Sinta Nurlaila
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Etika Profesional dan Perspektif Islam terhadap Ketidakjujuran Dokumentasi Keperawatan Berdasarkan Sudut Pandang Praktisi dan Ulama Sinta Nurlaila; Sabrina Aulia Maulida; Nabila Tiara Putri; Aulia Putri Syah Vadysna; Oriza Sativa; Tedi Supriyadi; Akhmad Faozi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.860

Abstract

Ketidakjujuran dalam dokumentasi keperawatan, seperti fenomena "tembak data," masih menjadi masalah serius yang mengancam keselamatan pasien dan integritas profesi akibat beban kerja yang tidak seimbang. Praktek pelaporan yang tidak faktual ini tidak hanya melanggar standar akreditasi, tetapi juga mencerminkan adanya krisis moral dalam tanggung jawab profesional perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidakjujuran dokumentasi asuhan keperawatan melalui integrasi etika profesional dan perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif analitis, melibatkan dua perawat pelaksana dan seorang ulama sebagai informan kunci di Kota Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku tidak jujur dipicu oleh tekanan situasional dan lemahnya supervisi manajerial, yang dalam tinjauan Islam dianggap sebagai pelanggaran prinsip amanah dan sidq yang membahayakan jiwa (Hifz Al-Nafs). Simpulan penelitian menegaskan bahwa kejujuran dokumentasi hanya dapat dijamin melalui keselarasan antara fungsi kontrol manajemen keperawatan dan internalisasi nilai spiritual muraqabah (kesadaran akan pengawasan Tuhan) dalam diri perawat. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) target ke-3, yakni menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua usia melalui penguatan integritas layanan kesehatan yang akuntabel.
Efektivitas ekstrak temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) terhadap peningkatan nafsu makan anak: The effectiveness of temulawak extract (Curcuma Xanthorrhiza) on increasing children's appetite Sinta Nurlaila; Destia Amellia; Oriza Sativa; Jihan Stevie Tri Andayani; Ghaniya Afsar Ara Ayesha; Nabila Tiara Putri; Heri Ridwan
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2983

Abstract

Anak-anak yang mengalami penurunan selera makan menghadapi risiko kekurangan gizi, gangguan pertumbuhan, hingga stunting. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) merupakan tanaman herbal yang secara turun-temurun digunakan untuk meningkatkan nafsu makan karena mengandung senyawa bioaktif seperti kurkuminoid, xanthorrhizol, fenolik, dan flavonoid yang berperan dalam merangsang proses makan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas ekstrak temulawak dalam meningkatkan nafsu makan anak melalui metode literature review. Data dikumpulkan dari berbagai sumber ilmiah dalam rentang publikasi 2020–2025 dan dianalisis berdasarkan kesesuaian topik. Berdasarkan hasil analisis literatur, temulawak dilaporkan memiliki efektivitas dalam meningkatkan nafsu makan anak, disertai dengan perbaikan pola konsumsi dan dukungan terhadap peningkatan berat badan. Mekanisme kerja temulawak berkaitan dengan kemampuannya dalam merangsang sekresi empedu, meningkatkan aktivitas enzim pencernaan, serta memodulasi reseptor rasa pahit yang berperan dalam regulasi sensasi lapar. Di samping itu, kandungan bioaktif temulawak menunjukkan stabilitas yang baik pada berbagai bentuk sediaan, termasuk ekstrak cair, tablet effervescent, produk jamu instan, dan minuman herbal, sehingga mendukung kemudahan konsumsi pada populasi anak. Secara keseluruhan, temulawak dinilai aman, bermanfaat, dan sesuai dengan praktik kesehatan tradisional sehingga dapat direkomendasikan sebagai opsi pendukung untuk membantu mengatasi masalah nafsu makan pada anak serta mendukung pencegahan stunting