Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kemandirian Peternak Ikan Desa Mariendal II Bayu Aditya Pratama; Nasaruddin Nur Hasibuan; Sayuti Rahman; Dadan Ramdan; Rahmad Syah; Hartono; M. Khahfi Zuhanda; Arnes Sembiring; Asmah Indrawati; Habib Satria; Iqbal Giffari Ritonga
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v5i2.7875

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian peternak ikan air tawar di Desa Mariendal II melalui penerapan sistem feeder dan monitoring pakan ikan berbasis Internet of Things (IoT). Permasalahan utama mitra meliputi pemberian pakan yang masih dilakukan secara manual, ketidakteraturan jadwal pakan, pemborosan pakan, serta keterbatasan literasi teknologi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelatihan dan implementasi sistem IoT, pendampingan, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi peserta sebesar 47%, dengan peningkatan tertinggi pada keterampilan instalasi dan pengoperasian perangkat serta kemampuan membaca hasil monitoring pakan. Nilai effect size yang sangat besar menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi dipengaruhi secara signifikan oleh intervensi kegiatan. Selain itu, penerapan sistem feeder otomatis memberikan dampak operasional berupa peningkatan keteraturan pemberian pakan, pengurangan pemborosan pakan, serta efisiensi waktu dan tenaga kerja peternak. Tingginya tingkat keberterimaan teknologi tercermin dari konsistensi penggunaan sistem oleh sebagian besar peserta setelah kegiatan berakhir. Dengan demikian, kegiatan PkM ini membuktikan bahwa penerapan teknologi IoT yang tepat guna dan disertai pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan efisiensi budidaya ikan sekaligus mendorong kemandirian peternak secara berkelanjutan.
An Integrated Linguistic and Metaheuristic-Optimized Elman Neural Network Framework for Cyberbullying Detection Siti Aisyah; Arnes Sembiring; Faadhil Faadhil; Hartono Hartono; Rahmad Syah; M. Khahfi Zuhanda
Journal of Applied Data Sciences Vol 7, No 3: September 2026
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v7i3.1337

Abstract

The rapid growth of social media platforms has intensified the need for accurate cyberbullying detection systems capable of understanding contextual and linguistically complex expressions. Existing machine learning and deep learning approaches often suffer from limited interpretability, insufficient contextual understanding, and suboptimal parameter optimization, reducing their effectiveness in identifying harmful online content. This study proposes a novel cyberbullying detection framework that integrates Linguistic Rule-Based Feature Extraction, an Elman Neural Network (ENN), and the Local Search-Based Improved Bat Algorithm (LSBIA). The main contribution of this research lies in the synergistic combination of interpretable linguistic knowledge, contextual sequence modeling, and metaheuristic optimization within a unified classification framework. Linguistic rules are employed to capture negation patterns, intensifiers, and adjective–noun relationships, while ENN models contextual dependencies through recurrent memory structures. LSBIA is utilized to optimize network parameters and improve convergence stability. Experiments were conducted using textual data collected from Instagram, Twitter, and Facebook and evaluated using stratified 10-fold cross-validation. The proposed method achieved an accuracy of 99.12%, precision of 94.73%, recall of 97.45%, and F1-score of 93.91%, outperforming Support Vector Machine (91.20% accuracy), Naïve Bayes (89.75%), and Decision Tree (90.10%). Ablation experiments further demonstrated the importance of each component, where removing linguistic rules reduced accuracy to 94.90%, removing sentiment scoring reduced accuracy to 96.30%, and replacing ENN with LSTM, GRU, or Transformer architectures resulted in lower accuracies of 92.50%, 91.90%, and 93.20%, respectively. These findings confirm that integrating linguistic feature engineering, contextual neural modeling, and metaheuristic optimization significantly enhances cyberbullying detection performance while maintaining interpretability. The novelty of this study resides in the integration of linguistic rule-based representation with LSBIA-optimized ENN for context-aware cyberbullying classification.