Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Penggunaan Aplikasi ELSIMIL dalam Mendukung Kesiapan Pranikah Calon Pengantin di Kecamatan Batang Anggi Setianingsih; Athaya Azka Miladya; Salwa Hasna Fadila Sary; Sukma Berlian Asri; Khairunnisa Zhahiirah; Teguh Irawan; Yulis Indriyani
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v5i1.1795

Abstract

Kesehatan pranikah sangat penting untuk mengurangi stunting. Namun di tingkat kecamatan pemanfaatan aplikasi ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) sebagai instrumen digital pendukung program ini belum berjalan dengan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai penggunaan aplikasi ELSIMIL untuk membantu kesiapan kesehatan pranikah di Kecamatan Batang, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam Semi-Terstruktur dengan 12 informan meliputi calon pengantin, petugas DP3AP2KB, PLKB, KUA, TPK dan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pogram berjalan secara kolaboratif lintas sektor dan didukung oleh kebijakan, sarana dan dana yang cukup. Namun, calon pengantin belum memahami fungsi ELSIMIL dengan baik karena mereka hanya menganggapnya sebagai alat administrasi pernikahan dan tidak menganggapnya sebagai media skrining atau pelatihan Kesehatan. Keterbatasan waktu calon pengantin, kurangnya sosialisasi, pemahaman pelaksana yang buruk tentang pembaruan aplikasi, dan masalah sistem teknis adalah beberapa kendala yang ditemukan. Sebaliknya, ELSIMIL telah terbukti berguna untuk mengidentifikasi factor risiko seperti anemia dan Kekurangan Energi Kronik (KEK), meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan pranikah, dan mengeluarkan sertifikat skrining. Agar ELSIMIL dapat berfungsi dengan baik sebagai media edukasi pencegahan stunting sejak masa prakonsepsi, diperlukan penguatan sosialisasi melalui media digital, pelatihan berkala, dan koordinasi lintas sektor.
Bimtek Alur Manajemen Risiko Pada UMKM Bengkel Las Di Desa Kasepuhan, Batang Khairunnisa Zhahiirah; Athaya Azka Miladya; Desia Khoirunnisa Irawanti; Salwa Hasna Fadila Sary; Fatimatu Solekha; Jaya Maulana
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak dalam bidang las menghadapi berbagai potensi risiko terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) akibat paparan cahaya dari busur las, asap, suhu tinggi, percikan logam, kebisingan, serta rendahnya disiplin dalam menggunakan alat pelindung diri (APD). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pemilik serta pekerja di bengkel las mengenai identifikasi bahaya, evaluasi tingkat risiko, serta penerapan pengendalian K3 yang sesuai dan praktis dengan keadaan kerja. Metode yang digunakan mencakup observasi langsung, diskusi kelompok terarah, identifikasi dan penilaian risiko dengan menggunakan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA), serta edukasi tentang bahaya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja melalui wawancara dan poster. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya beberapa potensi bahaya dengan risiko yang berkisar antara sedang sampai tinggi, terutama yang berkaitan dengan paparan cahaya las, asap pengelasan, dan percikan api. Pelaksanaan edukasi dan pendampingan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran pekerja terhadap penerapan K3, yang ditunjukkan melalui perubahan sikap kerja dan penggunaan APD yang lebih konsisten. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan budaya K3 yang berkelanjutan di UMKM bengkel las.