Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak Usia Dini dan Implikasinya terhadap Program Parenting PAUD: Penelitian Gina Asri Ruwaida; Mariana Panji Ramadan; Dwiyani Anggraeni; Eka Wahyuni
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 2 Nomor 3, Januari - April 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v2i3.505

Abstract

Keterlibatan ayah merupakan aspek penting dalam pengasuhan dan perkembangan anak usia dini, tetapi program parenting di lembaga PAUD sering kali masih menempatkan ibu sebagai peserta utama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, tantangan, dan implikasi keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia dini terhadap pengembangan program parenting PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, catatan observasi, dan dokumentasi yang berkaitan dengan komunikasi keluarga dan lembaga PAUD. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah tampak dalam beberapa bentuk, yaitu kehadiran emosional, interaksi bermain, dukungan disiplin, pendampingan belajar, keterlibatan dalam rutinitas harian, dan komunikasi dengan guru. Namun, keterlibatan ayah dipengaruhi oleh tuntutan pekerjaan, kelelahan, anggapan budaya bahwa pengasuhan lebih banyak menjadi tanggung jawab ibu, serta terbatasnya kegiatan parenting yang secara khusus melibatkan ayah. Penelitian ini menyarankan agar program parenting PAUD dikembangkan secara lebih inklusif terhadap ayah melalui jadwal yang fleksibel, kegiatan praktik ayah-anak, diskusi kasus pengasuhan, dan strategi komunikasi yang secara aktif mengundang partisipasi ayah.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN BAGI GURU PAUD Mariana Panji Ramadan; Gina Asri Ruwaida; Haniatul Hilali Nurfazriah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi pada pendidik PAUD masih belum sepenuhnya optimal dalam menunjang proses pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi peserta didik. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan pemahaman serta minimnya pelatihan dalam mengintegrasikan aspek literasi dan numerasi ke dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi pendidik PAUD dalam praktik pembelajaran. Metode yang diterapkan mencakup pelatihan, pendampingan, serta evaluasi dengan menggunakan pendekatan partisipatif, yang dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan pendidik PAUD sebagai peserta utama. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran berbasis literasi dan numerasi. Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi serta mampu mengaplikasikan hasil pelatihan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di PAUD.
Implementasi Microteaching Berbasis Critical Thinking Pedagogy pada Calon Guru PAUD Gina Asri Ruwaida; Mariana Panji Ramadan; Listian Indriyani Achmad; Siti Kholifah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1365

Abstract

Critical-thinking-oriented learning in early childhood education requires prospective teachers to translate reasoning skills into developmentally appropriate dialogue and exploration. This study aimed to describe the implementation of microteaching based on Critical Thinking Pedagogy among prospective early childhood teachers. Unlike conventional microteaching that commonly emphasizes general teaching performance, this approach positioned open-ended questioning, response elaboration, feedback, reflection, and re-teaching as the core of the practice cycle. A descriptive qualitative case study involved 20 students in a one-month program consisting of four meetings. Data were collected through classroom observations, learning-activity plans, reflective responses, and group interview notes, then analyzed thematically. The findings showed that open-ended questioning became the main feature of practice. Student engagement was evident in active participation, note-taking, revision of activity plans, and willingness to repeat teaching segments. Reflection strengthened their orientation toward improving teaching, while time management remained the primary challenge. Students also perceived the approach as applicable to future field practice. The study concludes that Critical Thinking Pedagogy-based microteaching provides a structured space for dialogic practice, feedback, reflection, and preparation for classroom implementation. Practically, teacher education programs can integrate this cycle into learning-design, microteaching, and teaching-practicum courses and assess the quality of interaction alongside general teaching skills.