Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Efektivitas Antimikroba Ekstrak Etanol 70% Biji Karet (Hevea brasiliensis Mull. Arg.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 8739, Escherichia coli ATCC 25922, dan Candida albicans Nesa Romanda Sari; Risky Hadi Wibowo; Oky Hermansyah; Rose Intan Perma Sari; Putri Mulia
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1248

Abstract

Infeksi masih menjadi salah satu tantangan kesehatan dunia yang signifikan, termasuk di Indonesia yang memiliki iklim tropis dan lembap, sehingga memperparah pertumbuhan berbagai mikroba berbahaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antimikroba ekstrak etanol 70% biji karet (Hevea brasiliensis Mull. Arg.) terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans, serta untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dan remaserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Efek antimikroba diuji menggunakan metode difusi cakram dengan delapan perlakuan dan tiga kali pengulangan pada konsentrasi 3,25%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, dan 75%. Hasil skrining fitokimia dilihat melalui reaksi pengendapan dan perubahan warna yang menunjukkan adanya kandungan alkaloid, triterpenoid, dan tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan S. aureus dan       E. coli, tetapi tidak dapat menghambat C. albicans. Konsentrasi 75% menunjukkan zona hambat terbesar terhadap S. aureus sebesar 1,97 mm (kategori lemah) dan terhadap E. coli sebesar 8,43 mm (kategori sedang). Analisis statistik dilakukan dengan uji Kruskal-Wallis yang menunjukkan nilai signifikansi 0,002 (p<0,05), sehingga variasi konsentrasi ekstrak berpengaruh nyata terhadap daya hambat antimikroba. Ekstrak etanol 70% dari biji karet berpotensi dikembangkan sebagai antimikroba alami di masa mendatang.