Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Economics Studies

Pengaruh Alokasi Dana Desa (ADD) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Tingkat Kemiskinan di 34 Provinsi – Indonesia pada Tahun 2015-2020 Salma Azzahra; Westi Riani; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.509 KB) | DOI: 10.29313/bcses.v2i1.215

Abstract

Abstract. There are several problems in the process of economic development that are often faced in each country, such as poverty. In the context of poverty reduction, the government currently has various integrated poverty reduction programs ranging from poverty reduction programs based on social assistance, poverty alleviation programs based on community empowerment run by various elements of the government, both central and regional. One of the government's efforts to reduce poverty in villages, the government has determined the delegation of authority from the center to the regions in the form of regional autonomy. This study aims to determine the effect of the Village Fund Allocation (ADD), and the Human Development Index (IPM) on the Poverty Level in 34 Province-Indonesia in 2015-2020. This research data is secondary data, namely data from the Central Statistics Agency with a total sample of 34 provinces in Indonesia. The analytical method used is quantitative. This study uses panel data analysis with the Fixed Effect Model (FEM) approach, which was obtained based on the results of the Chow test and Hausman test. The results showed that simultaneously (f-test) Village Fund Allocation (ADD) and Human Development Index (IPM) had a significant effect with a prob f-statistic of 0.000000. Partially (t-test), shows ADD has a significant negative effect on the Poverty Level per Province in Indonesia with a coefficient of 0.041758, and HDI has a significant negative effect on the poverty rate per Province in Indonesia with a coefficient of -0.035880. Abstrak. Ada beberapa masalah dalam proses pembangunan ekonomi yang sering dihadapi di tiap negara, seperti salah satunya kemiskinan. Dalam rangka penanggulangan kemiskinan, pemerintah saat ini memiliki berbagai program penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi mulai dari program penanggulangan kemiskinan berbasis bantuan sosial, program pengentasan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh berbagai elemen Pemerintah baik pusat maupun daerah. Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi tingkat kemiskinan di desa, pemerintah telah menetapkan pelimpahan wewenang dari pusat ke daerah berupa otonomi daerah. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Alokasi Dana Desa (ADD), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Tingkat Kemiskinan di 34 Provinsi-Indonesia pada tahun 2015-2020. Data penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang berasal Badan Pusat Statistik dengan jumlah sampel sebanyak 34 Provinsi di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM), yang diperoleh berdasarkan hasil uji chow dan uji hausman. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan (uji-f) Alokasi Dana Desa (ADD) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh secara signifikan dengan prob f-statistik 0.000000. Secara parsial (uji-t), menunjukkan ADD berpengaruh negatif signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan per Provinsi di Indonesia dengan koefisien sebesar 0.041758, dan IPM berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kemiskinan per Provinsi di Indonesia dengan koefisien sebesar -0.035880.
Pengaruh Indeks Pendidikan, Gini Rasio, Jumlah Penduduk, dan Pendapatan Perkapita terhadap Tingkat Kemiskinan di Enam Provinsi Indonesia Tahun 2015-2019 Muhamad Azis Maulana; Aan Julia; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.083 KB) | DOI: 10.29313/bcses.v2i1.300

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of the Education Index, Gini Ratio, Total Population, and Per capita Income on Poverty Levels in six Indonesian provinces in 2015-2019.Poverty is one of the fundamental problems of an area in which there are factors that always appear in people's lives. Such as low levels of health, education, insufficient physical security and opportunities for a better life. Undertaking to overcome poverty cannot be done partially, but must involve various aspects related to the basic needs of the public. The method used in this regression research is descriptive quantitative analysis and panel data analysis using a fixed effect model. The data used in this study is secondary data obtained from the publication website of Badan Pusat Statistik (BPS) and the World Bank. The data used is annual data from 2015-2019. The results of the study show that the Gini ratio variable partially and significantly affect to bring down poverty levels. The education index variable has an effect with an alpha probability of 20 percent and the population has a partially significant affect to poverty and per capita income has no effect on poverty. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Indeks Pendidikan, Gini rasio, Jumlah Penduduk, dan Pendapatan Perkapita terhadap Tingkat Kemiskinan di enam provinsi Indonesia tahun 2015-2019. Kemiskinan menjadi salah satu masalah fundamental dari suatu daerah yang didalamnya terdapat faktor yang selalu muncul dalam kehidupan masyarakat. Seperti rendahnya tingkat Kesehatan, pendidikan, keamanan fisik yang tidak memadai serta kesempatan untuk hidup lebih baik. Upaya untuk menanggulangi tingkat kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyangkut berbagai aspek yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis regresi data panel dengan menggunakan model fixed effect. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi website Badan Pusat Statistika (BPS) dan World Bank. Data yang digunakan adalah data tahunan dari tahun 2015-2019. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variabel gini rasio secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap penurunan tingat kemiskinan. Variabel indeks pendidikan berpengaruh dengan probabilitas alfa 20 persen dan jumlah penduduk memiliki hubungan secara parsial negatif signifikan terhadap tingkat kemiskinan dan pendapatan perkapita tidak berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Modal dan Dana Perimbangan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Per Kapita Jawa Barat Tahun 2011-2020 Fanni Novianti; Westi Riani; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.313 KB) | DOI: 10.29313/bcses.v2i2.3235

