Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Media Sosial Dalam Pencegahan Kesehatan Mental di Rumah Tahfiz Nurul Qalbi Kota Padang Trya Mia Intani; Defi Yulita
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i3.1393

Abstract

Berdasarkan Indonesia National Adolescents Mental Health Survey (I- NAMHS menunjukkan 1 dari 3 remaja memiliki masalah kesehatan mental. Gangguan mental paling banyak diderita remaja adalah gangguan kecemasan sebanyak 3,7%. Berdasarkan laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi angka kejadian depresi pada penduduk umur ≥ 15 tahun mencapai 0.8% di Sumatera Barat. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kesehatan mental remaja meliputi paparan terhadap kesulitan, tekanan untuk menyesuaikan diri dengan teman sebaya, eksplorasi identitas seksual, dan peningkatan akses ke penggunaan teknologi termasuk media sosial. Beberapa resiko penggunaan media sosial adalah kecanduan internet, paparan konten yang tidak pantas, depresi, cyberbullying, dan kurang tidur. Sehingga diperlukan dari berbagai pihak baik remaja sendiri, keluarga maupun tenaga kesehatan memberikan edukasi penggunaan media sosial secara sehat dalam pencegahan kesehatan mental pada remaja. Tujuan pengabmas ini agar meningkatan pengetahuan dan perilaku penggunaan media sosial dalam pencegahan kesehatan mental pada remaja putri. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan melakukan edukasi kepada remaja putri didampingi oleh orangtuanya setelah itu dilakukan sesi tanya jawab. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 30 orang remaja putri beserta orangtua. Dengan adanya pemberikan edukasi ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja dalam menggunakan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan mental remaja di era digital.
Edukasi Prakonsepsi terhadap Kesiapan Fisik dan Mental Calon Pengantin Wanita dalam Menghadapi Kehamilan di Kantor Urusan Agama (KUA) Padang Selatan Defi Yulita; Fanny Ayudia; Ririn Ririn; Trya Mia Intani
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i1.1310

Abstract

Kesehatan prakonsepsi adalah kondisi kesehatan seorang perempuan sebelum memasuki masa kehamilan yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan kehamilan dan kesehatan bayi. Pengetahuan tentang kesiapan fisik dan mental prakonsepsi masih rendah di masyarakat, khususnya pada calon pengantin wanita. Kondisi ini terlihat di wilayah kerja KUA Padang Selatan, di mana edukasi pranikah belum sepenuhnya mengakomodasi pentingnya pemahaman kesiapan prakonsepsi. Calon pengantin wanita cenderung fokus pada kesiapan administratif dan perayaan pernikahan tanpa mengutamakan pemahaman tentang status gizi, kesehatan reproduksi, dan kesehatan mental sebelum kehamilan. Padahal, menurut WHO (2020), fase prakonsepsi merupakan waktu strategis untuk mencegah kehamilan berisiko tinggi dan komplikasi persalinan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi yang komprehensif kepada calon pengantin wanita di KUA Padang Selatan, agar mereka lebih siap secara fisik dan mental dalam menyongsong peran sebagai ibu hamil dan ibu dari anak-anak yang sehat.
Penyuluhan Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Primenopause di Puskesmas Lubuk Kilangan Defi Yulita; Trya Mia Intani
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK) Vol. 4 No. 2 (2025): JPIK - Desember 2025 Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Alifah Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jpik.v4i2.114

Abstract

Hipertensi umumnya dikenal sebagai penyakit pembunuh lambat (Slow killer), Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2020,  terdapat 1,56 miliar orang dewasa sebagai penderita hipertensi. Hipertensi dapat ditangani secara farmakologis dan non farmakologis. Salah satu pengananan non farmakologisyang dapat mengurangi tekanan darah adalah dengan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu premenopause tentang terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap penurunan tekanan darah. Program ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Kilangan pada tanggal 26 Juli 2024 melalui penyuluhan dan demostrasi terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) pada ibu perimenopause. Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan dan demontrasi Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) 80 % ibu-ibu perimenopause sudah bisa mempraktekkannya. Diharapkan melalui kegiatan ini, ibu perimenopause dapat melakukan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan rutin setiap hari dengan rutin setiap hari.