Muhamad Asngad Rudisunhaji
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARADIGMA BERPIKIR GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Sokip Sokip; Asrop Safi’I; Muhamad Asngad Rudisunhaji; Muh Ibnu Sholeh
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma berpikir guru dalam pembelajaran Bahasa Arab di MAN Tulungagung ditinjau dari perspektif filosofis, linguistik, dan pedagogis. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru Bahasa Arab, observasi proses pembelajaran, dan analisis dokumen perangkat ajar. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma berpikir guru terbentuk dari integrasi antara pandangan filosofis tentang hakikat bahasa sebagai sarana pemahaman teks keislaman dan komunikasi global, pemahaman linguistik tentang struktur dan fungsi bahasa Arab, serta pendekatan pedagogis yang memadukan metode tradisional dan komunikatif. Secara filosofis, guru memandang pembelajaran Bahasa Arab sebagai bagian dari pembentukan identitas keilmuan dan religius peserta didik. Secara linguistik, fokus pembelajaran masih cenderung struktural-gramatikal namun mulai bergeser ke pendekatan fungsional. Secara pedagogis, praktik pembelajaran menunjukkan variasi strategi, meskipun sebagian masih berorientasi pada teacher-centered. Penelitian ini menegaskan pentingnya rekonstruksi paradigma berpikir guru untuk mendorong pembelajaran Bahasa Arab yang lebih reflektif, komunikatif, dan kontekstual.