Abstract

Abstract. West Java is one of the provinces that has a major influence on the rise and fall of the National GDP per capita which can be measured through the GRDP per capita in West Java. GRDP per capita in West Java has always increased from 2011 to 2018, but decreased in 2019. This is possible because of the effects of the COVID 19 Pandemic. The problem of decreasing GRDP per capita is quite complex to discuss and is an important issue because it can be linked to several indicators. Therefore, this study aims to determine the effect of Local Own-source Revenue (PAD), Capital Expenditures and Balance Funds and Capital Expenditures on Gross Regional Domestic Product (GRDP) per capita in West Java Province. The research method used is multiple linear analysis with secondary data sourced from BPS and processed using the SPSS application, then statistical and econometric tests are carried out. The results of the study show that Local Own-source Revenue (PAD), Capital Expenditures and Balance Funds together have an influence on the Gross Regional Domestic Product (GRDP) per capita in West Java. Partially, Regional Original Income has a positive effect on GRDP per capita in West Java, Capital Expenditure has no significant effect on GRDP per capita in West Java and the Balance Fund has a positive effect on GRDP per capita in West Java. Abstrak. Jawa Barat merupakan salah satu Provinsi yang memiliki pengaruh besar terhadap naik turunnya PDB per kapita Nasional yang dapat diukur melalui PDRB per kapita di Jawa Barat. PDRB per kapita di Jawa Barat selalu mengalami kenaikan selama 2011 sampai dengan 2018, akan tetapi mengalami penurunan di 2019. Hal ini dimungkinkan karena adanya efek dari Pandemi COVID 19. Permasalahan penurunan PDRB per kapita ini cukup kompleks untuk dibahas dan merupakan isu penting karena dapat dikaitkan dengan beberapa indikator-indikator. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Dana Perimbangan dan Belanja Modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita di Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis linear berganda dengan data sekunder yang bersumber dari BPS dan diolah menggunakan aplikasi SPSS, selanjutnya dilakukan pengujian secara statistik dan ekonometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Modal dan Dana Perimbangan secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap Produk Domestik Regonal Bruto (PDRB) per kapita di Jawa Barat. Secara parsial, Pendapatan Asli Daerah Berpengaruh secara positif terhadap PDRB per kapita Jawa Barat, Belanja Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB per kapita Jawa Barat dan Dana Perimbangan berpengaruh secara positif terhadap PDRB per kapita Jawa Barat
Dampak Bantuan Sosial terhadap Kesejahteraan Sosial Ekonomi Masyarakat pada Masa Pandemi di Kota Bandung Andini Gumanti; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.148 KB) | DOI: 10.29313/bcses.v2i2.3629

