Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Pendampingan Gizi Remaja untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Makanan Bergizi pada Siswa SMP Muhammad Noris; Awalya Nur Zahira; Sofiyanti Sofiyanti; Nurul Hidayati; Novitasari; Nurul Nafiah; Fitri Deana; Rahnil; Hairunnisah
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 2: Juli (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i2.562

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi akibat perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berlangsung cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status gizi remaja di SMP Negeri 2 Kota Bima. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh melalui pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta wawancara menggunakan metode food recall 24 jam. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi normal sebanyak 26 orang (86,67%), sedangkan kategori kurus/gizi kurang sebanyak 3 orang (10%), dan obesitas sebanyak 1 orang (3,33%). Analisis prioritas masalah menggunakan metode USG menunjukkan bahwa obesitas menjadi masalah prioritas utama karena memiliki tingkat urgensi, keseriusan, dan potensi perkembangan yang tinggi. Faktor yang memengaruhi status gizi remaja meliputi pola makan, aktivitas fisik, pengetahuan gizi, serta lingkungan keluarga dan sekolah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas remaja memiliki status gizi normal, masih ditemukan masalah gizi kurang dan obesitas yang memerlukan perhatian melalui edukasi gizi, penerapan pola makan seimbang, serta peningkatan aktivitas fisik.
Hukum Agraria Studi Penyelesaian Sengketa Agraria dengan Pendekatan Nonpenal di Matakando Nurul Airin; Nurul Nafiah; Rizcy Pratama; Achmad Subianto Mudarsa; A Ardiansyah; Aman Maarij
Prosiding Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum 2025: Prosiding Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak manusia lahir, manusia telah dianugerahi naluri untuk hidup bersama, mulai dari keluarga, bermasyarakat, hingga bernegara. Manusia sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan manusia lain, dan menurut Aristoteles disebut zoon politicon. Setiap individu berinteraksi dengan individu dan kelompok lain, diatur oleh aturan, adat, atau norma yang disebut hukum. Indonesia sebagai negara agraris memiliki sejarah panjang pengelolaan tanah dan sumber daya alam, di mana isu pertanahan menjadi persoalan krusial sejak masa kolonial hingga kini. Pengelolaan tanah yang tidak adil dan tidak transparan mewariskan masalah yang masih terasa hingga sekarang, diperparah tumpang tindih kebijakan dan kurangnya penghormatan terhadap hak masyarakat adat. Agraria kini tidak terbatas pada tanah, namun juga mencakup bumi, air, dan kekayaan alam yang dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat sesuai UUD 1945 Pasal 33 ayat 3 dan UUPA. Hukum agraria sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat karena mengatur pertanahan tempat masyarakat tinggal, menegakkan fungsi sosial tanah, dan membatasi dominasi swasta. Sengketa agraria telah lama terjadi, melibatkan individu, masyarakat, pemerintah, hingga korporasi. Konflik pertanahan sudah mengakar, sehingga penting diidentifikasi akar masalahnya untuk mencari solusi. Penyelesaian sengketa dapat melalui litigasi (pengadilan) atau non-litigasi (luar pengadilan), namun ketidakjelasan hukum dan kebijakan yang tidak memperhatikan aspek sosial serta budaya masyarakat sering menghambat penyelesaian sengketa tanah.