Nafisatussa'adah
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN TEMATIK TAFSIR AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG ETIKA BELAJAR DAN MENGAJAR Nafisatussa'adah; Huriyatul Kamilah; Yanti Sapitri; Fathiyah Nikmah; Siti Nuraeni; Hafid Muslih
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 14 No 2 (2026): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v14i2.7337

Abstract

Proses pendidikan tentunya tidak akan terlepas dari proses belajar mengajar yang memerlukan interaksi antara guru dan murid. Agar tercapainya tujuan Pendidikan yaitu menghasilkan manusia yag menghambakan dirinya kepada Allah SWT, maka diperlukan adanya kaidah-kaidah yang biasa dikenal dengan etika belajar dan mengajar. Etika belajar dan mengajar merupakan sebuah nilai atau ajaran tentang baik dan buruknya dalam memperoleh atau memberikan ilmu. Adapun landasan yang menjabarkan tentang etika belajar dan mengajar Merujuk etika kepada Islam, sehingga sumber utama yang dipakai adalah Al-qur'an. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti hal ini dengan tujuan untuk mengetahui etika belajar dan mengajar dalam kajian tafsir tematik. Kajian tafsir tematik mengenai etika belajar dan mengajar diperlukan untuk menggali kembali nilai-nilai Al-Qur'ani sebagai landasan pendidikan Islam. Dalam prosesnya, penelitian ini berjalan dengan metode kualitatif dan studi kepustakaan. Sehingga menghasilkan kesimpulan bahwa penerapan etika belajar dan mengajar merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Maka dari itu, baik guru maupun siswa yang ada dalam kegiatan belajar mengajar haruslah menjaga etika dan menunjukkan rasa hormat satu sama lain. Tentunya hal ini didasarkan pada pandangan Islam bahwa etika memiliki nilai yang sangat penting dalam dunia pendidikan dan menjadi metode paling ampuh untuk mentransfer pengetahuan kepada siswa. Dengan demikian, diharapkan dapat melahirkan guru dan siswa yang berprestasi dan berbudi luhur dengan berpegang teguh pada pendidikan Islam yang orientasinya adalah memanusiakan manusia.