Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Proses Produksi Menggunakan Pendekatan Statistical Process Control (SPC) Sebagai Upaya Pengendalian Produk Cacat Pada Industri Manufaktur: Evaluasi Proses Produksi Menggunakan Pendekatan Statistical Process Control (SPC) Sebagai Upaya Pengendalian Produk Cacat Pada Industri Manufaktur Hibarkah Kurnia; Yoga Ari Prastiya; Ahmad Fadillah; Sandi Darmawan
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 6 No. 01 (2025): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : MEI 2025
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v6i01.5944

Abstract

Kualitas produk merupakan salah satu faktor krusial dalam keberhasilan industri manufaktur. Produk cacat yang tinggi tidak hanya menurunkan efisiensi produksi, tetapi juga berdampak negatif terhadap kepuasan pelanggan dan citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses produksi dengan menggunakan pendekatan Statistical Process Control (SPC) sebagai alat pengendalian kualitas guna meminimalkan jumlah produk cacat. Metode SPC yang diterapkan meliputi penggunaan control chart (peta kendali), histogram, serta analisis cause and effect diagram untuk mengidentifikasi titik-titik kritis dalam proses produksi. Studi dilakukan pada salah satu lini produksi di industri manufaktur yang bergerak di bidang komponen otomotif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat beberapa variabel proses yang berada di luar batas kendali, yang berkontribusi signifikan terhadap terjadinya cacat produk. Dengan penerapan SPC secara sistematis, perusahaan dapat mengidentifikasi penyebab variasi proses, melakukan tindakan korektif secara tepat waktu, serta meningkatkan kestabilan dan kapabilitas proses produksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan SPC efektif dalam mendeteksi, mengendalikan, dan mengurangi produk cacat sehingga dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi di sektor manufaktur. Rekomendasi diberikan untuk penerapan SPC secara berkelanjutan dan pelatihan rutin bagi operator produksi. Kata Kunci: Statistical Process Control, Produk Cacat, Industri Manufaktur, Pegendalian Produk, Otomotif
Pelatihan Pengelola Jurnal dan Pengkaji Naskah Karya Ilmiah Pada Jurnal Nasional Hibarkah Kurnia; Supardi Supardi; Arif Nuryono; Hendi Herlambang; Asep Arwan Sulaeman
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 6 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - Oktober 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v6i02.6466

Abstract

Era globalisasi ini menuntut pihak kampus dan pihak swasta diberikan kemudahan dalam pembuatan dan pengelolaan jurnal nasional melalui peran sebagai wadah dalam publikasi karya ilmiah. Namun dalam perjalanannya terdapat masalah yang muncul pada pembuatan jurnal diantaranya pengelola dan pengkaji tidak konsisten dan jumlah karya tulis yang menurun. Pengelolaan dan pengkajian karya ilmiah terkadang terbengkalai dalaam pengurusannya, dengan alasan kesibukan dan tidak ada waktu dalam pengendalian jurnal. Sementara untuk jumlah ilmiah yang masuk ke jurnal nasional terkadang kurang, hal ini disebabkan kaerena kurangnya perhatian dari kampus untuk memberikan ruang dalam mensosisalisasikan pentingnya karya ilmiah dalam akreditasi kampus. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dan pengkaji naskah dalam publikasi karya ilmiah, sehingga keberlanjutan program publikasi dapat diselesaikan dengan baik. Metode yang digunakan pada pengabdian ini berupa penyuluhan atau pendampingan pengelola dan pengkaji karya ilmiah pada jurnal Inspirasi Publisher untuk meningkatkan kualitas pelayanan jurnal. Pelatihan ini dilakukan secara pararel secara daring selama selama 2 bulan untuk sosialisasi dan pengenalan jurnal nasional. Pelatihan/workshop dilakukan secara daring dengan mengundang narasumber asosiasi dari mitra yayasan. Kelebihan pada pengabdian ini dihadiri oleh mitra yayasan dan berkolaborasi dengan dosen-dosen perwakilan dari Universitas di Bekasi. Kekurangan dari pengabdian ini terkendala waktu kesibukan para peserta yang notabene seorang dosen sehingga setiap pertemuan secara daring belum bisa kehadiran 100%. Kontribusi pengabdian ini diharapkan semua peserta sebagai Editor dan Reviewer dapat mengerti dalam pengelolaan jurnal yang baik sebagaimana tugas dan tanggung jawabnya.
Penyuluhan Inovasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Organisasi Melalui Transformasi Digital Hibarkah Kurnia; Tri Ngudi Wiyatno; Asep Arwan Sulaeman; Arif Nuryono
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi lokal telah menjadi fokus utama di banyak negara, dengan UKM dan organisasi menjadi motor penting dalam perekonomian. Peran vital UKM dan organisasi dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan pertumbuhan, dan meningkatkan inklusivitas ekonomi telah diakui secara luas. Namun terdapat tantangan yang dihadapi oleh UKM dan organisasi, terutama dalam mengadopsi inovasi teknologi, menjadi kritis dalam upaya mereka untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana inovasi teknologi dapat didorong di kalangan UKM dan organisasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan pada pengabdian ini dengan melakukan penyuluhan secara daring selama 1 hari dengan model penyuluhan secara teori dan demontrasi, sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dan narasumber. Pengabdian ini menghasilkan bahwa UKM dan organisasi yang mampu mengadopsi teknologi memiliki potensi besar untuk menjadi pilar dalam ekosistem ekonomi lokal yang kuat, memberikan kontribusi yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan keberlanjutan ekonomi di tingkat lokal. Dengan dukungan yang tepat, UKM dan organisasi dapat menjadi kekuatan penting dalam memajukan ekonomi lokal menuju arah yang lebih berkelanjutan dan inklusif.