Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks anekdot, khususnya pada aspek pengembangan ide, penggunaan unsur humor dan sindiran, serta keterpaduan struktur teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks anekdot siswa sebelum penggunaan media komik strip, mengetahui kemampuan menulis teks anekdot setelah penggunaan media komik strip, serta mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 9 Kaur setelah penerapan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks anekdot berupa pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Penilaian kemampuan menulis dilakukan menggunakan rubrik analitik yang mencakup aspek struktur teks, isi dan ide, kebahasaan, kreativitas, serta integrasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa dalam menulis teks anekdot tergolong cukup dengan rata-rata nilai pretest sebesar 70. Setelah pembelajaran menggunakan media komik strip, kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai posttest sebesar 86 yang berada pada kategori baik. Peningkatan terjadi pada seluruh aspek penilaian, terutama pada aspek integrasi visual, kreativitas, dan struktur teks. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media komik strip efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 9 Kaur. Media komik strip dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menarik dalam pembelajaran menulis teks anekdot di sekolah menengah atas.