This Author published in this journals
All Journal Lateralisasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KISAH CINTA DAN TRADISI: ANALISIS SASTRA HIBRIDA PADA SERIAL SITI NURBAYA DILAMAN YOU TUBE INDONESIA KAYA Ratih Seffi Anggraeni; Kirana Puspita Risva; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8048

Abstract

Kisah Cinta dan Tradisi: Sebuah Analisis Sastra Hibrida pada Serial Siti Nurbaya di YouTube Indonesia Kaya adalah sebuah studi yang menekankan adaptasi kontemporer dari novel klasik "Siti Nurbaya: Kasih Tak Sampai" yang ditulis oleh Marah Rusli. Serial musikal ini memadukan unsur teater dengan teknologi sinematografi, menghasilkan pengalaman visual yang menarik dan sesuai untuk generasi muda. Alur cerita berfokus pada konflik antara cinta dan tradisi, menggambarkan perjuangan Siti Nurbaya saat menghadapi pilihan hidup yang ditentukan oleh norma-norma sosial dan keluarga. Serial ini menggunakan tokoh-tokoh seperti Siti Nurbaya, Samsul Bahri, dan Tuan Meringgih, serial ini menggali tema antara kebebasan pribadi dan tekanan sosial. Metode hibrida dalam penyampaian narasi ini tidak hanya menghidupkan kembali cerita-cerita klasik, tetapi juga memberikan kesempatan bagi talenta muda di bidang seni pertunjukan melalui program pencarian bakat yang melibatkan penulis dan aktor. Serial ini berperan sebagai penghubung antara warisan budaya dan tantangan zaman kini, serta mengundang penonton untuk merenungkan pentingnya tradisi dalam kehidupan sehari-hari.
SENYAPAN DAN KILIR LIDAH TERHADAP PRODUKSI UJARAN PADA DEBAT PERATAMA CAPRES 2024 DI YOUTUBE KPU RI Slamet Rahayu; Linatul Arifah; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8069

Abstract

Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 2024-2029 terdapat tiga pasangan capres dan cawapres menjadi kandidat dalam pemilihan umum yaitu pasangan 1) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, 2) Prabowo Subianto-Gibran Rakabumingraka, 3) Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Debat merupakan bagian dari kegiatan kampanye pilpres yang bertujuan mendapatkan pencapaian dukungan dan selalu mendapat sorotan publik yang bagi media online. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui senyapan dan kilir lidah terhadap produksi ujuaran pada debat pertama capres 2024 di youtube kompas tv. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode anlisis isi. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, dan kalimat yang didalamnya terdapat senyapan dan kilir lidah terhadap produksi ujaran. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap dan catat, teknik analisis data berupa teknik analisis isi konteks. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 37 data, berupa 29 data senyapan dan 8 data yaitu kilir lidah
ANALISIS ASPEK KEBUDAYAAN SASTRA HIBRIDA DALAM FILM HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS Afridha Falikhatul Kamilah; Novita Khoirun Nisa; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8070

Abstract

Penelitian ini membahas film Hati Suhita sebuah karya yang mengangkat tema cinta, pengorbanan, dan pencarian jati diri dalam konteks sosial budaya Indonesia. Film ini mengisahkan perjalanan seorang wanita muda bernama Suhita yang berjuang menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya, melalui karakter utama yang kuat dan cerita yang menyentuh. Penelitian mengambil pendekatan naratif yang mendalam dan penggambaran karakter yang realistis, film ini menyuguhkan pentingnya menjaga integritas pribadi dalam menghadapi tekanan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif-interpretatif. Fokus utama adalah mengkaji representasi aspek kebudayaan dan sastra hibrida yang termuat dalam film Hati Suhita karya Khilma Anis.
ANALISIS KALIMAT MAJEMUK NOVEL TULISAN SASTRA BAB TITIP RINDU UNTUK BAPAK KARYA TENDERLOVA Muhammad Ibnu Sofyan; Muhammad Aji Al Azhar; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8092