Abstract

Abstract. Social assistance is a policy issued by the government to overcome inequality in society. The socio-economic welfare of the community during the pandemic is influenced by the impact of the social assistance provided. The purpose of this study is to analyze the impact of social assistance provided by the government on the level of socio-economic welfare of the community during the pandemic in the city of Bandung. The method used in this research is descriptive quantitative and analytical model, namely the Wilcoxon signed rank test model. Data collection techniques using questionnaires and the population of the people of Bandung City who received social assistance. The sampling technique used was random sampling technique. The results of this study indicate that the social assistance provided by the government has a significant impact on the socio-economic welfare of the community. In addition, according to the average value in the descriptive statistical analysis, it shows that the individual impact indicator after receiving the social assistance has the largest coefficient value so that it becomes the most dominant indicator in influencing the socio-economic welfare of the community during the pandemic in the city of Bandung. Abstrak. Bantuan sosial merupakan suatu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menanggulangi ketimpangan yang ada di masyarakat. Kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat selama masa pandemi dipengaruhi oleh dampak dari bantuan sosial yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis dampak bantuan sosial yang diberikan pemerintah terhadap tingkat kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat pada masa pandemic di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan model analisis yaitu model Wilcoxon signed rank test. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan populasi masyarakat Kota Bandung yang menerima bantuan sosial. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bantuan sosial yang diberikan pemerintah memberikan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Selain itu, menurut nilai rata-rata dalam analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa indikator dampak individual sesudah menerima bansos mempunyai nilai koefisien terbesar sehingga menjadi indikator paling dominan dalam pengaruh terhadap kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat pada masa pandemi di kota bandung.
Pengaruh Upah Minimum Kabupaten/Kota, Produk Domestik Regional Bruto dan Investasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jawa Barat Tahun 2009-2021 Nur Kusmiati Taufan; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.926 KB) | DOI: 10.29313/bcses.v2i2.3974

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of the Regency/City Minimum Wage, Gross Regional Domestic Product and Investment in West Java. In the theory put forward by Keynes, it is stated that the Gross Regional Domestic Product affects employment. Meanwhile, in the efficiency wage theory, the Regency/City Minimum Wage affects employment and in Harrod Domar's theory states that investment affects employment. West Java Province is the province with the largest population in Indonesia but occupies the bottom 5 provinces with the lowest labor force and the lowest Regional Minimum Wage. The question is, do Gross Regional Domestic Product, Regency/City Minimum Wage and Investment in West Java Province affect Labor Absorption as stated by the theory? If so, what is the magnitude of the influence of these three variables on the absorption of labor in West Java Province? How is the variable contribution to employment? To answer these questions, the method used in this research is a quantitative approach method with time series data for twelve years between 2009-2021. The type of data used in this study is secondary data sourced from the Central Statistics Agency (BPS). The analytical method used in this study is the OLS (Ordinary Least Square) method. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Upah Minimum Kabupaten/Kota, Produk Domestik Regional Bruto dan Investasi di Provinsi Jawa Barat. Dalam teori yang dikemukakan oleh Keynes dinyatakan bahwa Produk Domestik Regional Bruto mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. Sementara dalam teori upah efisiensi, Upah Minimum Kabupaten/Kota mempengaruhi penyerapan tenaga kerja dan dalam teori Harrod Domar menyatakan bahwa Investasi mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia tetapi menempati 5 terbawah Provinsi dengan Angkatan kerja terendah dan Upah Minimum Regional terendah. Pertanyaannya, apakah Produk Domestik Regional Bruto, Upah Minimum Kabupaten/Kota dan Investasi di Provinsi Jawa Barat mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja sebagaimana yang dinyatakan oleh teori tersebut ? Jika iya, berapa besaran pengaruh dari ketiga variabel tersebut penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Barat? Bagaimana kontribusi variabel terhadap penyerapan tenaga kerja? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini maka metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode pendekatan kuantitatif dengan data time series selama dua belas tahun antara tahun 2009-2021. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode OLS (Ordinary Least Squre).
Efektivitas Program Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja dalam Penurunan Pengangguran di Kota Cimahi Reni Safitri; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.81 KB) | DOI: 10.29313/bcses.v2i2.4625

