Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Standar Akuntansi Keuangan dalam Peningkatan Akuntabilitas Pelaporan Keuangan UMKM: Studi Kasus Pada UMKM Gerabah Moh. Fakhri Siddiqi; Saiyidatul Kamalia Saudah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.1014

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, UMKM juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Salah satu sektor UMKM yang cukup berkembang adalah usaha gerabah, khususnya di daerah yang memiliki tradisi kuat dalam kerajinan tanah liat. Namun demikian, banyak pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengelolaan laporan keuangan yang akuntabel dan sesuai standar. Umumnya, pencatatan keuangan dilakukan secara manual, tidak terstruktur, serta tercampur antara keuangan usaha dan keuangan pribadi, yang menghambat evaluasi dan pengambilan keputusan usaha secara tepat. Pemerintah melalui Ikatan Akuntan Indonesia telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) untuk mengatasi persoalan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha belum memahami secara memadai prinsip-prinsip dasar akuntansi serta isi dari SAK EMKM. Kurangnya akses terhadap pelatihan dan pendampingan menjadi faktor utama rendahnya tingkat penerapan standar ini. Kesimpulannya, dibutuhkan intervensi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan lembaga pendamping UMKM untuk memberikan edukasi dan pelatihan berkelanjutan agar implementasi SAK EMKM dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan dalam mendukung keberlanjutan usaha gerabah. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya program pendampingan intensif dan penyusunan modul pelatihan SAK EMKM yang disesuaikan dengan karakteristik usaha gerabah.
ANALISIS STRATEGI PROMOSI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN JANGKAUAN PELAYANAN TRANSPORTASI OJEK ONLINE KEREN (JOKER) KECAMATAN BESUKI Zainul Qudsi; Moh. Fakhri Siddiqi
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.681

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan strategi promosi pada berbagai sektor jasa, termasuk layanan transportasi online lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi pelaku, implementasi strategi promosi digital, serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan jangkauan pelayanan Transportasi Ojek Online Keren (JOKER) Kecamatan Besuki. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku JOKER memiliki persepsi positif terhadap strategi promosi digital sebagai sarana memperkenalkan layanan dan membangun komunikasi dengan masyarakat. Implementasi promosi digital dilakukan melalui pemanfaatan WhatsApp dan Facebook untuk menyebarkan informasi layanan, meskipun pelaksanaannya masih bersifat sederhana dan belum dikelola secara terstruktur. Faktor pendukung implementasi meliputi tingginya penggunaan media sosial, kemudahan akses teknologi, dan partisipasi anggota, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia, belum adanya akun media sosial resmi, serta belum tersusunnya perencanaan promosi digital secara sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas strategi promosi digital pada transportasi online lokal ditentukan tidak hanya oleh penggunaan media digital, tetapi juga oleh kapasitas organisasi dalam mengelola komunikasi digital secara profesional dan berkelanjutan.
Dinamika Minat Investasi Generasi Z dalam Ekosistem Digital: Peran Social Media Influencer dan Literasi Keuangan Abdul Fattah; Moh. Fakhri Siddiqi
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Artikel In Press: Edisi Agustus 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/margin.v4i02.1316

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah perilaku finansial Generasi Z, termasuk dalam membentuk minat berinvestasi. Di sisi lain, tingginya paparan informasi investasi melalui social media influencer belum selalu diimbangi dengan tingkat literasi keuangan yang memadai sehingga berpotensi memengaruhi kualitas pengambilan keputusan investasi. Penelitian terdahulu umumnya berfokus pada mahasiswa di lingkungan akademik, sedangkan kajian pada komunitas investasi berbasis praktik masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh social media influencer dan literasi keuangan terhadap minat berinvestasi anggota Komunitas Pijey Investment. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling terhadap 208 responden dari populasi 431 anggota. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert empat poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berinvestasi (t = 2,008, sig. = 0,046), literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berinvestasi (t = 7,866, sig. = 0,000), serta kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi (F = 90,726, sig. = 0,000) dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,464. Literasi keuangan merupakan variabel yang memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan social media influencer. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan minat investasi di komunitas investasi tidak hanya memerlukan peran influencer yang kredibel, tetapi juga perlu didukung oleh penguatan literasi keuangan agar keputusan investasi dilakukan secara lebih rasional. Hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi pengelola komunitas investasi dalam menyusun strategi edukasi keuangan yang lebih efektif.
Pemanfaatan Kreatif dan Penerapan Strategis: Adopsi Artificial Intelligence pada UMKM Probolinggo Menuju Ekonomi 5.0 Novia Indriani; Moh. Fakhri Siddiqi
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Artikel In Press: Edisi Agustus 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/margin.v4i02.1428

Abstract

Transformasi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menuju Ekonomi 5.0. Namun, tingkat pemanfaatan AI oleh pelaku UMKM masih beragam, terutama pada wilayah dengan tingkat literasi digital yang belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan kesiapan pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi digital berbasis AI menuju Ekonomi 5.0 di Kabupaten Probolinggo, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi dan kesiapan tersebut, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kesiapan UMKM dalam mengadopsi AI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan dilaksanakan pada bulan Desember 2025 – Januari 2026. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap empat pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik stratified purposive sampling berdasarkan keterwakilan sektor usaha di Kabupaten Probolinggo. Jumlah informan ditetapkan setelah mempertimbangkan keterwakilan sektor usaha dan kecukupan informasi yang diperoleh selama proses pengumpulan data. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM pada sektor kuliner, jasa, dan fashion memiliki persepsi positif terhadap AI serta telah memanfaatkannya untuk mendukung pemasaran digital dan efisiensi operasional, sedangkan pelaku usaha pada sektor perdagangan masih memiliki keterbatasan pemahaman terhadap AI. Tingkat kesiapan pelaku UMKM dipengaruhi oleh literasi digital, faktor usia, karakteristik usaha, dan dukungan ekosistem digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital serta penyediaan pelatihan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM menjadi faktor penting dalam mendukung adopsi AI menuju Ekonomi 5.0, terutama bagi pelaku usaha yang masih memiliki keterbatasan pemahaman terhadap teknologi AI.