Nurhidayah
Universitas Sari Mutiara Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Materi Ajar pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani SD bagi Mahasiswa PGSD Nurhidayah; Roziah; Andreas Lubis
Academy of Education Journal Vol. 17 No. 2 (2026): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v17i2.3742

Abstract

Physical education plays an important role in supporting the physical, motor, social, emotional, health, and character development of students. Although physical education learning in elementary schools is generally carried out by subject teachers, students of the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD) as prospective classroom teachers still need to master the basic concepts of physical education to support healthy living habits and physical activity of students. This study aims to analyze the need for teaching materials in the Basics of Elementary School Physical Education course for PGSD students. The study used a quantitative descriptive approach with a survey method. The subjects of the study were PGSD students who had taken the Basics of Elementary School Physical Education course at Sari Mutiara Indonesia University Medan and Riau Islamic University. Data were collected using a needs analysis questionnaire that covered aspects of conceptual understanding, learning strategies, field practice, learning evaluation, character value integration, and teaching material development. The results showed that students had a very positive perception of the importance of the course. A total of 27.7% of respondents agreed and 70.9% strongly agreed that the Basics of Elementary School Physical Education material needs to be mastered by prospective elementary school teachers. The material with the highest level of need was the Nature and Basic Concepts of Physical Education (93.9%), while the Play Approach and PAKEM in Elementary School Physical Education Learning had the lowest percentage (43.2%). These findings indicate that students prioritize mastering basic concepts and practical skills. Therefore, the development of teaching materials needs to be tailored to student needs by strengthening concepts, practical experience, and linking theory and implementation of learning in elementary schools.
Profil Kebugaran Jasmani Peserta Didik Sekolah Menegah Atas Negeri 2 Bengkalis Nurhidayah; Andreas Lubis; Muhammad Fadli; Roziah; Muhamad Aris.M; Syafrizal; Dedi Ahmadi
Journal of Education and Culture Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Education and Culture
Publisher : Indra institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebugaran jasmani adalah kondisi fisik yang mencerminkan kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari secara efisien tanpa mengalami kelelahan yang berarti, serta masih memiliki energi cadangan untuk kegiatan berikutnya. Kebugaran jasmani mencakup berbagai komponen diantaranya daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, fleksibilitas, kecepatan, kelincahan, dan keseimbangan. Kebugaran jasmani memiliki peran penting dalam perkembangan fisik, mental, dan akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat kebugaran jasmani siswa dan siswi SMAN 2 Bengkalis. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yang melibatkan 35 siswa dan 34 siswi sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan dengan pendekatan tes dan pengukuran melalui Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), observasi, dan dokumentasi. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan mayoriritas siswa dan siswi memiliki kebugaran jasmani pada kategori sedang, sebanyak 28 peserta didik (40,58%), kategori baik berjumlah 15 peserta didik (21,74%), dan kategori kurang sebanyak 26 peserta didik (37,68%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kebugaran jasmani yang sedang atau cukup, sehingga masih sangat diperlukan upaya peningkatan kebugaran jasmani peserta didik yang belum mencapai kategori optimal. Peningkatan kebugaran jasmani peserta didik dapat dilakukan dengan meningkatkan aktivitas jasmani pada tiga waktu utama, yaitu sebelum berangkat sekolah, selama berada di sekolah, dan setelah pulang sekolah.