Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimizing Public EV Charging Station Locations in Denpasar-Bali Using the Set Covering Problem Method Yuwono Wiarco; Ocky Soelistyo Pribadi; Ni Wayan Ryas Ganitri; Septiana Widi Astuti; Bobby Agung Hermawan
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 17 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v17i1.774

Abstract

The transition to electric vehicles (EVs) is an urgent measure to reduce urban emissions and support Indonesia’s sustainable energy agenda. However, the lack of adequate Public Electric Vehicle Charging Stations (SPKLU) remains a key barrier to EV adoption in Denpasar City. This study applies the Set Covering Problem (SCP) method to determine optimal SPKLU placement by analyzing transportation zones and EV ownership data. Findings show that EV ownership in Denpasar has increased on average by 198.7% annually over the past seven years, following an exponential trend ( , R² = 0.85), with projections estimating 396,445 EV units in five years. Based on coverage analysis, a minimum of ten SPKLU locations is needed to serve all sub-districts; five currently exist, and five additional sites are recommended in zones 27, 29, 32, 36, and 41 corresponding to Padangsambian, Ubung Kaja, Peguyangan Kangin, Pemogan, and Serangan. This research contributes a spatial optimization framework for policymakers to strategically expand EV infrastructure and ensure equitable access across urban zones.
Pengaruh Retakan Membujur Lintasan Jalan Terhadap Kapasitas Praktis Segmen (Studi Case : Segmen Jalan Raya Setu, Kabupaten Bekasi) Tertib Sinulingga; Hendrik Prasetiyo; Bobby Agung Hermawan; Budiharso Hidayat
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.678

Abstract

Retakan membujur merupakan salah satu bentuk kerusakan perkerasan yang berpotensi menurunkan kinerja lalu lintas dan kapasitas jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh retakan membujur terhadap kapasitas praktis lintasan jalan pada Segmen STTD Jalan Raya Setu, Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan yang meliputi pengukuran geometrik jalan, dimensi retakan membujur, volume lalu lintas, dan kecepatan kendaraan. Pengamatan dilakukan pada periode jam sibuk dan bukan jam sibuk di lima titik pengamatan, yaitu X1, X2, Y1, Y2, dan Z2. Data volume lalu lintas dikonversi ke dalam satuan mobil penumpang (smp) berdasarkan PKJI 2023. Analisis hubungan volume dan kecepatan dilakukan menggunakan model Bruce D. Greenshields untuk memperoleh kapasitas praktis maksimum jalan. Pengaruh retakan membujur dianalisis menggunakan regresi linier logaritmik dengan volume retakan sebagai variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas praktis pada lokasi tanpa retakan membujur mencapai 1222,41 smp/jam, sedangkan pada lokasi yang mengalami retakan membujur menurun menjadi 1205,54 smp/jam dan 1211,03 smp/jam. Model regresi yang diperoleh menunjukkan hubungan negatif antara volume retakan membujur dan kapasitas praktis jalan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan dimensi retakan membujur cenderung menurunkan kapasitas praktis jalan karena memengaruhi kecepatan dan perilaku pengemudi saat melintasi ruas jalan yang mengalami kerusakan.