Abstract

Abstract. The thesis entitled "Effectiveness of the Program for Increasing Labor Productivity in Reducing Unemployment in Cimahi City" is a quantitative study that aims to answer questions about how the implementation and effectiveness of job training programs at the Cimahi City Manpower Office on reducing unemployment in Cimahi City. The purpose is to find out how the implementation of job training programs in the Cimahi City Manpower Service and how effective the job training program is to reduce unemployment in Cimahi City.The research methodology used is quantitative descriptive. Data collection was carried out by field surveys and interviews with informants in this study, namely the head of the Cimahi city labor productivity field. Based on the results of the research that the author has done, it can be concluded that in general the effectiveness of the Job Training Program shows an effective value because this program has met the effectiveness indicators. to decrease unemployment looks significant because this program can reduce unemployment. It can be seen in the unemployment data in Cimahi City. The job training program at the Department of Manpower has been effective in improving the quality of skills or human resources in order to reduce the unemployment rate in the city of Cimahi, namely by increasing the skills, knowledge, skills and education of the Cimahi city workforce Abstrak. Skripsi yang berjudul “ Efektivitas Program Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Dalam Penurunan Pengangguran Di Kota Cimahi” ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana implementasi dan ke efektivan program pelatihan kerja di Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi terhadap penurunan pengangguran di kota Cimahi. Adapun tujuannya yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan program pelatihan kerja di Dinas tenaga kerja Kota Cimahi dan bagaimana ke efektifan program pelatihan kerja terhadap penurunan pengangguran di Kota Cimahi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kuantatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan survey lapangan dan wawancara dengan informan dalam penelitian ini yaitu kepala bidang produktivitas tenaga kerja kota Cimahi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan dapat disimpulkan secara umum efektivitas Program Pelatihan Kerja menunjukkan nilai efektif karena program ini telah memenuhi indikator efektivitas. untuk penurunan pengangguran terlihat signifikan karena program ini bisa mengurangi pengangguran. Dapat dilihat di data pengangguran di Kota Cimahi. Program pelatihan kerja di Dinas Tenaga Kerja sudah efektif dalam meningkatkan kualitas keterampilan atau sumber daya manusia guna untuk mengurangi angka pengangguran di kota Cimahi yaitu dengan menambah skill, pengetahuan, keterampilan dan pendidikan angakatan kerja kota Cimahi.
Hak Memperoleh Pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas Fisik di Kota Bandung di Masa Pandemi Covid-19 Didan Akbar Zaelani; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.731 KB) | DOI: 10.29313/bcses.v2i2.4652

Abstract

Abstract. It appears that the biggest obstacle for people with disabilities during the Covid-19 pandemic is the difficulty of mobility. to find out to what extent Covid-19 has impacted persons with physical disabilities in obtaining the right to work. During the Covid-19 era, people with physical disabilities in the city of Bandung faced any obstacles, what were the inhibiting factors and supporting factors for people with physical disabilities to get a job. The research method used a qualitative approach with a descriptive method. This research was conducted using a purposive sampling technique for informants, involving 22 persons with disabilities from 12 sub-districts with physical disabilities in the city of Bandung. The method of analysis in this research is qualitative, interactive and continuous to completion. Data analysis uses data reduction, visualization, and conclusion drawing techniques, as well as triangulation techniques to assess the effectiveness of the data. Access to job information and training is still not good, people with physical disabilities have difficulty finding work during the Covid-19 pandemic, Current educational background become an assessment for job providers to select workers, companies are looking for workers who have quality and without physical deficiencies, stigma arises because they think that people with physical disabilities will find it difficult to face the world of work. The right to work for people with disabilities is still far from ideal and expectations . It can be seen from the four factors that hinder the lack of information about job opportunities for people with disabilities and job training, discrimination that is still carried out by some employers in the recruitment process, difficulties in finding work during the Covid-19 period and the minimal level of education of people with physical disabilities. This supporting factor is the existence of a law regulation. Abstrak. Muncul bahwa hambatan terbesar bagi penyandang disabilitas di masa pandemi Covid-19 adalah sulitnya bermobilitas. untuk mengetahui sejauh mana Covid-19 berdampak kepada penyandang disabilitas fisik dalam memperoleh hak atas pekerjaan. apakah dimasa Covid-19 penyandang disabilitas fisik di Kota Bandung menghadapi hambatan apa saja faktor penghambat yang dihadapi dan faktor pendukung bagi penyandang disabilitas fisik untuk memperoleh pekerjaan Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukann menggunakan Teknik purposive sampling untuk pengambilan informan, dengan melibatkan 22 penyandang disabilitas dari 12 kecamatan disabilitas fisik di Kota Bandung. Metode analisis dalam penelitian ini adalah kualitatif, interaktif dan berkesinambungan hingga tuntas. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, visualisasi, dan penarikan kesimpulan, serta teknik triangulasi untuk menilai keefektifan data.akses terhadap informasi lapangan kerja dan pelatihan masih belum baik, penyandang disabilitas fisik mengalami kesulitan mencari pekerjaan dimasa pandemi Covid-19, Latar belakang pendidikan saat ini menjadi penilaian bagi penyedia lapangan kerja untuk menyeleksi tenaga kerja, perushaaan mencari tenaga kerja yang memiliki kualitas dan tanpa kekurangan fisik, stigma muncul karena beranggapan para penyandang disabilitas fisik akan sulit untuk menghadapi dunia kerja.Hak atas pekerjaan bagi penyandang disabilitas masih jauh dari ideal dan harapan. dapat dilihat dari empat faktor penghambat kurangnya informasi tentang kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan pelatihan kerja, diskriminasi yang masih dilakukan oleh sebagian pengusaha dalam proses perekrutan, kesulitan mencari kerja di masa Covid-19 dan minimnya tingkat pendidikan para penyandang disabilitas fisik. faktor pendukung ini dengan adanya peraturan Undang-Undang.
Pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19 Divo Sangrila Yusuf; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.5632

