Konten short-form seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts semakin banyak digunakan oleh remaja. Penggunaan yang berlebihan dapat memengaruhi attention span dan konsentrasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak kecanduan konten short-form terhadap attention span dan konsentrasi belajar. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, serta pemberian media edukasi berupa poster, leaflet, video edukasi, dan presentasi PowerPoint. Kegiatan dilaksanakan pada 34 siswa kelas X di SMAN X Banjarmasin. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi. Nilai rata-rata pre-test sebesar 61,17 meningkat menjadi 87,05 pada post-test dengan rata-rata peningkatan sebesar 25,88 poin. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak konten short-form terhadap attention span dan konsentrasi belajar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital dan mendorong penggunaan media sosial yang lebih sehat pada remaja.
Copyrights © 2026