Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Health Reproductive

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG TAHUN 2019 Tarigan, Suci Nanda Resti
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab kematian ibu adalah anemia karena kekurangan zat besi. Menurut World Health Organization kejadian anemia pada kehamilan di Indonesia 70%. Berdasarkan profil Dinas Kesehatan kota Padang ibu yang mengkomsumsi tablet tambah darah 86,1% sedangkan laporan bulanan Puskesmas Andalas 51,74%. Zat besi sangat dibutuhkan oleh ibu selama hamil, salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada ibu hamil adalah dengan pemberian tablet tambah darah selama kehamilan. Namun pada kenyataannya masih banyak ibu hamil yang tidak mengkomsumsi tablet tambah darah, disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain tingkat pengetahuan ibu, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi tambah darah di Puskesmas Andalas Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan desain cross sectional study dengan sampel 30 orang dan analisa data dengan menggunakan analisa bivariat. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, dengan kriteria yang telah ditetapkan, diolah dan ditampilkan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ditemukan ibu hamil di Puskesmas Andalas sebagian besar mengkomsumsi tablet tambah darah (90%), pengetahuan ibu hamil tinggi (93,3%), dukungan keluarga ibu hamil tinggi (96,7%) dukungan tenaga kesehatan juga tinggi (80%). Ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan konsumsi tablet tambah darah, tidak ada hubungan bermakna antara dukungan keluarga dan dukungan tenaga Kesehatan dengan konsumsi tablet tambah darah.Dengan demikian diharapkan kepada para petugas kesehatan untuk dapat lebih memotivasi ibu-ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet tambah darah dan menganjurkan kepada ibu untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan, sehingga cakupan konsumsi tablet tambah darah untuk tahun 2020 dapat mencapai 100%.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PORIAHA TAHUN 2020 Tarigan, Suci Nanda Resti
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi pada kehamilan adalah hipertensi yang terjadi pada bulan terakhir kehamilan atau lebih setelah 20 minggu usia kehamilan. Penyebab hipertensi dalam kehamilan dipengaruhi oleh riwayat keturunan, ras atau golongan etnik, obesitas dan tingkah laku, umur ibu dan jumlah anak yang dilahirkan oleh ibu. Penyakit hipertensi dalam kehamilan dengan mortalitas tertinggi adalah penyakit utama pada primigravida dan kehamilan >4 kali. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Usia Dan Paritas Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Kehamilan. Jenis penelitian ini adalah studi analitik dengan desain studi Cros Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang responden di Wilayah Kerja Puskesmas Poriaha. Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan yang signifikan antara umur terhadap kejadian hipertensi pada kehamilan dengan p value 0.000 dan ada hubungan yang signifikan antara paritas terhadap kejadian hipertensi pada kehamilan dengan P value 0,000. Dari hasil penelitian ini dapat dibuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap umur dan paritas dengan kejadian hipertensi pada kehamilan. Diharapkan Agar ibu hamil dapat selalu menjaga kehamilannya dengan cara memeriksakan kehamilan secara rutin ketempat pelayanan Kesehatan untuk mendeteksi dan mencegah terjadinya hipertensi pada kehamilan, sehingga jika terjadi preeclampsia saat kehamilan dapat ditangani secara cepat dan tepat oleh tenaga Kesehatan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI PENTABIO DI DESA BATANG KUIS PEKAN Tarigan, Suci Nanda Resti
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basedon surveillance data from the Ministry of Health 2020, the situation of diphtheria in Indonesia, in2019 the number of suspected diphtheria cases was 944 casesspread across 25 provinces, while upto May 2020, there were 129 cases of suspected diphtheria found in 16 provinces. To prevent the incidence of diphtheria, the government is targeting the achievement of basic immunization coverage. The type of researchused in this research is analytic which aims to determine the factors related to the provision of Pentabio immunization in Batang Kuis Pekan Village in2020. Mothers who have babies (11-12 months) in Batang Kuis Pekan Villageare 137 people, The sampling technique in this study used simple random sampling totaling 57 people. Data analysis using Chi- square analysis. The results of the study found that there was a significant relationship between knowledge (p-value = 0.037) and family support (p-value 0.05) with the provision of Pentabio immunization in Batang Kuis Pekan Village in2020. From the results In this study, respondents should increase their knowledge that is less and better and change their behavior, respondents can increase their knowledge about immunization through health personnel facilities, orexisting books so that they want to administer pentabio immunization.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN KOMBINASI AROMATERAPI PEPPERMINT DAN LEMON UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH YANG BERLEBIHAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB RONNI SIREGAR Tarigan, Suci Nanda Resti; Parapat, Friska Margareth; Simanjuntak, Eva Hotmaria
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i1.5046

Abstract

One of the problems that occur during pregnancy that can increase the degree of pain is the occurrence of gestosis during pregnancy or diseases that typically occur during pregnancy, and one of the gestosis in pregnancy is hyperemesis gravidarum. The impact can occur on the mother and fetus. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the combination of Peppermint and Lemonade Aromatherapy in reducing excessive vomiting nausea in 1st trimester pregnant women. This study uses a type of quantitative research with a Quasi-Experimental design with a Non Randomized Pretest Posttest Design. This research was conducted in December 2023 at the Midwifery Room of Medan Adventist Hospital. The sampling technique in this study was total sampling with a sample of 10 people. The instrument in this study used the observation sheet PUQE-24 Scoryng System. Based on researcher data from 10 respondents before the intervention was given, 6 of them experienced severe vomiting nausea and 4 respondents experienced moderate vomiting nausea and after the intervention there was a decrease in the level of vomiting nausea, namely 6 respondents with moderate vomiting nausea and 4 respondents experienced a decrease in mild vomiting nausea. The statistical test in this study used the Paired Sample T Test. The results of statistical tests with the Paired Sample Test obtained p values of 0.000 < 0.05. The conclusion of the results of this study is that the combination of peppermint and lemonade aromatherapy is effective in reducing excessive vomiting nausea in 1st trimester pregnant women.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER AKUPRESUR DI TITIK P-6 TERHADAP KEJADIAN MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI KLINIK PRATAMA SARI MUTIARA TANDEM Putria, Elza; Hulu, Linca Vinci Marsyana; Tarigan, Suci Nanda Resti
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i1.5273

