Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Gaya Hidup Konsumtif Mahasiswa dalam Penggunaan E-Money di Universitas Hamzanwadi Eli Mazlin; Hanapi Hanapi; Ahmad Tohri
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4784

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam sistem transaksi keuangan melalui penggunaan uang elektronik (e-money) yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan berbagai fitur menarik sehingga berpotensi mempengaruhi pola konsumsi mahasiswa sebagai pengguna aktif teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi gaya hidup konsumtif mahasiswa dalam penggunaan e-money di Universitas Hamzanwadi serta faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya transformasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan 12 responden mahasiswa pengguna e-money aktif yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan Kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan e-money telah mendorong transformasi gaya hidup mahasiswa yang ditandai dengan pergeseran pola transaksi dari tunai ke digital, meningkatnya aktivitas belanja, serta munculnya kecendrungan pembelian impulsive (impulsive buying). Transformasi tersebut dipengaruhi oleh kemudahan transaksi, promosi digital, perkembangan teknologi, lingkungan sosial, dan kebiasaan berbelanja daring. Dengan demikian, e-money tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga berperan dalam membentuk gaya hidup konsumtif mahasiswa di era digital.
Penguatan Daya Saing UMKM Rengginang Desa Tetebatu Melalui Inovasi Branding dan Digital Marketing Huldiya Syamsiar; Pina Ania Putri; Septina Ziadatin; Nisa Martiana; Rinda Oktavia Suriana; Nila Juliana; Sahrul Jayadi; Eli Mazlin; Ah Agil Alfian; Ely Suliastri; Pera Adriana; Muhammad Riyandi
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 6 No 1 (2025): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v6i1.30683

Abstract

Rengginang micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Tetebatu Village, Sikur District, East Lombok, have significant potential for development but face challenges in brand management and the utilization of digital technology for marketing. This community service program aimed to strengthen the competitiveness of MSME actors through branding innovation and digital marketing. The activities were conducted in three stages: training on packaging design and brand identity, mentoring in creating digital promotional content, and implementing social media–based marketing strategies. A participatory approach was applied by involving 15 MSME actors from three hamlets: Lingkung Leuk, Lingkung Tengak, and Kembang Sri Leuk. Quantitative results based on pre-test and post-test evaluations showed significant improvements in competencies: the first group increased from 40% to 70%, the second group from 60% to 85%, and the third group from 45% to 80%. On average, branding knowledge improved by 25 percentage points, and social media marketing skills increased proportionally. Furthermore, 80% of participants successfully produced new packaging designs that met modern market standards, and 73% began marketing their products through digital platforms within two weeks after the training. These findings indicate that practice-based collaborative training integrating branding innovation and digital marketing is effective in strengthening MSME capacity to compete in broader markets. In the future, similar programs are recommended to expand to other villages and include business financial management to support sustainability.