Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Keuangan Digital dan Pencegahan Fraud Perbankan: Evaluasi Peningkatan Kompetensi Masyarakat Melalui Program Edukasi Berbasis Praktik: Penelitian Tina Rosa; Jhon Avrianto Lebu; Suhra Damayanti; Maya Sova; Ravel Anwar; Prihandono; Adhitia D. Pratama; Rini Kania; Demas Kynan Darian; Indra Noviyanti; Dian Kusumawardani; Muhammad Harhara; Muhammad Roihan; Suwarni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7334

Abstract

Pertumbuhan layanan perbankan digital di Indonesia berkembang sangat pesat, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan digital masyarakat, khususnya terkait keamanan transaksi dan pencegahan fraud. Pelatihan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program edukasi berbasis praktik dalam meningkatkan kompetensi literasi keuangan digital dan kemampuan pencegahan fraud perbankan pada masyarakat urban. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi peserta setelah mengikuti pelatihan. Instrumen pelatihan menggunakan skala Likert 1–5 yang mencakup delapan indikator pemahaman pada pre-test dan tujuh indikator keterampilan praktis pada post-test. Responden terdiri dari 61 peserta pre-test dan 44 peserta post-test yang berasal dari pelaku UMKM dan mahasiswa di wilayah Jakarta. Materi edukasi meliputi tren fraud perbankan, mule account, ekosistem scam center, strategi pelaporan, mitigasi risiko, QRIS, serta penggunaan e-wallet. Hasil Pelatihan menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 4,23 menjadi 4,43, disertai kenaikan proporsi kategori skor tertinggi dari 52,7% menjadi 65,6%. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis praktik efektif meningkatkan literasi keuangan digital dan kemampuan pencegahan fraud masyarakat.
TRANSFORMASI ORGANISASI UMKM DI ERA DIGITAL: KUNCI KEBERLANJUTAN UMKM DI TENGAH REVOLUSI 5.0 Tomi Saputra; Rini Kania; Muhammad Roihan; Titus Indrajaya
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1332

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun keberlanjutannya menghadapi tantangan serius seiring percepatan perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 5.0. Era ini menekankan integrasi teknologi digital canggih dengan pendekatan human-centric, sehingga menuntut UMKM tidak hanya melakukan digitalisasi operasional, tetapi juga transformasi organisasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran transformasi digital sebagai kunci keberlanjutan UMKM di era Revolusi 5.0 dengan menelaah dimensi transformasi organisasi, faktor keberhasilan, tantangan, serta peluang yang dihadapi UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui literature review terhadap berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional dan internasional, serta laporan penelitian yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi operasional, peningkatan hubungan dengan pelanggan, inovasi model bisnis, serta pengambilan keputusan berbasis data. Keberhasilan transformasi digital UMKM dipengaruhi oleh kepemimpinan adaptif, kesiapan sumber daya manusia, budaya organisasi yang inovatif, dan integrasi teknologi yang tepat guna. Meskipun UMKM menghadapi tantangan berupa keterbatasan literasi digital, infrastruktur, jejaring, dan aspek sosial, transformasi digital juga membuka peluang besar dalam perluasan pasar, peningkatan efisiensi, penguatan literasi digital, dan kolaborasi ekosistem. Oleh karena itu, transformasi digital yang terencana dan holistik menjadi strategi fundamental untuk meningkatkan daya saing dan menjamin keberlanjutan UMKM di era Revolusi Industri 5.0.