Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Produk Plastik Injeksi Berbasis FMEA-Six Sigma Untuk Meminimalkan Cacat Lolos Ke Customer: (Studi Kasus: PT. Citra Plastik Makmur) Siti Athrotul Muthoharoh; Siti Rahayu; Agus Suwarno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2078

Abstract

Industri plastik injeksi masih menghadapi persoalan defect yang lolos ke customer, seperti pada PT. Citra Plastik Makmur yang mencatat 13 klaim dan 150 pcs defect selama Oktober–Desember 2025. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi defect dominan dan penyebabnya, menentukan prioritas risiko, serta menyusun usulan perbaikan melalui integrasi Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan tahapan DMAIC, didukung diagram pareto, fishbone, dan perhitungan Risk Priority Number. Hasil penelitian mengidentifikasi empat defect dominan—penyok, salah label, chipping, dan salah fisik—dengan total 126 defect dari 25.399 produk dan rata-rata level sigma 3,82; salah label dan salah fisik menjadi prioritas risiko tertinggi. Penyebab defect mencakup proses injection molding, handling, packaging, dan supply yang belum terstandarisasi. Integrasi Six Sigma dan FMEA terbukti efektif menyusun prioritas perbaikan, dengan implikasi praktis berupa penguatan verifikasi, pedoman pemeriksaan, dan standarisasi kerja untuk pengendalian kualitas berkelanjutan.