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kajian kalimat majemuk. Kalimat majemuk merupakan kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih yang dihubungkan dengan suatu kata penghubung. Kalimat majemuk yang memiliki beberapa jenis tentu saja akan memperluas analisis pada penelitian ini. Jenis-jenis tersebut, yaitu majemuk setara, majemuk bertingkat, dan majemuk campuran namun pada penelitian ini penulis hanya berfokus pada dua jenis kalimat majemuk, yaitu majemuk setara dan majemuk bertingkat. Tujuan penelitian ini untuk memperluas tingkat intelektual pembaca dan penulis pada jenis kalimat majemuk yang terdapat pada bab “Titip Rindu Untuk Bapak” karya Tenderlova. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, yang termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif, karena berusaha menjabarkan berdasarkan fakta yang ada sehingga menghasilkan paparan seperti apa adanya. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) kalimat majemuk setara lebih sering ditemukan, (2) kalimat majemuk yang ditemukan pada novelet tersebut lebih cenderung ditemui kalimat majemuk dua klausa. Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan pembaca mengenai kalimat majemuk dan pengklasifikasian kalimat majemuk pada novelet Tulisan Sastra yang difokuskan pada bab “Titip Rindu Untuk Ayah”.
ANALISIS TOKOH ‘AKU’ DALAM CERPEN SEPOTONG SENJA UNTUK PACARKU KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW Laura Mega Avinda; Nurul Aini; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8137

Abstract

Penelitian ini menganalisis sebuah cerpen yang berjudul Sepotong Senja Untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma dengan fokus analisis yaitu tokoh Aku. Menggunakan pendekatan teori Psikologi Humanistik milik Abraham Maslow. Analisis dilakukan dengan tujuan untuk lebih mengenal pesan dan latar belakang penulis dalam menciptakan karakter Aku. Metode penelitian menggunakan deskriptif-naratif, dengan dokumentasi dan catat sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menyatakan bahwa karakter Aku memiliki 5 kebutuhan psikologi menurut Abraham Maslow.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA NOVEL TOTTO-CHAN : GADIS CILIK DI JENDELA KARYA TETSUKO KUROYANAGI DENGAN PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA Hikmah Syafitri; Wardatul Hasna; Fahruddin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8158

Abstract

Novel Totto-Chan: gadis cilik di jendela karya Tetsuko Kuroyanagi mengisahkan tentang Totto-chan yang antusias, penuh imajinasi. Dan adapun cerita yang menyangkut tentang pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai pendidikan yang tercermin pada karakter tokoh Totto-chan yang dapat diimplementasikan dalam dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data Content Analysis atau analisis isi. Validasi yang digunakan adalah triangulasi teori dengan tahapan pembacaan, pencatatan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 data yang ditemukan oleh peneliti dengan 9 jenis nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Totto-chan: gadis cilik di jendela, meliputi 1) rasa peduli, 2) rasa saling menghargai, 3) rasa kasih sayang, 4) bertanggung jawab dan kemandirian, 5) sopan, 6) kerja keras, 7) menepati janji, 8) saling membantu, dan 9) bersikap baik.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PIDATO PERDANA PREIDEN RI KE-8 PRABOWO SUBIANTO TAHUN 2024 Ida Sufrotushofi; Ananda Ayu Wahdini; Fahrudin Eko Hardianto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8160

Abstract

Kesantunan berbahasa dalam Pidato perdana presiden Republik Indonesia Ke-8 yaitu Bapak Prabowo Subianto. Berdasarkan konteksnya, teori kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Geoffrey Neil Leech menjadi alat analisis yang relevan untuk memahami prinsip kesantunan. Teori Leech membagi kesantunan ke dalam enam maksim utama: kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesepakatan, simpati, dan manfaat. Tujuan artikel penelitian ini adalah menganalisis kesantunan berbahasa dalam Pidato perdana presiden RI Ke-8 Prabowo Subianto tahun 2024 menggunakan teori kesantunan berbahasa Geoffrey Neil Leech. Data dalam artikel penelitian ini diperoleh dari transkrip debat resmi yang disiarkan oleh media online (YouTube). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Teknik analisis data meliputi langkah-langkah berikut (1) Pengumpulan Data: Merekam dan menyalin seluruh isi perdebatan; (2) Data Identifikasi: Menandai ujaran-ujaran yang mengandung pelanggaran prinsip kesantunan; (3) Klasifikasi Data: Mengelompokkan data berdasarkan jenis pelanggaran maksim menurut teori Leech; (4) Analisis Data: Menganalisis konteks dan dampak pelanggaran terhadap komunikasi dalam perdebatan. Berdasarkan hasil dan pembahasa terdapat kesan berbahasa berupa: 4 maksim kebijaksanaan, 2 maksim kemudahan, 3 maksim penghargaan, 2 maksim simpati, 3 maksim dermawan, 1 maksim kemufakatan. 
KEUTUHAN WACANA PADA CERPEN “GELAP, GELAP SEKALI” KARYA ABA MAJANI Nurmala Sari; Najwa Rahmanda Prahardini; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8588

