Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Gen Z Menuju Wirausaha Digital Melalui Penguatan Kompetensi Dan Pemanfaatan AI: Pengabdian Syafran Nurrahman; M.Tafsiruddin; Sitti Aliyah Azzahra; Tetty Nur Intan Rifia; Suharmanto; Ekky Noviar; Ari Budiman; Anggoro Dwi Swasono; Iskandar; Hayati Fina Setiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6839

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) telah membuka peluang baru bagi generasi muda untuk membangun usaha secara lebih efektif dan inovatif. Namun, masih banyak mahasiswa yang memiliki orientasi sebagai pencari kerja (job seeker) dibandingkan pencipta lapangan kerja (job creator). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi generasi muda mengenai mindset kewirausahaan, personal branding, strategi bisnis digital, dan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pengembangan usaha. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop bertema “Young Entrepreneur Rise Up: Mindset Kuat, Strategi Cerdas di Era Digital” pada Sabtu, 30 Mei 2026 di STIE Ganesha yang diselenggarakan oleh GANESHA LABPRENEUR (GLP). Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, studi kasus, diskusi interaktif, praktik pemanfaatan AI, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Kegiatan diikuti oleh 117 peserta yang didominasi mahasiswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 58,6% pada pre-test menjadi 87,1% pada post-test dengan peningkatan sebesar 28,5%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 94% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan yang mengintegrasikan mindset kewirausahaan, personal branding, strategi bisnis digital, dan pemanfaatan AI mampu meningkatkan pemahaman peserta secara komprehensif dalam mempersiapkan diri menjadi entrepreneur digital. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan.
Implementation of Google Forms and Spreadsheet Processing on Mid-Semester Exam Digitization to Support a Paperless Campus Syafran Nurrahman; Lena Farsiah; Mohammad Ruvi; Hayati Fina Setiani; Iskandar Iskandar
Journal Of Applied Multidisiplinary Studies Vol 2 No 2 (2026): May 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/9hcz9y47

Abstract

Digital transformation in higher education has accelerated the adoption of digital learning assessment systems that are more efficient and environmentally sustainable. However, mid-semester examinations (UTS) in many universities continue to rely on paper-based methods, resulting in time-consuming assessment processes and excessive paper consumption. This study evaluates the implementation of a digital examination system based on Google Forms integrated with Google Sheets and Microsoft Excel to improve assessment efficiency while supporting paperless campus initiatives. A descriptive quantitative approach was employed involving 45 undergraduate students. Data were collected through observations, interviews, documentation, and questionnaires, and analyzed using descriptive statistics with instrument validity and reliability testing. The findings indicate that the Google Forms-based examination system reduced grading time for multiple-choice tests from approximately 2–3 hours to less than one minute through automated scoring. Furthermore, integration with Google Sheets and Microsoft Excel streamlined grade recapitulation, minimized human error, and eliminated the need for printed examination materials. Students also reported positive perceptions regarding system usability, accessibility, efficiency, and its contribution to paperless learning practices. These findings suggest that Google Forms provides a practical, cost-effective, and easily implementable digital examination solution for higher education institutions, particularly those with limited technological resources.