Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK GUNA MENDUKUNG PENGHIJAUAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN PADA PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN) PASCABANJIR DI GAMPONG DAYAH ADAN, KECAMATAN MUTIARA TIMUR, KABUPATEN PIDIE ibnu yasier; Cut Mulia Sari
Al Ghafur: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v5i1.4280

Abstract

AbstrakKegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong Dayah Adan Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie bertujuan untuk meningkatkan peran mahasiswa dalam kegiatan sosial, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat serta menumbuhkan sikap kepedulian dan kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat desa. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pemulihan pasca banjir dan hal utama yang harus dilakukan adalah mengoptimalkan pembuatan pupuk organik sebagai upaya untuk penghijauan dan pelestarian lingkungan. Metode kegiatan pelaksanaan berupa obsevasi, pelatihan, pendampingan dan aksi sosial secara langsung berupa penghijauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terciptanya hubungan sosial yang baik antara mahasiswa dan masyarakat serta terlaksananya kegiatan berupa pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan pupuk organik, pelestarian lingkungan seperti penghijauan.Kata kunci : KKN, Pemberdayaan Masyarakat, pupuk organik, penghijauan, pelestarian lingkunganAbstract (English)The Community Service Program (KKN) in Gampong Dayah Adan, Mutiara Timur District, Pidie Regency aims to enhance the role of students in social, educational, and community empowerment activities, as well as foster a caring and cooperative attitude between students and the village community. The main problem faced in post-flood recovery and the main thing that must be done is optimizing the production of organic fertilizer as an effort for reforestation and environmental preservation. The implementation method of the activity is in the form of observation, training, mentoring, and direct social action in the form of reforestation. The results of the activity show that a good social relationship has been created between students and the community, and the implementation of activities in the form of community empowerment through the production of organic fertilizer and environmental preservation such as reforestation.Keywords: KKN, Community Empowerment, organic fertilizer, reforestation, environmental preservation
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KESEHATAN KELUARGA PADA PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN) PASCABANJIR DI GAMPONG MEUCAT ADAN, KECAMATAN MUTIARA TIMUR, KABUPATEN PIDIE. Zuraida Zuraida; Zulfahmi Zulfahmi; Cut Mulia Sari; Ulfa Azzuhra
Al Ghafur: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v5i1.4545

Abstract

Banjir di Gampong Meucat Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, mengakibatkan penurunan kualitas kesehatan masyarakat pascabencana secara signifikan. Sebagai solusi, Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memberdayakan warga melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) demi meningkatkan kemandirian kesehatan keluarga. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, dan pelatihan pengolahan tanaman obat, serta pembuatan kebun TOGA dengan melibatkan mahasiswa dan aparatur gampong. Hasil program berdampak positif  terhadap pemahaman, keterampilan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam membudidayakan TOGA di pekarangan rumah. Selain itu, pendampingan ini berhasil membentuk kebun TOGA sebagai sarana edukasi, konservasi, dan penyedia bahan baku obat tradisional yang mudah diakses. Secara keseluruhan, program pemberdayaan berbasis sumber daya lokal ini berkontribusi kuat dalam membangun kemandirian kesehatan warga selama masa pemulihan pascabanjir.