Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan penjualan dan kualitas pupuk kompos fosfat tanah endapan danau Ayamaru Kelurahan Klasuluk Kabupaten Sorong Zulkifli; Sofyan Muhamad; Pahmi; Nofriansyah; Andi Ikhsan Wijaya; Amalia Muthmainnah Lundeto; Ghaida Gusrinisa; Adyatma Tri Wibowo; Ahmad Ilman Maulana; Agus Irianto; Ibnu Rusyid
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan peternakan di Papua Barat Daya masih terhambat oleh biaya infrastruktur tinggi dan kondisi tanah ultisol yang miskin hara. Pemanfaatan limbah peternakan yang diperkaya fosfat alam endapan Ayamaru menjadi solusi potensial untuk memperbaiki kesuburan tanah serta meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Oleh sebab itu dilakukan pengabdian masyarakat yang didukung oleh pemerintah melalui Kemendiktisaintek untuk mendukung program percepatan peningkatan ekonomi masyarakat dengan teknologi dan inovasi yang tepat di wilayah Kelurahan Klasuluk Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan dalam pengabdian yaitu tahap koordinasi dan sosialisasi program, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program memberikan dampak positif yang signifikan bagi mitra. Hasil dari pengabdian yang didapat yaitu berdampak penuh pada transfer ilmu, di mana masyarakat yang sebelumnya hanya memanfaatkan kotoran ternak sebagai pupuk kompos biasa kini mampu mengolahnya menjadi pupuk organik fosfat yang lebih bernilai ekonomi. Pemanfaatan limbah ternak ini juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sehingga lebih ramah lingkungan dan menjaga kesuburan tanah, serta peluang ekonomi baru melalui diversifikasi produk pupuk, yakni pupuk kompos, pupuk organik padat fosfat, dan pupuk organik cair fosfat. Hasil ditunjukkan dengan adanya peningkatan sikap mitra sebesar 48% dan keterampilan sebesar 60% setelah mendapatkan pelatihan.
Analisis Pengaruh Program Subsidi Beras Terhadap Stabilitas Pasokan Dan Harga Pangan di Kota Sorong Agus Irianto; Yopi M Hehanusa; Siti Hanafiah Bauw; Andi Irwan
Jurnal Online Manajemen ELPEI Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : STIM-LPI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58191/jomel.v6i1.478

Abstract

This study aims to analyze the effect of the rice subsidy program on the stabilization of food supply and prices in Sorong City. Most previous studies on the effectiveness of rice subsidies and food price stabilization policies have been conducted in regions such as Java, Sumatra, and Sulawesi. This research offers a novel contribution by examining the implementation of rice subsidies in Sorong City, an area characterized by distinct geographical and logistical conditions. Distribution patterns, transportation costs, and infrastructure limitations in Southwest Papua generate findings that differ from those identified in other regions. The study employs a qualitative approach combining literature review and field data. Data were collected through interviews with the Food Security Agency, rice distributors, and beneficiary communities, as well as through an analysis of policy documents related to food subsidies. The results indicate that the rice subsidy program plays a significant role in maintaining price stability and ensuring the availability of staple food supplies. However, its effectiveness is still influenced by distribution mechanisms, transparency, and the accuracy of targeting beneficiaries. Improvements in data management systems and distribution monitoring are necessary to enhance the efficiency and fairness of program implementation in the field. This study focuses exclusively on Sorong City as the research location. Although it provides an in-depth overview of rice subsidy implementation in this area, the findings cannot be fully generalized to other districts or municipalities in Southwest Papua or other regions of Eastern Indonesia with different logistical characteristics.