p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dunia Kesmas
Gusti Hurmuzan Ardiansyah
PT. Telkom Akses

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Tim dan Karakteristik Perawat Terhadap Penerapan Keselamatan Pasien di Rs Pertamina Bintang Amin Dhika Azzahra; Wayan Aryawati; Samino Samino; Tri Kundayani; Christin Angelina Febriani; Gusti Hurmuzan Ardiansyah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i1.16494

Abstract

Penerapan keselamatan pasien merupakan upaya asuhan pasien menjadi lebih aman. Perawat merupakan salah satu profesi yang berperan vital dalam menjalankan keselamatan pasien. Adanya insiden RSPBA Bandar Lampung menunjukkan bahwa capaian target pelaporan IKP belum terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor tim dan karakteristik perawat terhadap penerapan keselamatan pasien di RSPBA Bandar Lampung 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, populasi sebanyak 139 perawat fungsional dengan sampel total populasi (139 perawat). Analisis data univariat menggunakan deskriptif frekuensi, analisis bivariat menggunakan  uji chi square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda.  Berdasarkan hasil uji chi-square di dapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p-value=0.385) dan usia (p-value=0.27) dengan penerapan keselamatan pasien. Terdapat hubungan antara variabel pendidikan (p-value=0.041; OR=0.3), kerja tim (p-value=0.000; OR=4.7) dan kepemimpinan (p-value=0.001; OR=17.44) dengan penerapan keselamatan pasien. Berdasarkan uji regresi logistik berganda di dapatkan faktor yang paling berpengaruh pada penerapan keselamatan pasien adalah kepemimpinan dengan nilai p-value 0.000 (0.05) dan OR=4.9 yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan dengan penerapan keselamatan pasien. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan sebagai bahan evaluasi bagi pemimpin tim sift perawat dalam penerapan keselamatan pasien.
Analisis Organisasi Terhadap Penerapan Keselamatan Pasien Di Rspba Bandar Lampung Tahun 2023 Andri Hadinata; Wayan Aryawati; Samino Samino; Trikundayani Trikundayani; Christin Angelina Febriani; Gusti Hurmuzan Ardiansyah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i1.16496

Abstract

Penerapan keselamatan pasien merupakan upaya asuhan pasien menjadi lebih aman. Perawat merupakan salah satu profesi yang berperan vital dalam menjalankan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis organisasi terhadap penerapan keselamatan pasien di RSPBA Bandar Lampung tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, jumlah populasi sebanyak 139 perawat fungsional dengan sampel teknik total sampling. Terdapat hubungan antara budaya keselamatan (p-value 0.000) OR 11.237, kepemimpinan manajerial (p-value 0.000) OR 7.647, komunikasi (p-value 0.000) OR 7,402, fasilitas (p-value 0.000) OR 7.000, pelatihan (p-value 0.000) OR 8.375 terhadap penerapan keselamatan pasien di RSPBA Bandar Lampung. Faktor budaya keselamatan (p-value 0,000) OR 11,088 merupakan variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan penerapan keselamatan pasien. Diharapakan rumah sakit dapat mengupayakan dalam meningkatkan dan menciptakan budaya kerja yang baik, melakukan pengembangan pengetahuan melalui penyelenggaraan pelatihan terkait keselamatan pasien, meningkatkan komunikasi setiap ruangan secara efektif terkait implementasi sasaran keselamatan pasien, meningkatkan komitmen kepemimpinan manajerial dan meningkatkan fasilitas kesehatan
Analisis Pemanfaatan Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Mengisi Jabatan di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Fadhila Dwi Amanda; Samino Samino; Nova Muhani; M Rizal Dwiyana; Gusti Hurmuzan Ardiansyah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i4.17835

Abstract

Berdasarkan UU no 36/2014, tenaga kesmas yang dapat mengisi jabatan RS berupa entomolog kesehatan, epidemiolog kesehatan, administrator kesehatan, sanitarian dan kesehatan kerja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam serta telaah dokumen. Informan berjumlah 2 orang yang dipilih berdasarkan pengetahuan dan pemahaman serta kewenangannya terkait Sumber Daya Manusia (SDM) di RSPBA. Analisis data menggunakan analisis konten. Berdasarkan hasil analisis data, pada struktur organisasi di RSPBA tidak ditemukan kotak jabatan untuk tenaga kesmas dikarenakan tidak ada regulasi yang mewajibkan RS privat tipe C untuk menyediakan tenaga tersebut dalam kebutuhan SDM-nya. Tugas pokok dan fungsi masing-masing individu dalam jabatan dituangkan secara tertulis di dalam struktur organisasi RSPBA dan ditemukan tugas pokok dan fungsi tenaga kesehatan masyarakat dalam jabatan non kesehatan masyarakat. Penempatan individu di dalam struktur organisasi didasarkan pada job specification dan kewenangan dalam penempatan pejabat berdasarkan surat perjanjian antara representatif pemilik dan Pertamina. Pemanfaatan tenaga kesmas dalam struktur organisasi RSPBA diisi oleh 3 orang di level manajemen dan 4 orang di level pelaksana. Peneliti menyarankan supaya tugas yang merupakan kompetensi tenaga kesmas dapat diisi oleh tenaga yang sesuai agar menunjang SDM RSPBA
Gambaran Kesetaraan Gender Dan Kekerasn Berbasis Gender Di SMP Provinsi Lampung Nova Muhani; Nurul Aryastuti; Lolita Sary; M Rizal Dwiyana; Rohman Daka; Gusti Hurmuzan Ardiansyah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i3.20262

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko dan kekerasan berbasis gender, terutama di tengah dinamika perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi kesetaraan gender serta pengalaman kekerasan berbasis gender pada siswa SMP di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 171 responden yang dipilih secara purposive. Hasil menunjukkan bahwa norma sosial, budaya, dan agama memengaruhi persepsi peran gender (71,9%), dan mayoritas siswa menyatakan memahami isu kekerasan berbasis gender (73,7%). Namun, masih ditemukan kasus perundungan (25,7%), pelecehan seksual (12,3%), dan pemerkosaan (1,8%). Sebanyak 38% responden juga menyatakan bahwa wilayah tempat tinggal mereka memiliki kasus kekerasan berbasis gender. Pihak sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan pendidikan kesetaraan gender dan kesehatan reproduksi ke dalam kurikulum serta membentuk unit khusus penanganan kekerasan.