Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efisiensi Produksi dan Distribusi Pakan Ternak dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional: Review Irma; I Purnama; F Juanda; A M Ali
PETERPAN (Jurnal Peternakan Terapan) Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/peterpan.v8i1.4811

Abstract

Livestock feed plays a vital role in the national food security system as a key determinant of animal protein availability. However, this sector faces significant challenges, including high production costs reaching 60-70% of total operational expenses, raw material price fluctuations, and dependency on imports. This study aims to analyze factors affecting the efficiency of feed production and distribution and to identify relevant strategies to strengthen food security in Indonesia. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) examining literature published between 2013–2023 from various academic databases. The results indicate that production efficiency can be achieved through the diversification of local feed ingredients based on a circular feed economy (such as agricultural waste fermentation), which can reduce costs by up to 30%, alongside the adoption of processing technology mechanization. Regarding distribution, efficiency is attained through logistic route optimization and integrated inventory management to maintain supply chain resilience against market shocks. This study concludes that the synergy between feed technology innovation and logistic system improvement is crucial to ensuring supply stability, affordability of animal protein, and the sustainability of national food security
Pengaruh Perendaman Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) Terhadap Kualitas Eksterior dan Interior Telur Konsumsi R. Riskayanti; Firdaus Husein; Nur Fitri Ramadhan; Fitri Armianti Arief; Irma; Stefani F. Hayati; Rizki Prasetya
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.2975

Abstract

Telur ayam merupakan produk peternakan yang mudah rusak sehingga memerlukan metode pengawetan, salah satunya melalui perendaman dengan ekstrak bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) yang mengandung tanin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi ekstrak (30, 40, 50%) dan lama perendaman (12, 24, 36 jam) dengan dua ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi signifikan (P>0,05) antara konsentrasi dan lama perendaman terhadap sebagian besar parameter kualitas telur. Namun, secara deskriptif ekstrak bawang dayak mampu menekan peningkatan pH albumin dan yolk melalui peran tanin dan fenolik dalam menghambat penguapan CO₂ serta mencegah kontaminasi mikroba. Rataan pH albumin berkisar 7,16–7,42, sedangkan pH yolk menurun pada konsentrasi 30–40% dan relatif stabil selama perendaman. Yolk score meningkat pada konsentrasi 30% dengan nilai 8,56 dibanding kontrol 7,72, menunjukkan perbaikan intensitas warna kuning telur. Secara umum, perendaman dalam ekstrak bawang dayak mampu memperlambat penurunan kualitas eksterior dan interior telur serta berpotensi memperpanjang masa simpan telur konsumsi
Adaptasi, Produktivitas, dan Risiko Invasif Hymenachne amplexicaulis (Rumput Kumpei): Tinjauan Sistematis pada Lahan Rawa Tropis Suboptimal Desima Natalia Harianja; Irma; Ana Fitria; Trisusanti; M. Dzikri Hudiatma; Ryzal Satria Aditama; Fikya Juanda
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.3095

Abstract

Hymenachne amplexicaulis (rumput kumpai) merupakan hijauan tropis dengan potensi besar sebagai sumber pakan berkelanjutan di lahan rawa. Tinjauan ini secara sistematis menganalisis adaptasi morfologis dan fisiologisnya terhadap genangan, hipoksia, tanah masam, dan toksisitas aluminium, serta responsnya terhadap intervensi biologis seperti Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan pupuk organik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa tanaman ini mampu membentuk aerenkima, menjaga keseimbangan rasio K⁺/Na⁺, serta menekan stres oksidatif sehingga tetap mampu tumbuh pada lahan suboptimal. Integrasi FMA dan pupuk organik terbukti meningkatkan biomassa, kandungan protein kasar, serta kecernaan hijauan. Potensi pemanfaatan lainnya, termasuk suplementasi dalam ransum ternak dan kontribusi terhadap mitigasi emisi gas rumah kaca, semakin menegaskan nilai strategisnya. Meski demikian, pengelolaan yang ketat tetap diperlukan untuk mencegah sifat invasifnya, disertai seleksi genotipe unggul dan penelitian lanjutan mengenai mekanisme toleransi cekaman pada tingkat molekuler. Dengan pendekatan integratif yang mencakup aspek agronomi, ekologi, dan bioteknologi, Hymenachne amplexicaulis berpotensi menjadi komponen kunci dalam sistem pakan tropis berkelanjutan.