p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lateralisasi
Bambang Adi Putra
Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA KOMIK STRIP TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT DI KELAS X SMA NEGERI 9 KAUR Bambang Adi Putra; Hasmi Suyuthi; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks anekdot, khususnya pada aspek pengembangan ide, penggunaan unsur humor dan sindiran, serta keterpaduan struktur teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks anekdot siswa sebelum penggunaan media komik strip, mengetahui kemampuan menulis teks anekdot setelah penggunaan media komik strip, serta mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 9 Kaur setelah penerapan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks anekdot berupa pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Penilaian kemampuan menulis dilakukan menggunakan rubrik analitik yang mencakup aspek struktur teks, isi dan ide, kebahasaan, kreativitas, serta integrasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa dalam menulis teks anekdot tergolong cukup dengan rata-rata nilai pretest sebesar 70. Setelah pembelajaran menggunakan media komik strip, kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai posttest sebesar 86 yang berada pada kategori baik. Peningkatan terjadi pada seluruh aspek penilaian, terutama pada aspek integrasi visual, kreativitas, dan struktur teks. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media komik strip efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 9 Kaur. Media komik strip dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menarik dalam pembelajaran menulis teks anekdot di sekolah menengah atas.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MELALUI TEKNIK THINK PAIR SHARE PADA SISWA SMA NEGERI 9 KAUR Bambang Adi Putra; Reni Kusmiarti; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9729

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan secara aktif dan kontekstual. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa SMA mengalami hambatan dalam menyampaikan gagasan secara lisan akibat kurangnya kepercayaan diri, minimnya kesempatan berlatih, serta metode pembelajaran yang masih bersifat teacher-centered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan teknik Think-Pair-Share (TPS) dalam meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Kaur, Bengkulu. Instrumen pengumpulan data meliputi tes lisan (pretest dan posttest), observasi, dan angket respons siswa. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berbicara meningkat dari 62,5 (pretest) menjadi 78,9 (posttest). Uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan setelah penerapan teknik TPS selama delapan kali pertemuan. Selain itu, respons siswa terhadap teknik ini tergolong positif, dengan 87,5% menyatakan bahwa TPS membuat mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk berbicara. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik Think-Pair-Share efektif sebagai strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia di tingkat SMA.