Mohammad Fahrul Arifin
Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Early Thyroid Awareness: Health Education to Raise Public Awareness in Lamongan Ahmad Fauziansyah Zian; Mohammad Fahrul Arifin; Lukman Hakim
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/dzzbq018

Abstract

Kelenjar tiroid merupakan organ endokrin yang terletak di bagian anterior leher dan berperan penting dalam pengaturan metabolisme tubuh melalui produksi hormon triiodothyronine (T3) dan tiroksin (T4). Sekresi hormon tiroid dikendalikan oleh Thyroid Stimulating Hormone (TSH) yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari. Hormon tiroid berfungsi mengatur pertumbuhan, perkembangan, serta penggunaan energi dengan meningkatkan laju metabolisme basal. Mekanisme tersebut meliputi peningkatan konsumsi oksigen, aktivitas enzim metabolisme karbohidrat, jumlah dan ukuran mitokondria, serta aktivitas pompa Na⁺/K⁺-ATPase yang meningkatkan transpor ion melalui membran sel. Peningkatan metabolisme ini menghasilkan produksi ATP yang lebih besar dan pelepasan energi dalam bentuk panas, sehingga meningkatkan suhu tubuh. Gangguan fungsi kelenjar tiroid, seperti hipertiroidisme dan hipotiroidisme, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan memerlukan diagnosis yang tepat. Tumor tiroid merupakan salah satu gangguan yang dapat bersifat jinak maupun ganas. Biopsi Aspirasi Jarum Halus (FNAB) merupakan metode pemeriksaan yang paling akurat dan hemat biaya untuk menilai keganasan nodul tiroid, dengan biopsi histopatologi sebagai standar emas. Penelitian ini bertujuan menilai uji diagnostik FNAB dibandingkan histopatologi. Penelitian observasional analitik ini menggunakan analisis tabulasi silang 2×2 untuk menghitung sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, dan nilai prediksi negatif. Hasil menunjukkan sensitivitas 66,6%, spesifisitas 98,1%, NPP 80%, dan NPN 96,2%. FNAB dinilai akurat sebagai alat diagnostik praoperatif, namun tidak menggantikan histopatologi sebagai diagnosis definitif.
EDUKASI PENYAKIT GAGAL GINJAL PADA ANAK – ANAK di TUBAN: EDUKASI PENYAKIT GAGAL GINJAL PADA ANAK – ANAK di TUBAN Ahmad Fauziansyah; Mohammad Fahrul Arifin; Rizqa Wahdini
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal merupakan kondisi serius yang memerlukan penanganan dan pencegahan yang tepat. Edukasi mengenai penyakit ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya anak-anak, agar dapat melakukan tindakan pencegahan sejak dini: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai gagal ginjal kepada anak-anak di TPQ Nurussalam, Desa Bektiharjo, Semanding, Tuban. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai penyebab, gejala, pencegahan, dan penanganan dini gagal ginjal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode edukasi interaktif dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan permainan edukatif. Partisipan adalah anak-anak berusia antara 6 sampai dengan 11 tahun yang mengikuti kegiatan di TPQ Nurussalam. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah sesi edukasi untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anak yang signifikan mengenai penyakit gagal ginjal setelah mengikuti sesi edukasi. Anak-anak menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal, mengenali gejala awal gagal ginjal, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Kesimpulan: Edukasi tentang gagal ginjal melalui metode interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak-anak di TPQ Nurussalam. Diharapkan program edukasi serupa dapat diterapkan di tempat lain untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan penyakit gagal ginjal sejak dini.