Nur Aisa Eka Rahayu
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Inklusif dan Relevansinya Terhadap Sikap Toleransi di SDN Gunung Tugel 1 Nurin Nadia Usakinah; Novika Febriyanti; Nur Aisa Eka Rahayu; Achmad Akbar Qamaru Zaman; M. Jadid Khadavi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan inklusif dan relevansinya terhadap pengembangan toleransi di kalangan siswa di SD SDN Gunung Tugel 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan siswa, yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Penelitian menunjukkan bahwa sekolah tersebut berusaha mendorong pendidikan inklusif, memberikan kesempatan belajar yang sama kepada semua siswa, tanpa memandang kondisi fisik, intelektual, sosial, atau emosional mereka.Implementasi pendidikan inklusif juga berkontribusi pada peningkatan interaksi sosial, toleransi, empati, dan kesadaran di antara siswa di lingkungan sekolah. Namun, implementasi pendidikan inklusif di SD SDN Gunung Tugel 1 masih menghadapi beberapa tantangan, seperti ketersediaan sumber daya pendukung yang terbatas, metode pengajaran yang belum sepenuhnya adaptif, Penting bagi guru untuk meningkatkan keterampilannya agar bisa mendukung siswa dengan kebutuhan khusus secara lebih baik. Kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua sangat penting agar pendidikan inklusif berjalan dengan baik. Oleh karena itu, perlu untuk meningkatkan fasilitas, menawarkan pelatihan berkelanjutan kepada guru, dan melakukan evaluasi permanen untuk memastikan bahwa implementasi pendidikan inklusif lebih efektif dan menciptakan lingkungan belajar yang adil dan inklusif bagi semua siswa.
THE CONCEPT OF INTENTION IN LEARNING ACCORDING TO AL-GHAZALI AND ITS IMPLICATIONS FOR STUDENTS OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION Nur Aisa Eka Rahayu; Naisyah Hidayatul Maula; Alvivatus Nirmatus Sholeh; Rifqi Khairul Anam
Makkah: Journal Of Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : Makkah: Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The pragmatic trend in Islamic higher education has shifted students’ orientation in learning from seeking knowledge as a form of worship to pursuing academic achievement and material benefits. Consequently, the learning process tends to emphasize outcomes, such as grades, academic degrees, and career opportunities, while neglecting spiritual and moral dimensions. This study aims to examine the concept of intention (niyyah) in the learning process according to Imam Al-Ghazali and its implications for Islamic Religious Education (PAI) students amid the crisis of academic pragmatism. This study employed a library research method, with primary data derived from the works of Imam Al-Ghazali and supported by relevant books, journals, and other literature in Islamic education. Data were analyzed using content analysis. The findings reveal that, according to Al-Ghazali, intention is the fundamental basis of learning. Knowledge should be pursued to attain closeness to Allah, improve personal character, and contribute to society. Strengthening proper intentions and practicing self-purification are essential in developing PAI students’ honesty, sincerity, responsibility, and noble character. Al-Ghazali’s educational thought remains relevant in addressing contemporary educational challenges and strengthening character education in Islamic higher education.