Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesiapsiagaan Kebencanaan Berbasis Kemaritiman di Wilayah Aceh Tamiang Pasca Bencana Banjir Bandang Masringgit Marwiyah Nst; Nurmaliana Sari Siregar; Meriah Kita Deliana N; Muhammad Sahid; Yusnidah Yusnidah; Restu Mujiono; Dirhamsyah Dirhamsyah; Yefta Vianus Marbun; Nursyahrul Ritonga; Nurul Hafilda
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v4i1.307

Abstract

Aceh Tamiang is a coastal region highly vulnerable to hydrometeorological disasters, including flash floods that have repeatedly affected settlements along riverbanks and coastal areas. Following the flash-flood disaster, the community required strengthened capacity in disaster safety and preparedness, particularly maritime-based approaches, given that most residents work as fishermen and live along the coast and riverbanks. This community empowerment program aimed to improve the community's knowledge, attitudes, and skills in facing disasters through maritime safety and disaster preparedness training. The methods included socialization, theoretical training, evacuation simulation, and practice with safety equipment (life jackets, rubber boats, and evacuation signage), which were evaluated through pre-tests, post-tests, and participatory observation. The results showed an increase in participants' knowledge and skills in identifying hazard signs, evacuation routes, and maritime-based self-rescue procedures. The community also demonstrated a more prepared and responsive attitude toward potential subsequent disasters. In conclusion, participatory maritime-based training effectively empowered the coastal community of Aceh Tamiang to be better prepared and more self-reliant in facing future flash-flood risks.
TAHAPAN PENGURUSAN DOKUMEN PERIZINAN SEA TRIAL KAPAL BARU TB. SML06A PADA KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN OLEH PT. TIRTAYASA BAHARI SAMUDRA BATAM Lilis Lilis; Boby Winanda; Nurul Hafilda
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i1.219

Abstract

Penelitian ini membahas tahapan pengurusan dokumen perizinan sea trial kapal baru TB. SML06A oleh PT Tirtayasa Bahari Samudra di KSOP Khusus Batam. Metode penelitian yang di gunakan berupa studi lapangan melalui observasi lapangan. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis prosedur perizinan sea trial berdasarkan regulasi Kementerian Perhubungan dan lembaga klasifikasi kapal, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, seperti Ditjen Perhubungan Laut, galangan kapal, KSOP, dan pemilik kapal. PT Tirtayasa Bahari Samudra berperan sebagai agen kapal yang mewakili pemilik dalam pengurusan dokumen kapal, baik saat kedatangan maupun keberangkatan. Pelabuhan sebagai terminal kapal membutuhkan sistem dan fasilitas yang mendukung kelancaran operasional, termasuk proses administrasi. Dalam hal ini, sea trial merupakan tahapan penting untuk menguji kelayakan kapal sebelum beroperasi. Proses perizinannya meliputi pengajuan permohonan, verifikasi dokumen, pemeriksaan fisik oleh marine inspector, penerbitan izin sea trial, dan pelaporan hasil uji coba. Makalah ini juga mengidentifikasi kendala teknis dan administratif selama proses pengurusan dokumen, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi layanan perizinan di KSOP. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan bagi pelaku industri pelayaran dalam memahami dan melaksanakan prosedur legalisasi kapal baru di wilayah pelabuhan.
PROSES STUFFING DAN STRIPPING CONTAINER PADA PT. TANTO INTIM LINE CABANG MEDAN-BELAWAN Eka Fransiska; Meriah Kita Deliana; Aja Avriana; Nurul Hafilda; Stevie Wulandari
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i2.251

Abstract

Abstrak. Container telah menjadi tulang punggung dalam memfasilitasi pergerakan barang di seluruh dunia. Proses pelaksanaan pemasukan atau pengeluaran barang dari container dilakukan dengan berbagai cara antara lain stuffing dan stripping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses, dokumen serta hambatan stuffing dan stripping pada PT. Tanto Intim Line Cabang Medan - Belawan serta untuk menambah wawasan dan keterampilan bagi penulis dan pembaca untuk memasuki lapangan pekerjaan sesuai dengan program studinya. Proses stuffing adalah pengepakan barang yang dilakukan ke dalam container. Dalam melaksanakan proses stuffing pemilik barang harus melakukan syarat-syarat yang sudah ditentukan perusahaan agar mempermudah dalam melakukan kegiatan nantinya. proses stripping adalah proses bongkar barang dari dalam container. Proses stripping adalah prosedur memindahkan barang yang telah di packing dan masuk container dan memiliki kode-kode yang tertera agar petugas mudah mencari dan mengeluarkan dari dalam container lalu menumpuknya digudang penumpukkan atau Container Freight Station (CFS). Dengan berjalan lancarnya kegiatan Stuffing container yang sudah diisi dengan skema tumpukan yang sudah direncanakan, maka EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) membuat gambaran muatan yang ada didalam container dengan cara difoto untuk bukti bahwa Stuffing telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan rencana. Setelah container selesai dibongkar dan dibawa ke Depo, setelah berada di Depo maka ada beberapa EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) atau si pemilik barang meminta untuk melaksanakan Stripping di Depo untuk menghemat biaya. Metode penulisan yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam penelitian ini menggunakan methode Field Research (penelitian lapangan) dan methode Library Research (pengambilan data dari perpustakaan).