Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL MAHAJANA INFORMASI

PENERAPAN DATA MINING PENGELOMPOKAN KEJAHATAN ELEKTRONIK SESUAI UU ITE DENGAN MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING Simanjuntak, Magdalena
JURNAL MAHAJANA INFORMASI Vol 3 No 2 (2018): JURNAL MAHAJANA INFORMASI
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.864 KB)

Abstract

Kepolisian Resort Binjai merupakan kepolisian Binjai kota yang bertanggung jawab langsung melayani masyarakat binjai kota. Insitusi Polri yang mempunyai tugas pokok polri sebagai pemeliharaan keamanan, ketertiban masyarakat serta penegakan hukum untuk memberi perlindungan, pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. Terdapat suatu bentuk kejahatan virtual dengan memanfaatkan media komputer yang terhubung ke internet, dan mengeploitasi komputer lain yang terhubung dengan internet. Adanya lubang-lubang keamanan pada sistem operasi menyebabkan kelemahan dan terbukanya lubang yang dapat digunakan para hacker, cracker dan script kiddies untuk menyusup ke dalam komputer tersebut. Salah satu masalah yang timbul dalam sebuah sistem pengelompokan kejahatan elektronik ini adalah tidak diketahuinya jumlah dan keaadaan yang dominan ataupun minimum dari kasus pelanggaran yang terjadi dikota binjai. Maka dari itu suatu sistem penerapan yang dapat mempermudah dalam menentukan pengelompokan kejahatan elektronik sesuai UU ITE pada Polres Binjai Kota dengan menggunakan metode clustering. Dan dari keseluruhannya dapat di simpulkan dari hasil jenis kriteria usia, pelanggaran dan juga pasal yang dikenakan bahwa pelanggaran yang paling dominan terjadi yaitu Penyebaran Informasi Hoax dengan nilai 2,75  5,87  6,25 kemudian disusul dengan jenis kejahatan Pemerasan/Pengancaman dengan jumlah 3,57  3,42  3,14 serta pelanggaran yang minimum terjadi adalaj Konten pornografi yang bernilaikan sebesar 3,4  1  1.
PENERAPAN DATA MINING PENGELOMPOKKAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS) MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING Simanjuntak, Magdalena
JURNAL MAHAJANA INFORMASI Vol 4 No 1 (2019): JURNAL MAHAJANA INFORMASI
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.252 KB)

Abstract

Penyakit Kelamin (veneral disease) sudah lama dikenal diIndonesia. Sejalan dengan majunya ilmu pengetahuan istilah tersebut sudah tidak digunakan lagi dan dirubah menjadi Sexually Transmitted Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Infeksi menular seksual adalah infeksi yang ditularkan dari satu orang ke orang lainnya, penyakit PMS yang banyak diderita oleh beberapa laki-laki, perempuan dan remaja yang mengikuti pergaulan yang begitu luas dan bebas dan adanya fenomena gaya hidup modern, mereka rela melakukan apapun tanpa memikirkan resiko yang tidak tanggung-tanggung hingga terjangkitnya penyakit menular yang dapat merenggut jiwa pasien.Dalam hal ini peneliti juga ingin mengetahui penyakit apa saja yang sering terjadi pada beberapa pasien dan dengan diketahuinya penyakit yang diderita pada pasien, maka pihak rumah sakit dapat memberitahu langsung bagaimana pencegahan serta pengobatan yang harus dilakukan oleh pasien yang akan terjangkit maupun yang sudah terjangkit penyakit menular. jenis penyakit Kondiloma Akuminata dan faktor penyebabnya adalah Virus DNA Golongan Papovavirus. Dan dapat diketahui pada cluster 3 dari kriteria usia, jenis penyakit, dan faktor penyebab, kelompok mana yang memiliki himpunan / nilai paling tinggi dan paling banyak pasien yang mengalami sakit, yaitu pada Cluster 1 berjumlah 247 data pasien yang sakit usia 18-35 tahun dengan penyakit yang dialami ialah penyakit sifilis dan faktor penyebabnya adalah Bakteri Spiroseta. Dalam pengujian diatas dapat diketahui juga bahwa antara usia, jenis penyakit, dan faktor penyebab memiliki hubungan.
PENERAPAN DATA MINING PENGELOMPOKKAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS) MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING Magdalena Simanjuntak
JURNAL MAHAJANA INFORMASI Vol 4 No 1 (2019): JURNAL MAHAJANA INFORMASI
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.252 KB)

