Peningkatan timbulan sampah rumah tangga di wilayah perkotaan menjadi permasalahan lingkungan yang semakin kompleks dan memerlukan pendekatan pengelolaan yang melibatkan masyarakat secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Wakonti, Kota Baubau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaksana program masyarakat dan laporan pengelolaan sampah tahun 2021–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah rumah tangga mengalami peningkatan setiap tahun, namun diikuti dengan perkembangan program pemberdayaan masyarakat melalui Bank Sampah, pengomposan, dan tempat proses pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). Bank Sampah menjadi program paling efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat karena memberikan manfaat ekonomi langsung, sementara pengomposan berperan dalam pengelolaan sampah organik meskipun partisipasinya masih fluktuatif. TPS3R berfungsi sebagai simpul kelembagaan yang mengintegrasikan berbagai program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Wakonti sangat dipengaruhi oleh kualitas proses pemberdayaan masyarakat, terutama pada aspek partisipasi, persepsi manfaat, dan penguatan kelembagaan lokal.