Abstract

Abstract. Covid-19 is a disease outbreak that has spread almost all over the world, especially Indonesia. The existence of the Covid-19 pandemic has greatly affected the community's economy, especially in the field of MSMEs and the creative economy. Thus, there is a need for business development in the midst of the Covid-19 pandemic which can increase MSMEs and the creative economy amid the current conditions. This study uses a qualitative type research method with data sources derived from secondary data, including: books, journals, and other credible sources. Based on the results and discussion, it is known that the Covid-19 pandemic has greatly impacted the condition of MSMEs and the creative economy. Due to the pandemic, many businesses cannotsurvive and ends roll level. This is because the level of sales has decreased dramatically. Thus, it is necessary to develop SMEs and the creative economy, including: carrying out marketing by utilizing digital media, product promotion policies in the form of packages at relatively affordable costs, updating products so that they are more attractive to consumers, and optimizing services to consumers. Thus, it is hoped that MSMEs and other creative economies can rise and develop amid the Covid-19 pandemic. Abstrak. Covid-19 merupakan wabah penyakit yang menyebar hampir di seluruh dunia, terutama Indonesia. Adanya pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat, terutama di bidang UMKM dan ekonomi kreatif. Sehingga, diperlukan adanya pengembangan usaha di tengah pandemi Covid-19 yang dapat meningkatkan UMKM dan ekonomi kreatif di tengah kondisi sekarang ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian jenis kualitatif dengan sumber data yang berasal dari data sekunder, diantaranya: buku, jurnal, maupun sumber-sumber kredibel lainnya. Berdasarkan hasil dan pembahasan diketahui bahwa pandemi Covid-19 sangat berdampak pada kondisi UMKM dan ekonomi kreatif. Akibat pandemi, banyak usaha yang tidak dapat survive dan berakhir gulung tingkat. Hal itu dikarenakan tingkat penjualan yang semakin menurun drastis. Sehingga, dibutuhkan pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, diantaranya: melakukan pemasaran dengan memanfaatkan media digital, kebijakan promosi produk berbentuk paket dengan biaya yang relatif terjangkau, memperbarui produk sehingga lebih menarik minat konsumen, dan optimalisasi pelayanan kepada konsumen. Dengan demikian, diharapkan UMKM dan ekonomi kreatif lainnya dapat bangkit dan berkembang di tengah pandemi Covid-19.
Analisis Pergeseran Pertumbuhan Struktur Ekonomi dan Sektor Unggulan Kota Bandung Nazmi Aulia Robbani; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.5820

Abstract

Abstract. The city of Bandung is one of the largest metropolitan cities in West Java Province, apart from that the city of Bandung has quite large industrial and business areas, therefore the city of Bandung has a trade in goods and services sector which has an important role in economic growth which creates a leading sector. This study aims to analyze the structure of economic growth and economic excellence in the city of Bandung by using the Location Quotient (LQ) and Shift Share Methods. The data analyzed is data from GRDP in Bandung City based on constant prices according to business field data. The results of the analysis show that the city of Bandung has experienced an increase in economic growth every year because of the factors that encourage this growth. The city of Bandung has leading and non-leading sectors. The sectors that are becoming less prominent in the city of Bandung are the mining and quarrying sector as well as electricity procurement. Abstrak Kota Bandung termasuk Kota Metropolitan terbesar di Provinsi Jawa Barat, selain itu Kota Bandung memiliki kawasan industri dan bisnis yang cukup besar, oleh karena itu Kota Bandung memiliki sektor perdagangan barang dan jasa yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi yang menciptakan sektor unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi struktur pertumbuhan ekonomi dan keunggulan ekonomi di Kota Bandung dengan menggunakan Metode Location Quotient (LQ) dan Shift Share, data yang dianalisis adalah data dari PDRB Kota Bandung berdasarkan harga konstan menurut data lapangan usaha. Hasil analisis menunjukan bahwa Kota Bandung mengalami peningkatan dalam pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya karena adanya faktor yang mendorong pertumbuhan tesebut. Kota Bandung memiliki sektor unggulan dan non unggulan. Sektor yang menjadi kurang unggul dikota bandung ini ialah sektor pertambangan dan penggalian serta pengadaan listrik.
Optimalisasi Smart Economy dalam Kenaikan Daya Saing UMKM Kota Bandung hariyatna syaeful umam; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.5988

