Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Dampak Kecanduan Konten Short-Form Terhadap Attention Span dan Konsentrasi Belajar Pada Siswa di SMAN X Banjarmasin Umi Hanik Fetriyah; Rifa’atul Mahmudah; Muhammad Riduansyah; Rahmat Bagus Santoso; Nor Azizah; Abrar Aulia Zidan; Aska Aska; Maulidya Sabrina; Ni Kadek Novita; Nor Saidah; Nur Fitriana; Nur Hidayat; Risti Riantiny; Sophia Mayra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1382

Abstract

Konten short-form seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts semakin banyak digunakan oleh remaja. Penggunaan yang berlebihan dapat memengaruhi attention span dan konsentrasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak kecanduan konten short-form terhadap attention span dan konsentrasi belajar. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, serta pemberian media edukasi berupa poster, leaflet, video edukasi, dan presentasi PowerPoint. Kegiatan dilaksanakan pada 34 siswa kelas X di SMAN X Banjarmasin. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi. Nilai rata-rata pre-test sebesar 61,17 meningkat menjadi 87,05 pada post-test dengan rata-rata peningkatan sebesar 25,88 poin. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak konten short-form terhadap attention span dan konsentrasi belajar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital dan mendorong penggunaan media sosial yang lebih sehat pada remaja.
Edukasi Hipertensi Berbasis Bahasa Banjar dan Pemanfaatan Infused Water Mentimun pada Lansia di Panti Uma Kandung Rian Tasalim; Naili Rahmah; Nur Fitriana; Resty Aulia Ramadini; Tasya Tria Ananda Ananda; Ridha Risalda Lauzia; Siti Rahmah; Muhammad Arief Wicaksono; Rifa’atul Mahmudah; Muhammad Riduansyah
JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM)
Publisher : Institut Kesehatan Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jsim.v8i1.974

Abstract

Hypertension is a prevalent health issue among the elderly, contributing to severe cardiovascular complications. Indonesia’s 2018 Basic Health Research (Riskesdas) reported that hypertension affects more than 50% of older adults aged 65–74 years. This community service program aimed to improve elderly knowledge and skills in hypertension prevention through Banjar language-based education and the use of cucumber infused water as a complementary approach. A participatory method was applied, involving lecturers, students, and 30 elderly residents at Uma Kandung Social Nursing Home, Banjarmasin. Activities included blood pressure measurement, health education in Banjar language, cucumber infused water preparation, blood pressure monitoring practice, and evaluation with pre- and post-tests. Findings indicated improved knowledge from 40% to 83% and a reduction in systolic blood pressure by 8–10 mmHg and diastolic by 5–7 mmHg. Participants also showed higher motivation for routine monitoring and healthier lifestyles. In conclusion, integrating culturally based education with cucumber infused water is effective in enhancing health literacy and promoting hypertension control behaviors among the elderly.