Maitri Rahmadhani
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan AL Maksum, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Pemuda Setempat melalui Pelatihan English for Ecotourism dan Praktik Komunikasi Langsung bersama Turis Asing di Bukit Lawang, Langkat Maitri Rahmadhani; Fernando De Napoli Marpaung; Yunita Sari Adelina; Neneng Sri Lestari; Firman Hartaman Gea; Siti Fadilla Nursifa
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i3.717

Abstract

Kawasan ekowisata Bukit Lawang di Kabupaten Langkat menghadapi tantangan berupa rendahnya kapasitas komunikasi global pemuda setempat dalam melayani wisatawan mancanegara. Sebagian besar pemuda yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pariwisata belum menguasai kosakata bahasa Inggris bidang ekowisata dan masih memiliki tingkat kecemasan berbicara yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris bidang ekowisata serta kepercayaan diri pemuda setempat melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Evaluasi kegiatan menggunakan desain one-group pretest-posttest untuk mengukur perubahan kemampuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berbicara mengacu pada standar penilaian Eropa, kuesioner kepercayaan diri, lembar observasi, dan wawancara reflektif, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan performa komunikasi verbal peserta dengan kenaikan rata-rata sebesar 57,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator penguasaan kosakata ekowisata sebesar 71,2% dan kelancaran berbicara sebesar 50,0%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman yang melibatkan interaksi langsung dengan wisatawan mancanegara efektif mengurangi kecemasan berbicara, meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Inggris secara kontekstual, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia bagi pariwisata berkelanjutan di Bukit Lawang. Kata Kunci : Bahasa Inggris; Ekowisata, Bukit Lawang
An Analysis of Maritime Alphabet Usage by Students at Politeknik Pelayaran Malahayati Yusrah; Yuli Pera Fitria; Piping Rahadianto; Dewi Lestari Pardede; Maitri Rahmadhani
Journal of Applied Linguistics Vol. 6 No. 1 (2026): July 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/joal.v6i1.706

Abstract

This study aims to analyze the use of the Maritime Alphabet by students of Politeknik Pelayaran Malahayati, focusing on their level of understanding, accuracy, consistency, and the challenges faced in maritime communication. This research employed a descriptive method with a mixed methods approach. The subjects of the study were 48 fourth-semester students of the Ship Electrical Engineering Study Program. Data were collected through written and oral tests, observation, and questionnaires. The results showed that the students’ ability in using the Maritime Alphabet was in the “good” category, with an average score of 76.8%. Most students (41.7%) were categorized as good, followed by very good (25%), fair (20.8%), and poor (12.5%). Based on the assessment aspects, pronunciation (72%), accuracy (78%), and fluency (70%) were also categorized as good, although pronunciation was the lowest aspect. The errors identified included mispronunciation, incorrect use of code words, lack of fluency, and the influence of the mother tongue. The questionnaire results indicated that students were aware of the importance of the Maritime Alphabet; however, they still experienced difficulties in pronunciation and lacked confidence. Therefore, practice-based learning such as simulation, role play, and pronunciation drills is needed to improve students’ maritime communication competence. Keywords: Maritime Alphabet, maritime communication, students, pronunciation
Sosialisasi Pencegahan Bullying sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman pada Siswa SD IT Al Kautsar Secanggang Neneng Sri Lestari; Yunita Sari Adelina; Maitri Rahmadhani; Fernando De Napoli Marpaung; Muhammad Hasan; Rosmen
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.604

Abstract

Bullying merupakan permasalahan serius yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap perkembangan sosial, emosional, dan akademik siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah perilaku bullying melalui sosialisasi pencegahan bullying berbasis pendekatan partisipatif dan edukatif di SD IT Al Kautsar Secanggang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga bulan, mulai dari 10 Agustus hingga 10 Oktober 2025, dengan melibatkan siswa, guru, dan pihak sekolah sebagai mitra pengabdian. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, implementasi, evaluasi, dan diseminasi hasil. Kegiatan utama berupa sosialisasi anti-bullying, diskusi interaktif, simulasi peran (role play), serta kampanye edukatif yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai pengertian, bentuk, dampak, dan cara pencegahan bullying, yang ditunjukkan melalui perbandingan hasil kuesioner pra dan pascakegiatan. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif siswa terhadap bullying, ditandai dengan meningkatnya empati, sikap penolakan terhadap perundungan, serta partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif dan edukatif efektif dalam membangun kesadaran serta perilaku preventif terhadap bullying di sekolah dasar. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara siswa, guru, dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Kata Kunci : Pencegahan bullying; sekolah dasar; pengabdian masyarakat; pendekatan partisipatif