Abstract

Mual dan muntah ini merupakan hal yang fisiologis. Kondisi fisiologis ini akan berubah menjadi patologi apabila tidak dilakukan perawatan dengan baik. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis untuk mengurangi mual dan muntah yaitu dengan Akupresur pada titik perikardium 6 (P-6) selama 30 detik sampai 2 menit. Berdasarkan tingkatan secara general, stimulasi pada titik P-6 dapat mengaktifkan sistem modulasi pada sistem opioid, sistem non opioid dan inhibisi pada syaraf simpatik yang diharapkan akan terjadi penurunan frekuensi mual muntah. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Terapi komplementer Akupresur pada titik P-6 terhadap penurunan mual dan muntah ibu hamil trimester 1 di Klinik Pratama Sari Mutiara Tandem. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner skor PUQE-24. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Only Design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang yaitu 15 orang diberi intervensi dan 15 orang sebagai kontrol dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian Uji independent T-test ρ=0,007< α=0,05, yaitu pada kelompok intervensi sebelum dilakukan akupresur rata-rata yaitu 8,20 dan pada kelompok kontrol yaitu 8,53. Setelah dilakukan akupresur, kelompok intervensi rata-rata derajat mual dan muntah yaitu 5,60 dan pada kelompok kontrol yaitu 7,53. Tenaga Kesehatan diharapkan dapat menerapkan intervensi akupresur P6 pada ibu hamil sebagai salah satu terapi komplementer untuk mengurangi mual muntah yang dialaminya dan melakukan pendidikan kesehatan ataupun promosi kesehatan yang dapat diberikan kepada ibu hamil dalam mengurangi keluh
PENGARUH TERAPI BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH BAYI SETELAH IMUNISASI DPT 1 (Difteri, Pertusis, Tetanus) DI PMB RONNI NAUDUR SIREGAR DELI SERDANG Simanjuntak, Eva Hotmaria; Tarigan, Suci Nanda Resti; Parapat, Friska Margareth
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i2.5692

Abstract

Latar belakang: Bayi yang telah di berikan imunisasi salah satunya adalah Diphtheria Pertusis Tetatus (DPT) yang memiliki efek samping diantaranya yaitu naiknya suhu tubuh bayi dari normal. Demam dapat di tangani secara medis dan non medis yaitu dengan cara mengompres bawang merah kepada bayi. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi Pengaruh Terapi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) Terhadap Penurunn Suhu Tubuh Bayi yang mengalami kenaikan setelah Imunisasi DPT 1 (Difteri, Pertusis, Tetanus) Di PMB Ronni Naudur Siregar Deli Serdang Metode: Metode yang dipakai  dalam penelitian ini adalah Pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design, memakai teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 10 bayi yang sudah di imunisasi dengan cara pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data penelitian menggunakan uji paired t test Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suhu tubuh yang sebelum diberikan perlakuan 37,750 dan setelah diberikan perlakuan rata-rata 37,411. Hasil analisis data diperoleh nilai p-value=0,000 (p<0,05) Kesimpulan: kesimpulan yang bisa di ambil dari penelitian ini yaitu diharapkan seorang bidan ataupun ibu dari si bayi dan balita tersebut dapat memberikan asuhan yang tepat pada bayi yang mengalami kenaikan suhu pada tubuhnya setelah imunisasi DPT-HB-HIb dengan cara mengompres bawang merah agar dapat menurunkan suhu tubuh pada bayi.
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER DALAM PENGURANGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN PADA PRIMIGRAVIDA DI PMB NUNUNG ROSLINA Friska Margareth Parapat; Eva Hotmaria Simanjuntak; Suci Nanda Resti Tarigan; Sarumaha, Yusnidar
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v10i2.6713

Abstract

Latar belakang: persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi yang disertai dengan nyeri. Dengan adanya nyeri, terjadilah pembukaan dan penipisan mulut rahim serta iskemia uterus. sehingga menyebabkan nyeri alami pada arteri uterina. Saat serviks membuka, otot rahim berkontraksi, mendorong kepala janin ke bawah panggul selama Persalinan di Kala 1(satu). Upaya yang dapat dilakukan supaya intensitas nyeri yang dirasakan berkurang yaitu dengan menggunakan aromaterapi lavender. Tujuan: Mengetahui adanya pengaruh aroamterapi lavender dalam pengurangan intensitas nyeri persalinan pada primigravida di PMB Nunung Roslina tahun 2025. Metode: Pre experimental dengan desain one group pre test and post test design dengan melibatkan 15 ibu primigravida di PMB  Nunung Roslina, dengan menggunakan teknik total sampling. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Metode analisis data dengan uji wilcoxon Hasil: Pada pengujian statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan bahwa nilai sebelum dilakukan pemberian aromaterapi lavender pada ibu primigravida kala I fase aktif diperoleh nilai mean 4,47, setelah diberikan aromaterapi lavender nilainya berkurang menjadi 1,47. Penelitian menunjukan bahwa uji statistik didapatkan nilai p value = 0,000 (α < (kurang) 0,005). Kesimpulan: Terdapat pengaruh aromaterapi lavender dalam pengurangan intensitas nyeri persalinan pada primigravida di PMB Nunung Roslina.