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to analyze how to optimize the smart economy in empowering MSMEs in order to increase MSMEs competitiveness in the city of Bandung. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. The results of this study, the Bandung City government already has a strategy in optimizing the smart economy in empowering MSMEs, it is well seen that there are many actors who have taken part in the implementation of the smart economy program. Through a SWOT analysis, quadrant I shows the position of the MSMEs optimization strategy and the S-O strategy position is used, namely utilizing the image of the City of Bandung as a city with smart economy and government support to increase the competitiveness of MSMEs. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana optimalisasi smart economy dalam pemberdayaan UMKM guna peningkatan daya saing UMKM di Kota Bandung. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini pemerintah Kota Bandung sudah memiliki strategi dalam mengoptimalisasikan smart economy dalam pemberdayaan UMKM dengan baik dilihat dengan ada banyak pelaku UMKM yang sudah ikut andil dalam pelaksanaan program smart economy. Melalui analisis SWOT, kuadran I menunjukkan posisi strategi optimalisasi UMKM dan pada posisi tersebut digunakan strategi S-O yaitu memanfaatkan image Kota Bandung sebagai kota dengan ekonomi cerdas dan dukungan pemerintah guna meningkatkan daya saing UMKM
Co-Authors A. Harits Nu'man Aan Julia Ady Fajar Sutardy Adzani, Dara Ayu Ahmad Arif Nurrahman Ahyan Nurpalah Alfadhillah, Farah Hanieva Amalia Risti Rahayu Andini Gumanti Anita Yuliani Andini Annajm Pratiwi Arina Az Zahra Billi Andiatama Rahmawan billi anidiatama rahmawan Dandi Taryadi Denisa Syarifa Renaldi Didan Akbar Zaelani Didan Akbar Zaelani Dinda Revtiani Divo Sangrila Yusuf Divo Sangrila Yusuf Fadhillah, Nida Awwali Zahratul Fanni Novianti Fie Sabilillah, Ghirah Jihad Fitri Nur Fajri Ghirah Jihad Fie Sabilillah Hafitasari, Itha Afifah Hariyatna Syaeful Umam hariyatna syaeful umam Haryatiningsih, Ria Ima Amaliah Khofifah Alya Prameswari Kiransyah, Muhammad Rafky Razif Laila Asfari Lesmana, Lovie Dwifany Lita Widiawati Lovie Dwifany Lesmana Mansur Hany Mariyam Nur Rahayu Maulana, Moch Rais Meidy Haviz Moch Rais Maulana Muhamad Azis Maulana Muhammad Fauzi Arif Muhammad Ilham Muhammad Yusron Mushodiq Mutiara Intan Permata Nabila Putri Meilinna Nazmi Aulia Robbani Nazmi Aulia Robbani Noviani Noviani Noviani, Noviani Nur Kusmiati Taufan Nurhafizah Nurpalah, Ahyan Prameswari, Khofifah Alya Putri Yuni Astuti Rafly Alimudin Syaban rafly syaban Ramdan Fauzi Ranti Farihatunisa Ranti Farihatunisa Reni Safitri Ria Haryatiningsih Rida Rahmawati Hidayat Rika Nurpatimah Rinanda Marwiyah Lukmanulhakim Risda Ridwanayati Salma Azzahra Setiadi, Ade Dwi Sherty Veronika Stella Clarissa Nurjaman Tasya Aspiranti Tatty Aryani Ramli Thiora Pragustia Akhdani Thiora Pragustia Akhdani Westi Riani Westi Riani Wiedy Yang Essa Wildani, Widya Nissa Wulandari Nur Utami Yudha Dwi Nugraha Yuri Fitriyani Tamala