Abstract

Penelitian ini menganalisis keutuhan wacana dalam cerpen “Gelap, Gelap Sekali” karya Aba Majani dengan fokus pada koherensi, kohesi gramatikal, dan kohesi leksikal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana keutuhan wacana terwujud dalam karya sastra tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kohesi gramatikal dalam cerpen ini meliputi teknik substitusi, referensi, elipsis, dan konjungsi. Substitusi digunakan untuk menghindari pengulangan kata atau frasa yang sama, sementara referensi membantu menjaga kelancaran informasi antar kalimat. Elipsis digunakan untuk menghilangkan kata atau frasa yang berulang tanpa mengurangi makna, sedangkan konjungsi menghubungkan ide-ide secara aditif atau temporal. Selain itu, kohesi leksikal dalam cerpen ini ditemukan dalam bentuk sinonimi, kolokasi, dan hiponimi. Sinonimi digunakan untuk memberikan variasi dalam ungkapan yang memiliki makna serupa, sementara kolokasi menciptakan gambaran yang lebih kuat dengan kata-kata yang sering ditemukan bersama dalam konteks tertentu. Hiponimi digunakan untuk menunjukkan bagian dari keseluruhan yang lebih spesifik. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana penggunaan kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dapat memperkuat keutuhan wacana dalam cerpen. Analisis ini penting untuk mengapresiasi teknik sastra yang digunakan oleh Aba Majani dalam membangun narasi dan memperkaya makna cerita. Kata Kunci: Koherensi, Kohesi Gramatikal, Kohesi Leksikal, Cerpen, Aba Majani
ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI WACANA PADA CERPEN "DAHAGA" KARYA MARI SOFIA AZZAHRA Nadia Fitrotul Aida Nadia Cantika; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami; Cantika Prameswari Fourin Clendestine
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8681

Abstract

Penelitian ini masalah utamanya yaitu kohesi dan koherensi wacana pada cerpen "Dahaga" karya Mari Sofia Azzahra. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi dan koherensi dalam membentuk keutuhan wacana sebuah cerita pendek. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Subjek utama dalam penelitian ini yaitu kalimat dalam cerpen Dahaga karya Mari Sofia Azzahra. Data penelitian berupa penggalan kalimat dalam cerita pendek berjudul "Dahaga" karya Mari Sofia Azzahra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data berupa teknik pemaparan dan analisis konteks model interaktif Mulyana. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 30 data. Jenis kohesi dalam penelitian ini adalah Kohesi Gramatikal yang berupa referensi, substitusi, elipsis, konjungsi dan Kohesi Leksikal yang berupa sinonim, antonim, repetisi, kolokasi, hiponim. Jenis koherensi dalam penelitian ini berupa kesinambungan gagasan pada klausa-klausa kalimat, pengurutan klausa dan kalimat secara logis dan kronologis, dan hubungan kesinambungan.
SENYAPAN DAN KILIR LIDAH PADA DEBAT CAWAPRES 2024 Natasya Aisyiyah Dzikrillah; Anys Melina; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8694

Abstract

Silence is a mental process in producing speech. It usually occurs when someone is having a conversation and needs additional time to describe what they want to convey in spoken form. This study aims to identify silences that occurred in the 2024 vice presidential debate. In addition to looking for silences, in this study, we also examined the vice presidential candidates' speech errors in the form of slips of the tongue. A slip of the tongue itself can be defined as a phenomenon in speech production where the speaker "slips" the tongue so that the words that come out during communication are not the intended or actual words. The technique or method used in data collection in this study was listening and note-taking. We watched the 2024 vice presidential debate on the Kompas TV YouTube channel and found 20 data points in the form of silences and slips of the tongue.