Saiyidatul Kamalia Saudah
Universitas Nurul Jadid

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Transaction Security and Influencer Credibility on the Trust of Generation Z Consumers in Live Commerce on Startup E-Commerce Saiyidatul Kamalia Saudah; Rizki Febri Eka Pradani
Anjasmoro: Islamic Interdisciplinary Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Islamic Education
Publisher : Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growth of live commerce in Indonesia presents both significant opportunities and challenges, particularly regarding the trust of Generation Z consumers. This study aims to analyze the effect of transaction security and influencer credibility on the trust of Gen Z consumers in live commerce on startup e-commerce platforms. A quantitative approach was employed using a survey method with a four-point Likert scale questionnaire distributed to 271 students of the Faculty of Social Sciences and Humanities, Universitas Nurul Jadid, Paiton Probolinggo, who belong to Generation Z and have used live commerce. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 27. The results indicate that: (1) transaction security has a positive and significant effect on Gen Z consumer trust (t-value = 3.939 > t-table = 1.969; sig. < 0.001); (2) influencer credibility has a positive and significant effect on Gen Z consumer trust (t-value = 17.387 > t-table = 1.969; sig. < 0.001); and (3) both variables simultaneously have a significant effect (F-value = 497.665 > F-table = 3.03; sig. < 0.001). The coefficient of determination (R²) of 78.8% indicates that both variables substantially explain the variation in Gen Z consumer trust. These findings imply that startup e-commerce platforms need to simultaneously strengthen transaction security systems and select highly credible influencers to enhance consumer trust in the live commerce ecosystem.
Peran Standar Akuntansi Keuangan dalam Peningkatan Akuntabilitas Pelaporan Keuangan UMKM: Studi Kasus Pada UMKM Gerabah Moh. Fakhri Siddiqi; Saiyidatul Kamalia Saudah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.1014

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, UMKM juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Salah satu sektor UMKM yang cukup berkembang adalah usaha gerabah, khususnya di daerah yang memiliki tradisi kuat dalam kerajinan tanah liat. Namun demikian, banyak pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengelolaan laporan keuangan yang akuntabel dan sesuai standar. Umumnya, pencatatan keuangan dilakukan secara manual, tidak terstruktur, serta tercampur antara keuangan usaha dan keuangan pribadi, yang menghambat evaluasi dan pengambilan keputusan usaha secara tepat. Pemerintah melalui Ikatan Akuntan Indonesia telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) untuk mengatasi persoalan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha belum memahami secara memadai prinsip-prinsip dasar akuntansi serta isi dari SAK EMKM. Kurangnya akses terhadap pelatihan dan pendampingan menjadi faktor utama rendahnya tingkat penerapan standar ini. Kesimpulannya, dibutuhkan intervensi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan lembaga pendamping UMKM untuk memberikan edukasi dan pelatihan berkelanjutan agar implementasi SAK EMKM dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan dalam mendukung keberlanjutan usaha gerabah. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya program pendampingan intensif dan penyusunan modul pelatihan SAK EMKM yang disesuaikan dengan karakteristik usaha gerabah.