Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A SYNTACTIC ANALYSIS OF ENGLISH NEWS ARTICLES IN THE JAKARTA POST AND ITS IMPLICATIONS FOR ENGLISH LANGUAGE TEACHING IN INDONESIA Zuindra; HIdayati; Misla Geubrina; Vinya Hafizah Arini; Siti Aisyah
Vernacular: Linguistics, Literature, Communication and Culture Journal Vol. 4 No. 2 (2025): January edition 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing use of authentic English materials in Indonesian English as a Foreign Language (EFL) classrooms has highlighted the need to understand the syntactic characteristics of newspaper discourse. However, limited studies have comprehensively examined the syntactic features of English news articles and their implications for English language teaching in Indonesia. This study aimed to analyze the syntactic features employed in The Jakarta Post news articles and explore their pedagogical implications for English language teaching. A qualitative descriptive design was adopted using document analysis. The data consisted of twenty news articles selected through purposive sampling from The Jakarta Post. The collected data were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing following the interactive model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña. The findings revealed that all four major sentence types—simple, compound, complex, and compound-complex—were identified, with complex sentences occurring most frequently. The analysis also indicated the extensive use of coordination and subordination to organize information effectively in authentic journalistic discourse. These findings suggest that The Jakarta Post provides authentic linguistic input that can support the teaching of English syntax, reading comprehension, and academic writing. Consequently, authentic newspaper texts can serve as valuable instructional resources for enhancing students' syntactic awareness and bridging the gap between grammatical knowledge and real-world language use
Penguatan Kompetensi Pengelola Istana Maimun melalui Pelatihan Penulisan Konten Promosi Berbahasa Inggris Berbasis Warisan Budaya Melayu Deli Kiki Wardana; Hendra Mulia; Misla Geubrina; Vinya Hafizah Arini; Siti Aisyah
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemandu wisata memiliki peran strategis dalam membangun pengalaman wisatawan melalui penyampaian informasi yang komunikatif, akurat, dan berorientasi pada interpretasi budaya. Namun, hasil identifikasi kebutuhan pada pemandu wisata Istana Maimoon menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi Bahasa Inggris, penguasaan kosakata pariwisata, serta keterampilan menginterpretasikan warisan budaya Melayu kepada wisatawan mancanegara masih belum optimal. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan dan kepuasan wisatawan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris berbasis warisan budaya Melayu bagi pemandu wisata Istana Maimoon sehingga mampu meningkatkan kualitas interpretasi budaya dan pelayanan kepada wisatawan mancanegara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan berbasis English for Tourism, heritage interpretation, storytelling, komunikasi lintas budaya, praktik lapangan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Berdasarkan data simulasi yang digunakan sebagai contoh analisis, rata-rata nilai peserta meningkat dari 59,50 pada tahap pre-test menjadi 84,30 pada tahap post-test. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan pada aspek kelancaran komunikasi, penguasaan materi budaya Melayu, kemampuan storytelling, pelafalan, dan kepercayaan diri peserta. Selain itu, sebagian besar peserta memberikan respons sangat puas terhadap materi, metode, dan proses pendampingan selama pelatihan. Secara keseluruhan, program pelatihan menunjukkan potensi dalam meningkatkan kompetensi komunikasi profesional pemandu wisata sekaligus memperkuat kualitas interpretasi budaya Melayu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan wisata heritage di Istana Maimoon. Ke depan, pelaksanaan program serupa perlu didukung oleh evaluasi berbasis data empiris dan pendampingan berkelanjutan agar dampaknya terhadap kepuasan wisatawan dan daya saing destinasi dapat diukur secara lebih komprehensif.