proyeksi pendapatan, pengendalian biaya, serta evaluasi pasar secara berkala. Kerangka ini memberikan dasar analitis bagi UMKM untuk menetapkan harga yang kompetitif, mengurangi risiko kegagalan produk, dan menjaga pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.