Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh konseling individu terhadap regulasi emosi klien rehabilitasi penyalahgunaan narkoba Amelia Lestari; Listiawati Susanti; Yasril Yazid; Nurjanis; Rahmad
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 7 No. 1 (2026): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810711800

Abstract

Penyalahgunaan narkoba tidak hanya menimbulkan ketergantungan fisik, tetapi juga berdampak terhadap terganggunya kemampuan regulasi emosi yang berperan penting dalam keberhasilan proses rehabilitasi. Konseling individu dipandang sebagai salah satu intervensi psikologis yang berpotensi membantu klien mengembangkan kemampuan mengelola emosi secara lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling individu terhadap regulasi emosi pada pecandu narkoba yang menjalani rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Narkoba Rumah Sarasehan Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Sebanyak 30 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap regulasi emosi (β = 0,871; t = 9,375; p < 0,001). Model regresi yang dihasilkan juga signifikan (F = 87,896; p < 0,001) dengan koefisien determinasi (R² = 0,758), yang menunjukkan bahwa konseling individu mampu menjelaskan 75,8% variasi regulasi emosi responden. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas layanan konseling individu yang diterima klien, semakin tinggi kemampuan mereka dalam mengelola respons emosional selama menjalani rehabilitasi. Penelitian ini menegaskan bahwa konseling individu merupakan intervensi psikologis yang efektif untuk mendukung peningkatan regulasi emosi pada pecandu narkoba serta memberikan implikasi praktis bagi penguatan layanan bimbingan dan konseling dalam program rehabilitasi penyalahgunaan narkoba.