Abstract

Penyakit Kelamin (veneral disease) sudah lama dikenal diIndonesia. Sejalan dengan majunya ilmu pengetahuan istilah tersebut sudah tidak digunakan lagi dan dirubah menjadi Sexually Transmitted Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Infeksi menular seksual adalah infeksi yang ditularkan dari satu orang ke orang lainnya, penyakit PMS yang banyak diderita oleh beberapa laki-laki, perempuan dan remaja yang mengikuti pergaulan yang begitu luas dan bebas dan adanya fenomena gaya hidup modern, mereka rela melakukan apapun tanpa memikirkan resiko yang tidak tanggung-tanggung hingga terjangkitnya penyakit menular yang dapat merenggut jiwa pasien.Dalam hal ini peneliti juga ingin mengetahui penyakit apa saja yang sering terjadi pada beberapa pasien dan dengan diketahuinya penyakit yang diderita pada pasien, maka pihak rumah sakit dapat memberitahu langsung bagaimana pencegahan serta pengobatan yang harus dilakukan oleh pasien yang akan terjangkit maupun yang sudah terjangkit penyakit menular. jenis penyakit Kondiloma Akuminata dan faktor penyebabnya adalah Virus DNA Golongan Papovavirus. Dan dapat diketahui pada cluster 3 dari kriteria usia, jenis penyakit, dan faktor penyebab, kelompok mana yang memiliki himpunan / nilai paling tinggi dan paling banyak pasien yang mengalami sakit, yaitu pada Cluster 1 berjumlah 247 data pasien yang sakit usia 18-35 tahun dengan penyakit yang dialami ialah penyakit sifilis dan faktor penyebabnya adalah Bakteri Spiroseta. Dalam pengujian diatas dapat diketahui juga bahwa antara usia, jenis penyakit, dan faktor penyebab memiliki hubungan.
Penerapan Fuzzy Mamdani Dengan Particle Swarm Optimization (PSO) dan MAPE (Mean Absolute Percentage Error) Pada Penilaian Kinerja Pegawai Magdalena Simanjuntak
JURNAL MAHAJANA INFORMASI Vol 5 No 1 (2020): JURNAL MAHAJANA INFORMASI
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pegawai tidak hanya harus berpenampilan menarik tapi juga harus mempunyai keahlian dalam menyeselesaikan pekerjaan yang di berikan. Didalam Perguruan Tinggi memiliki pegawai yang cakap, pintar dan berwawasan luas. Perguruan tinggi yang berkompeten adalah perguruan tinggi yang memiliki pelayanan pendidikan yang berkompeten bukan hanya dalam pengajaran namun dalam bidang pelayanan administrasi mahasiswa. Dalam Proses Belajar Mengajar di Perguruan Tinggi, Pegawai mempunyai peran penting dalam kelancaran berjalannya perkuliahan. Misalnya dalam pembuatan Daftar Hadir Perluliahan dan Berita Acara Perkuliahan. Peningkatan pelayanan terhadap mahasiswa tidak terlepas dari kinerja pegawai. Penilaian terhadap kinerja pegawai melalui 3 (tiga) variabel yaitu : Variabel Keahlian, Variabel Disiplin dan Variabel Sikap. Dengan Nilai parameter : Sangat Rendah (SR), Rendah (R), Cukup (C), Baik (B) dan Sangat Baik (SB), dari paramater tersebut akan diketahui hasil Penilaian Kinerja Pegawai.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KUALITAS DACRON UNTUK PEMBUATAN BANTAL GULING DENGAN MENGGUNAKAN METODE MOORA (STUDI KASUS : PERUSAHAAN PT. OCEAN CENTRA FURNINDO BINJAI) Aldi Eriandi; Budi Serasi Ginting; Magdalena Simanjuntak
JURNAL MAHAJANA INFORMASI Vol 6 No 1 (2021): JURNAL MAHAJANA INFORMASI
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jurnal mi.v6i1.2007

Abstract

Dalam pemilihan dacron mengalami kesulitan dalam memilih dacron yang cocok untuk proses produksi dan seringkali juga terjadi kesalahan karena proses pemilihan dilakukan secara subjektif tanpa adanya pertimbangan, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kerugian materil bagi perusahaan. Oleh karena itu kecocokan dari pemilihan kualitas dacron untuk proses produksi sangat berpengaruh pada harga beli dan harga jual dari produk yang dihasilkan. Sistem pendukung keputusan merupakan salah satu produk perangkat lunak yang dikembangkan secara khusus untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan. Dengan melibatkan sebuah metode, suatu sistem akan menghasilkan sebuah keputusan yang sesuai untuk penyeleksian data. Metode MultiObjective Optimization on The Basis of Ratio Analysis (MOORA) merupakan salah satu metode dalam pengambilan keputusan. Metode MOORA memiliki tingkat fleksibilitas dan kemudahan untuk dipahami dalam memisahkan bagian subjektif dari suatu proses evaluasi kedalam kriteria bobot keputusan dengan beberapa atribut pengambilan keputusan Sistem ini menggunakan bahasa pemprograman PHP dan untuk databasenya menggunakan MySQL. Adapun kriteria yang digunakan untuk membuat aplikasi tersebut adalah harga, kualitas, daya tahan, tekstur, dan daya cuci. Berdasarkan hasil yang didapat adalah alternatif ke-2 (A2) jenis dacron 15Dx64 merupakan alternatif yang memiliki nilai tertinggi dibanding dengan alternatif lainnya, yang berarti alternatif ke-2 (A2) jenis dacron 15Dx64 merupakan alternatif yang terpilih dengan nilai optimasi 0.3709.