Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inovasi Digital dan Artificial Intelligence (AI) untuk Pendidik Transformatif: Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi PGMI di SDN 2 Laeya, Kabupaten Konawe Selatan Raehang Raehang; Muhammad Shaleh Assingkily; Kharis Sulaiman Hasri; Irsal Irsal; Elda Maulidini
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.1050

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) di era pendidikan abad 21. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari menyelenggarakan kegiatan pengabdian dengan tema “Inovasi Digital dan Artificial Intelligence (AI) untuk Pendidik Transformatif” sebagai wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat, meningkatkan mutu pengajaran dan pembelajaran melalui pemanfaatan inovasi digital dan AI, serta memperkuat kerja sama dengan sekolah mitra. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari (10–12 September 2025) di SDN 2 Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, dengan metode ceramah, penyampaian materi oleh narasumber, dan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian acara terlaksana sesuai jadwal, materi PkM diterima dengan baik oleh peserta, serta terjadi peningkatan pemahaman guru mengenai pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa publikasi artikel pada jurnal ber-ISSN. Dapat disimpulkan bahwa pengabdian ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan teknologi digital dan AI ke dalam praktik pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa masa kini.
Internalisasi Nilai Pancasila di Madrasah Ibtidaiyah: Wahana Budaya Sekolah dan Strategi Bridging Pedagogy Kharis Sulaiman Hasri; Aris Armeth Daud Al Kahar
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 1 (2026): April: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i1.978

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan nilai Pancasila melalui budaya sekolah di MIS Ishlahul Muslimin Konawe Selatan. Menggunakan metode kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama, pembiasaan 5S membentuk perilaku menghargai sesama (sila kedua); ritual kolektif upacara, apel, dan shalat berjamaah menginternalisasi nilai lintas-sila secara sinergis; serta hafalan hadis adab menjadi strategi khas yang menjembatani nilai Islam dan Pancasila (bridging pedagogy). Implikasi dari penelitian ini secara teoretis memperkaya konsep living Pancasila melalui penguatan teori sosial-kognitif dalam integrasi nilai agama dan kebangsaan. Secara praktis, studi ini memberikan panduan aplikatif bagi madrasah dan pembuat kebijakan untuk merancang program penguatan karakter yang kontekstual, berbasis budaya lokal, serta berkelanjutan tanpa menciptakan disonansi kognitif pada peserta didik.
Bringing Digital Learning to Madrasah Ibtidaiyah: Undestanding Its Influence on Student Motivation and Engagement in Grades 4-6 Kharis Sulaiman Hasri; Wahyu Iskandar; Suwandi Simangunsong
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 4 No 1 (2025): March Edition: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonfor
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v4i1.323

Abstract

This research examines the influence of digital learning on student motivation and engagement in Madrasah Ibtidaiyah, particularly in grades 4-6. Despite the development of digital technology, the implementation of digital learning in madrasah is still limited and not optimal in influencing the learning process. The main issue raised is the extent to which digital technology can increase students' learning motivation and engagement in the madrasah environment. The purpose of this study is to understand the impact of digital learning on student motivation and engagement, as well as to identify factors that support or hinder its implementation. This research used a qualitative approach, with data collection through in-depth interviews and observation. Data was analyzed using N-Vivo assistance. The results show that digital learning significantly increases student motivation and engagement, with factors such as interactivity of digital media, use of relevant content, and teacher support playing an important role in the achievement. The main impact of this study is to provide insights for curriculum development and teacher training to improve the effectiveness of technology-based learning in madrasah.
Multiple Intelligence-Based Strategies for Civic Learning in Primary Schools Muhammad Shaleh Assingkily; Yeni Wulandari; Kharis Sulaiman Hasri
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 4 No 3 (2025): September Edition: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and No
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v4i3.402

Abstract

Pancasila character education in Indonesian elementary schools faces significant challenges due to learning approaches that do not accommodate the diversity of multiple intelligences of students, thus potentially ignoring the unique potential of each child in internalizing Pancasila values. This study aims to develop a multiple intelligence-based civic education learning strategy to improve Pancasila character in elementary school students, with an emphasis on optimizing all dimensions of intelligence possessed by students. A systematic literature review method was used by analyzing articles indexed by Google Scholar, Science and Technology Index (SINTA), and SCOPUS on the themes of Pancasila, civic education, character education, and multiple intelligences. The results of the study indicate that the integration of multiple intelligence theory in Pancasila character learning can optimally improve the quality of internalization of national values, by adjusting pedagogical strategies to the diversity of student intelligence types such as linguistic, logical-mathematical, kinesthetic, musical, interpersonal, intrapersonal, visual-spatial, and naturalist. The practical implications of this research provide guidance for educators to create an inclusive and equitable learning environment, so that each student can develop a humanist attitude and Pancasilaist character according to their respective intelligence potential, without anyone being left behind in the process of forming national character.