Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Terapi Tebak Gambar sebagai Stimulasi Kognitif Lansia di Wisma Kenanga PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru Arya Prasetya; Dilla Futri Ramadhani; Grisiana Agustin Patrisia; Karina Karina; Novita Sari; Angga Irawan; Queenne Kimverlee C. Claro; Yves B. Reyes; Fajar Az-zahrawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1001

Abstract

Lanjut usia merupakan kelompok yang rentan mengalami penurunan fungsi kognitif akibat proses penuaan. Penurunan ini dapat memengaruhi daya ingat, konsentrasi, kemampuan berpikir, serta interaksi sosial lansia. Upaya stimulasi kognitif secara nonfarmakologis diperlukan untuk membantu mempertahankan dan meningkatkan fungsi kognitif lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi kognitif lansia melalui penerapan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) metode Tebak Gambar di Wisma Kenanga PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Januari 2026 dan diikuti oleh 5 orang lansia perempuan dengan rentang usia 60–70 tahun. Metode yang digunakan berupa terapi aktivitas kelompok dengan stimulasi visual dan verbal melalui permainan Tebak Gambar. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, kemampuan mengenali gambar, serta hasil post-test yang menilai aspek memori, bahasa, penalaran, dan kecepatan berpikir. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mampu mengikuti kegiatan dengan baik, menunjukkan peningkatan fokus, keaktifan, serta kemampuan mengenali dan mengingat objek. Rata-rata skor post-test berada dalam kategori baik. Terapi Tebak Gambar terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis sederhana untuk menstimulasi dan mempertahankan fungsi kognitif lansia.
Pengaruh pelatihan BHD terhadap pengetahuan mahasiswa nonkesehatan pada henti jantung Arya Prasetya; Eirene Eunike Meidiana Gaghauna; Angga Irawan; Bagus Rahmat Santoso
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i2.1467

Abstract

Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan respons cepat dan tepat. Mahasiswa nonkesehatan, sebagai bagian dari masyarakat umum, memiliki peluang besar menjadi penolong pertama, namun sering kali memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan BHD terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa nonkesehatan dalam melakukan pertolongan pertama pada korban henti jantung. Metode pada penelitian kuantitatif ini menggunakan desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 32 mahasiswa nonkesehatan semester III Universitas Sari Mulia yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan signifikan tingkat pengetahuan mahasiswa setelah mengikuti pelatihan BHD, dengan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan pemahaman peserta terkait pertolongan pertama pada henti jantung. Simpulan dinyatakan pelatihan Bantuan Hidup Dasar efektif dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa nonkesehatan. Kegiatan pelatihan semacam ini perlu diintegrasikan secara rutin dalam program pendidikan nonkesehatan sebagai upaya preventif dalam menghadapi kegawatdaruratan di lingkungan masyarakat.