Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesehatan Mental Perspektif Abu Zaid Al-Balkhi dan Implikasinya terhadap Pendidikan Karakter di Era Digital Muhammad Abdul Rahman Hakim; Nasirudin Nasirudin; Lutfiyah Lutfiyah
PAKAR Pendidikan Vol 24 No 1 (2026): Published in January 2026
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v24i1.869

Abstract

Mental health is the cornerstone of developing a well-rounded and high-quality character, especially in the digital age, which is marked by social media pressure, instant gratification expectations, and identity crises. This study aims to analyze the thoughts of Sheikh Abu Zaid al-Balkhi in his book Maṣāliḥ al-Abdān wa al-Anfus (The Well-being of the Body and Soul) and to examine its implications for character education in the digital age. This study employs a descriptive qualitative approach based on library research, with content and discourse analysis of primary texts and contextual data. The findings reveal that al-Balkhi divides mental health into preventive and curative functions, grounded in the balance between physical aspects (al-abdān), spiritual aspects (al-anfus), rationality, and spirituality. The implications of these findings in humanistic-oriented education encourage the development of empathetic, resilient, and reflective character, as indicated by Maslow's basic needs such as safety, love, self-esteem, and self-actualization. Meanwhile, in a holistic approach, al-Balkhi's thinking aligns with Miller's emphasis on integrative character education, encompassing cognitive, affective, psychomotor, and spiritual aspects, thereby producing intellectually and emotionally balanced character. Indicators include emotional management skills, moral stability, healthy social relationships, and spiritual reflection. The conclusion of this study affirms that al-Balkhi's ideas are highly relevant as a foundation for character education in the digital age, blending classical Islamic approaches and modern psychological theories within a humanistic, holistic educational framework.
Peningkatan Hasil Belajar Qur’an Hadits Model Problem Based Learning Materi Keutamaan Memberi Rini Setiawati; Nasirudin Nasirudin
Research Journal on Teacher Professional Development Vol. 1 No. 1 (2023): Research Journal on Teacher Professional Development
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data observasi yang menunjukkan perolehan hasil belajar al-Qur’an hadits materi hadits keutamaan memberi siswa sangat rendah. Untuk merespons hal itu maka peneliti melakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan yang hendak dicapai pada penelitian ini antara lain: (1) Untuk mengatahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Al-Qur’an hadits, (2) Untuk mengatahui hasil belajar siswa kelas VI semester I di MI Matholi’ul Huda 02 Troso tahun pelajaran 2022/2023 pada mata pelajaran Al-Qur’an hadits materi  keutamaan memberi setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian dilaksanakan menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VI MI Matholi’ul Huda 02 Troso yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan teknik analisa data menggunakan teknik holberman yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan metode Problem Based Learning, ini mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil tiap siklus yang dilakukan. Perincian nilai rata-rata pra-siklus rata-ratanya adalah 66. Posttes siklus I nilai rata-ratanya adalah 71,8. Posttes siklus II nilai rata-ratanya adalah 75,5. Posttes siklus III nilai rata-ratanya adalah 85. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari nilai normal gain tiap siklusnya, yakni   hhN-gain siklus I adalah 0,52. N-gain siklus II adalah 0,53 dan  N-gain siklus III adalah 0,727 atau bisa dibulatkan menjadi 0,73. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadis dengan menggunakan metode Problem Based Learning, dirasa sudah maksimal karena pencapain nilai diatas KKM sudah melebihi target yang cukup tinggi yaitu 87%.