Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Motto Ikhlas Beramal dalam Etika Pelayanan: Perspektif Pegawai KUA Medan Timur Nur Syakilah Hafni Hsb; Siti Amina Putri; Salahuddin Harahap
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2772

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan prinsip “Ikhlas Beramal” dalam sikap dan tindakan pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Medan Timur dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Moto Ikhlas Beramal adalah nilai dasar yang dianut oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai dasar moral dan spiritual dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pegawai KUA memahami dan menerapkan moto tersebut dalam layanan yang mereka berikan setiap hari, serta menemukan hambatan-hambatan yang mereka hadapi dalam menerapkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara mendalam kepada pegawai KUA Medan Timur sebagai sumber informasi utama. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan analitis, dengan fokus pada pemahaman tentang nilai ikhlas dalam beramal dalam konteks etika pelayanan. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pegawai memahami ikhlas beramal sebagai niat yang tulus dalam bekerja tanpa terlalu mengejar keuntungan pribadi, hal ini berdampak positif pada sikap profesional, rasa puas dalam bekerja, dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Namun, penerapan nilai tersebut masih mengalami hambatan seperti beban kerja yang berat, keterbatasan sumber daya, serta tekanan administratif yang cukup tinggi.
Aktualitas Pemahaman Kehendak Bebas (Free Will) pada Perilaku Ibu-Ibu Majelis Taklim Nurul Iman Pangkalan Masyhur Medan Johor Siti Amina Putri; Mhd Syahminan; Wahyu Wiji Utomo
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): Desember (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i4.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan menganalisis konstruksi serta aktualisasi pemahaman kehendak bebas (free will) pada perilaku ibu-ibu jamaah Majelis Taklim Nurul Iman di Pangkalan Masyhur, Medan Johor. Fokus utama kajian difokuskan pada perdebatan klasik teologi Islam mengenai perbuatan manusia (af'al al-'ibad) antara doktrin Kasb (Asy'ariyah) dan 'Adl (Mu'tazilah).Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis pendekatan partisipatif (participatory research) melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap 15 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya dualisme dan inkonsistensi teologis-psikologis dalam aktualisasi free will. Pada ranah keberhasilan anak, informan memberikan pengakuan atas ikhtiar (daya aktif/kasb), bahkan sebagian menampilkan penekanan kausalitas mandiri mendekati prinsip 'adl. Sebaliknya, pada ranah musibah ekonomi dan kesehatan, sikap jamaah bergeser secara signifikan menuju fatalistik (bercorak Jabariyah). Ketidakseimbangan ini dibentuk oleh pola pembinaan tauhid non-formal yang tersaring secara fungsional-eksperiensial serta keterbatasan strata sosial-ekonomi masyarakat urban-pinggiran.