Yoshita Kaifu
Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implikasi Customer Relationship Management (CRM) Dan Kualitas Layanan Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Kepuasan Sebagai Variabel Mediasi Pada E-Commerce Di Medan Yochi Elanda; Ainur Rizki; Yoshita Kaifu
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/t6qm6n31

Abstract

Pertumbuhan pesat e-commerce di Indonesia, khususnya di Kota Medan, menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam membangun loyalitas pelanggan. Fenomena keterlambatan pengiriman, layanan yang tidak konsisten, dan keterbatasan pemanfaatan data pelanggan menimbulkan pertanyaan penting mengenai faktor yang paling menentukan kepuasan dan loyalitas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Customer Relationship Management (CRM) dan Service Quality terhadap Customer Loyalty dengan Customer Satisfaction sebagai variabel mediasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Populasi penelitian adalah pengguna aktif e-commerce di Kota Medan, dengan kriteria telah melakukan transaksi minimal tiga kali dalam enam bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 300 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 1–5. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRM berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan, meskipun kontribusinya relatif kecil. Sebaliknya, Service Quality merupakan faktor dominan yang membentuk kepuasan pelanggan. Kepuasan terbukti menjadi variabel paling kuat dalam menciptakan loyalitas, dan berperan sebagai mediator yang menjembatani pengaruh CRM maupun Service Quality terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas layanan harus menjadi prioritas utama perusahaan e-commerce, sementara CRM perlu dioptimalkan untuk memperkuat interaksi yang berujung pada kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Pengaruh Green Accounting, Kinerja Lingkungan, Dan Tata Kelola Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan: Studi Empiris Pada Perusahaan Non-Keuangan Di Bursa Efek Indonesia Ainur Rizki; Yochi Elanda; Yoshita Kaifu
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/w2546n86

Abstract

Keberlanjutan bisnis semakin menjadi tuntutan utama dalam persaingan global, terutama bagi perusahaan di pasar negara berkembang seperti Indonesia. Meningkatnya tekanan regulasi dan ekspektasi investor terhadap praktik ramah lingkungan menuntut perusahaan untuk mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan dan tata kelola yang baik ke dalam strategi bisnis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Accounting, Environmental Performance, dan Corporate Governance terhadap Company Value. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif-kausal non-eksperimental. Populasi penelitian meliputi seluruh perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019–2024. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel akhir 200 perusahaan yang memenuhi kriteria kelengkapan laporan keuangan tahunan dan keberlanjutan. Data sekunder diperoleh melalui laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan data pasar modal resmi. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Green Accounting dan praktik Corporate Governance memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan Environmental Performance justru berdampak negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kinerja lingkungan penting untuk keberlanjutan, pasar cenderung lebih menghargai tata kelola yang kuat dan pengungkapan lingkungan yang kredibel. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya kombinasi antara investasi lingkungan, akuntansi hijau, dan tata kelola perusahaan yang baik untuk meningkatkan nilai perusahaan dan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.
Pengaruh Hybrid Working terhadap Produktivitas Karyawan: Studi Empiris pada Perusahaan Swasta di Kota Medan, Indonesia Yoshita Kaifu; Ainur Rizki; Yochi Elanda
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/tzhhye79

Abstract

Transformasi lingkungan kerja pascapandemi telah mendorong organisasi untuk mengadopsi sistem kerja yang lebih fleksibel melalui penerapan hybrid working, yaitu kombinasi antara bekerja secara langsung di kantor dan bekerja secara jarak jauh berbasis teknologi digital. Meskipun hybrid working semakin banyak diterapkan oleh berbagai organisasi, efektivitasnya dalam meningkatkan produktivitas karyawan masih menjadi perdebatan karena dipengaruhi oleh kesiapan organisasi, dukungan teknologi, serta kemampuan karyawan dalam beradaptasi terhadap perubahan pola kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hybrid working terhadap produktivitas karyawan pada perusahaan swasta di Kota Medan, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan perusahaan swasta yang telah memiliki pengalaman menerapkan sistem hybrid working. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria karyawan aktif yang memiliki pengalaman bekerja dalam sistem hybrid. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan pengujian hipotesis melalui analisis regresi linear untuk mengetahui pengaruh hybrid working terhadap produktivitas karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hybrid working berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa fleksibilitas lokasi kerja, fleksibilitas waktu, dukungan teknologi digital, dan efektivitas komunikasi dalam sistem hybrid working mampu meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan secara lebih efektif dan efisien. Penelitian ini memperkuat perspektif Job Demands-Resources Model yang menjelaskan bahwa fleksibilitas dan otonomi kerja dapat berperan sebagai sumber daya organisasi yang meningkatkan motivasi dan kinerja individu. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan swasta dalam merancang kebijakan kerja fleksibel yang tidak hanya berorientasi pada lokasi kerja, tetapi juga memperhatikan aspek teknologi, budaya organisasi, dan pengelolaan kinerja berbasis hasil.