Desi Tri Wulandari
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Guru Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kertonatan dalam penyadaran tentang miskonsepsi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Anatri Desstya; Rista Ayu Sadevi; Desi Tri Wulandari
Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas Vol. 3 No. 2 (2026): Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/tintamas.v3i2.3007

Abstract

A misconception is a condition in which a learner’s understanding does not align with the scientific concepts established by scientists. Misconceptions in science are likely to occur because they involve many concepts. The objectives of this community service activity are to empower teachers at Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kertonatan to reflect on their understanding of science concepts and to ensure that teachers at Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kertonatan have a solid understanding of the concept of sound. This outreach method will be implemented in several stages, namely: lectures, demonstrations, and experiments. The results of this community service activity show that teachers understood the misconception regarding the pitch of sound. The community service activity successfully raised teachers’ awareness of misconceptions in science and reinforced their understanding of the correct concepts of sound through demonstrations and experiments.
Pemberdayaan Guru dalam Peningkatan Layanan Bimbingan Konseling di SD/MI Muhammadiyah Se-Surakata pada Era Komunikasi Global Harun Joko Prayitno; Murfiah Dewi Wulandari; Choiriyah Widyasari; Nursalam; Krisma Anugra Malaya; Faisal Yusuf Bachtiar; Hengki Hermawan; Desi Tri Wulandari; Madya Giri Aditama
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v2i2.11445

Abstract

Tata kelola penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran jenjang sekolah dasar dihadapkan banyak tantangan dan persoalan pada era komunikasi dan komputasi global ini. Layanan kegiatan bimbingan dan konseling dari guru kepada siswa dan orang tua/wali memerlukan adaptasi cepat supaya pendidikan dan pembelajaran mampu mengikuti perkembangan dan tunturan perubahan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan layanan bimbingan konseling bagi guru-guru SD/MI Muhammadiyah Se-Surakarta pada era komunikasi dan komputasi global. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan holistik reflektif partisipatif (HRP). Kegiatan dirancang bersama dengan melibatkan kepala sekolah dan guru unggulan sebagai model layanan bimbingan. Kegiatan diteruskan dengan totorial KDT (Kelompok Disukusi Terpumpun), dan partisipasi aktif serta diakhiri dengan refleksi secara holistik. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah bahwa guru-guru SD/MI kemampuan layanan bimbingan dan konselingnya diperlukan pengayaan dan pemutakhiran secara berkala dan terus-menerus. Layanan bimbingan dan konseling guru-guru SD/MI perlu menyeimbangkan antara kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kompetensi sosial ini memerlukan jangka waktu dan proses yang lebih lama karena berhubungan dengan hakikat kemampuan dan kemandirian anak dalam berkehidupan bermasyarakat. Layanan bimbingan konseling dari guru kepada anak-anak dan orang tua/wali pada era komunikasi dan komputasi global memerlukan adaptasi teknik dan strategi yang kontekstual.