Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kesesuaian Label Higher Order Thinking Skills pada LKS Bahasa Inggris Fase B: Analisis Konten Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi Mia Novita Sari; Salwatul Ulaa Nasywaa; Sonya Trikandi; Vicky Hidantikarnillah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1037

Abstract

Pelabelan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada bahan ajar tidak selalu mencerminkan tuntutan kognitif yang benar-benar harus dilakukan peserta didik. Penelitian ini bertujuan memetakan proses kognitif dan menilai kesesuaian label HOTS pada 12 paket tugas yang secara eksplisit diberi label HOTS dalam LKS Bahasa Inggris Cerdas: My Next Words untuk Fase B. Penelitian menggunakan analisis konten terarah dengan Taksonomi Bloom revisi sebagai kerangka pengodean. Setiap tugas dianalisis berdasarkan operasi mental esensial yang diperlukan untuk menyelesaikannya, bukan hanya berdasarkan kata kerja instruksional, bentuk soal, atau penggunaan bahasa Inggris. Hasil analisis menunjukkan bahwa satu tugas (8,33%) berada pada level C1 (mengingat), sembilan tugas (75,00%) pada C2 (memahami), dan dua tugas (16,67%) pada C3 (menerapkan). Tidak terdapat tugas yang secara memadai menuntut C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), atau C6 (mencipta). Dengan demikian, seluruh paket tugas yang ditelaah belum memenuhi kriteria HOTS. Ketidaksesuaian terutama muncul karena aktivitas mengidentifikasi benar–salah, mengelompokkan fungsi ruang, dan menyusun kalimat sederhana diperlakukan sebagai HOTS, padahal penyelesaiannya masih bersifat rutin dan berjawaban terbatas. Temuan ini menegaskan perlunya pembedaan antara kesulitan bahasa dan kompleksitas kognitif. Pengembang LKS disarankan menggunakan stimulus kontekstual, perbandingan alternatif, permintaan alasan, masalah terbuka, serta kriteria produk agar asesmen benar-benar mengaktifkan analisis, evaluasi, dan kreasi. Penelitian terbatas pada satu LKS dan tidak mengukur performa siswa di kelas.
Pengaruh Financial Technology terhadap Manajemen Keuangan Mahasiswa Universitas Tangerang Raya Adisti Thania Salsabila; Anastasia Kezia Maureen Natarang; Anggi Dwi Novianti; Anita Dwi Rahayu; Hafiza Syahdalina; Ilma Angel Rozula; Sonya Trikandi
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19995

Abstract

Transformasi digital telah memperluas pemanfaatan Financial Technology (FinTech) di kalangan mahasiswa, menawarkan kemudahan dalam transaksi keuangan sekaligus menghadirkan tantangan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Meskipun penggunaan FinTech terus meningkat, pengaruhnya terhadap perilaku manajemen keuangan mahasiswa masih menunjukkan temuan yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Financial Technology terhadap manajemen keuangan mahasiswa Universitas Tangerang Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, sedangkan data dianalisis untuk menguji hubungan antara penggunaan FinTech dan manajemen keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan FinTech memberikan kontribusi yang signifikan terhadap manajemen keuangan mahasiswa, meskipun tidak seluruh dimensi penggunaan FinTech menunjukkan pengaruh yang sama. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan teknologi keuangan dapat mendukung pengelolaan keuangan yang lebih efektif apabila diiringi dengan tingkat literasi keuangan yang memadai. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi literasi keuangan dan literasi digital dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa mengelola keuangan secara bertanggung jawab serta memanfaatkan layanan FinTech secara optimal.
Pengaruh Digital Marketing Terhadap Minat Beli Konsumen pada UMKM Nagih Jasa Es Jagung di Tigaraksa Aprilia Rohmana; Azmi Khalidah Prasmana; Dewi Husnul Mutmainnah; Eva Monika; Ima Arsyinda; Sonya Trikandi; Febri Sari Siahaan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing terhadap niat beli konsumen di UMKM Nagih Jasa Es Jagung di Tigaraksa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kasual. Sampel terdiri dari 33 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Hasil uji-t menunjukkan nilai t terhitung sebesar 8,139 dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05. Selain itu, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,681 menunjukkan bahwa pemasaran digital menjelaskan 68,1% variasi dalam niat beli konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial, konten promosi yang menarik, dan interaksi aktif dengan konsumen dapat meningkatkan niat beli konsumen terhadap UMKM Nagih Jasa Es Jagung.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi pada Siswa Kelas VII SMP IT Laa Tahzan Citra Raya Taroci Ana Erlis Leobety; Pramisdi Winanto Saputro; Sonya Trikandi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP IT Laa Tahzan Citra Raya. Penelitian dilatarbelakangi oleh kemampuan menulis teks deskripsi yang masih rendah dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga motivasi siswa dalam pembelajaran belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, observasi, dokumentasi, serta angket. Analisis meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, perhitungan N-Gain, dan uji Wilcoxon Signed-Rank sebagai uji nonparametrik setelah data selisih tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 15,37 dan posttest sebesar 16,00. Rata-rata N-Gain sebesar 0,04245 berada pada kategori rendah. Namun, uji Wilcoxon menghasilkan W = 27,50, z = 2,893, dan p = 0,003 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa TikTok dapat dimanfaatkan sebagai media audiovisual untuk menstimulasi pengamatan terhadap objek dan membantu siswa menuangkan objek nyata ke dalam tulisan deskriptif yang lebih terstruktur, meskipun peningkatan secara klasikal masih rendah.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi pada Siswa Kelas VII SMP IT Laa Tahzan Citra Raya Taroci Ana Erlis Leobety; Pramisdi Winanto Saputro; Sonya Trikandi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP IT Laa Tahzan Citra Raya. Penelitian dilatarbelakangi oleh kemampuan menulis teks deskripsi yang masih rendah dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga motivasi siswa dalam pembelajaran belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, observasi, dokumentasi, serta angket. Analisis meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, perhitungan N-Gain, dan uji Wilcoxon Signed-Rank sebagai uji nonparametrik setelah data selisih tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 15,37 dan posttest sebesar 16,00. Rata-rata N-Gain sebesar 0,04245 berada pada kategori rendah. Namun, uji Wilcoxon menghasilkan W = 27,50, z = 2,893, dan p = 0,003 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa TikTok dapat dimanfaatkan sebagai media audiovisual untuk menstimulasi pengamatan terhadap objek dan membantu siswa menuangkan objek nyata ke dalam tulisan deskriptif yang lebih terstruktur, meskipun peningkatan secara klasikal masih rendah.