Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dari Motif Investasi ke Perilaku Konsumen: Peran Mediasi Kepuasan Pelanggan pada Kualitas Layanan dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Jasa Laundry di Pontianak Barat Tukkot Hamonangan Immanuel
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2836

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan pelanggan pada hubungan kualitas layanan dan harga terhadap keputusan pembelian jasa laundry di Kota Pontianak Barat. Pendekatan kuantitatif kausal digunakan dengan melibatkan 150 responden pengguna jasa laundry yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan perangkat lunak WarpPLS 7.0. Variabel penelitian terdiri dari kualitas layanan dan harga sebagai variabel bebas, kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi, serta keputusan pembelian sebagai variabel terikat. Kualitas layanan diukur dengan model SERVQUAL (tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy). Seluruh instrumen memenuhi uji validitas dan reliabilitas, serta model memenuhi Goodness of Fit dengan nilai Tenenhaus GoF sebesar 0,637 (kategori besar). Hasil pengujian menunjukkan: (1) kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,473; p < 0,001); (2) harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,324; p < 0,001); (3) kualitas layanan tidak berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian (β = 0,061; p = 0,224); (4) harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,413; p < 0,001); (5) kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,387; p < 0,001); (6) kepuasan pelanggan memediasi pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian (β = 0,183; p < 0,001); serta (7) kepuasan pelanggan memediasi pengaruh harga terhadap keputusan pembelian (β = 0,125; p = 0,014). Penelitian ini menegaskan bahwa kepuasan pelanggan berperan strategis sebagai mediator antara kualitas layanan dan harga terhadap keputusan pembelian jasa laundry. Pelaku usaha disarankan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menetapkan harga yang kompetitif guna menciptakan kepuasan pelanggan yang pada akhirnya mendorong keputusan pembelian secara berkelanjutan.
Strategi Penguatan Industri Mikro dan Kecil Berbasis Potensi Lokal di Provinsi Kalimantan Barat Tukkot Hamonangan Immanuel
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2471

Abstract

Industri Mikro dan Kecil (IMK) memiliki peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi IMK di Provinsi Kalimantan Barat serta merumuskan strategi penguatan berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan literatur ilmiah (BPS, 2024; Tambunan, 2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan menjadi sektor dominan dengan berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta minimnya adopsi teknologi. Strategi penguatan yang diusulkan meliputi peningkatan kapasitas SDM, digitalisasi usaha, akses pembiayaan, dan kolaborasi stakeholder. Sinergi antar pihak menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem IMK yang kompetitif dan berkelanjutan.
Motif Ekonomi, Sosial, dan Psikologis dalam Keputusan Investasi Usaha Laundry Baru: Studi Kualitatif UMKM di Pontianak Barat Tukkot Hamonangan Immanuel; Farrell Ionwyn Eduardo
Jesya Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2474

Abstract

Pertumbuhan industri jasa laundry di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan seiring perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan. Namun, penelitian terdahulu umumnya berfokus pada aspek operasional dan kualitas layanan, sementara kajian mengenai motivasi investasi pelaku usaha laundry, khususnya dari perspektif ekonomi, sosial, dan psikologis, masih belum diteliti secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif investasi pemilik dan pengelola usaha laundry di wilayah Pontianak Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan tujuh informan yang dipilih secara purposive melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi didorong oleh kombinasi motif ekonomi (biaya operasional rendah dan potensi ekspansi), motif sosial (jaringan relasi dan pengaruh lingkungan), serta motif psikologis (pengalaman kerja sebelumnya dan persepsi stabilitas usaha). Secara teoretis, penelitian ini memperluas literatur investasi kewirausahaan dengan mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan psikologis dalam konteks UMKM jasa, terutama jasa laundry.