Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Dalam Putusan Nomor 223/PID.B/PN JAP Ditinjau Dari Kuhp Lama Dan Perspektif Kuhp Baru Erwin Talo; Mukti Stoffel; Yulianus Payzon Aituru; Irsan; Liani Sari
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan dalam Putusan Nomor 223/Pid.B/PN Jap serta menilai kesesuaian pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan dengan ketentuan hukum pidana di Indonesia. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan aspek yuridis dan non-yuridis dalam menjatuhkan putusan. Pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan secara hukum masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun menimbulkan perdebatan dari aspek rasa keadilan karena relatif ringan dibandingkan ancaman maksimum pidana pembunuhan.
Tinjauan Yuridis Pengesahan Anak Di Luar Perkawinan (Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Jayapura Nomor 431/PDT.P/2024/PN JAP) Faradilla Rachman; Andi Annisa Nurlia Mamonto; Mukti Stoffel; Zonita Zirhani Rumalean; Farida Tuharea
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1146

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan hukum pengesahan anak di luar perkawinan menurut praktik peradilan pada Pengadilan Negeri Jayapura, dengan fokus pada Penetapan Pengadilan Negeri Jayapura Nomor 431/Pdt.P/2024/PN Jap. Pengesahan anak merupakan langkah hukum yang bertujuan memberikan status sah kepada anak yang lahir di luar perkawinan, sehingga memperoleh hak-hak yang setara dengan anak yang lahir dalam perkawinan sah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengesahan anak di Pengadilan Negeri Jayapura mengikuti prosedur yang sistematis dan konsisten sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, serta Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Pengesahan anak membawa akibat hukum yang signifikan, seperti perubahan status keperdataan anak, pengakuan hubungan hukum antara anak dengan ayah biologisnya, serta terpenuhinya hak-hak keperdataan anak, seperti hak waris dan nafkah. Penelitian ini juga menemukan bahwa penerapan prinsip “the best interest of the child” oleh hakim memberikan perlindungan hukum yang maksimal bagi anak yang lahir di luar perkawinan.