Alwi Pramana Putra Siregar
Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PELAKSANAAN PSIKOEDUKASI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (STUDI KUALITATIF DI DESA KKN) Nor Mita Ika Saputri; Nurmaini Ginting; Eli Marlina Harahap; Alwi Pramana Putra Siregar; Rini Handayani
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 3 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i3.192-200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pelaksanaan psikoedukasi dalam pemberdayaan masyarakat desa pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari masyarakat desa, perangkat desa, dan mahasiswa KKN yang terlibat dalam pelaksanaan psikoedukasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelaksanaan psikoedukasi dilakukan melalui pendekatan partisipatif, metode interaktif (diskusi, tanya jawab, dan simulasi), penggunaan bahasa yang sederhana, serta pelibatan tokoh masyarakat. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi dan pemahaman masyarakat terhadap materi psikoedukasi. Faktor pendukung utama meliputi dukungan pemerintah desa dan keterlibatan tokoh masyarakat, sedangkan hambatan yang ditemukan adalah keterbatasan waktu masyarakat, rendahnya literasi kesehatan mental, dan adanya stigma terhadap isu psikologis. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah penyesuaian waktu kegiatan dan pendekatan komunikasi informal. Secara keseluruhan, strategi pelaksanaan psikoedukasi yang bersifat fleksibel dan kontekstual terbukti efektif dalam pemberdayaan masyarakat desa.