zulkifli
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan penjualan dan kualitas pupuk kompos fosfat tanah endapan danau Ayamaru Kelurahan Klasuluk Kabupaten Sorong Zulkifli; Sofyan Muhamad; Pahmi; Nofriansyah; Andi Ikhsan Wijaya; Amalia Muthmainnah Lundeto; Ghaida Gusrinisa; Adyatma Tri Wibowo; Ahmad Ilman Maulana; Agus Irianto; Ibnu Rusyid
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan peternakan di Papua Barat Daya masih terhambat oleh biaya infrastruktur tinggi dan kondisi tanah ultisol yang miskin hara. Pemanfaatan limbah peternakan yang diperkaya fosfat alam endapan Ayamaru menjadi solusi potensial untuk memperbaiki kesuburan tanah serta meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Oleh sebab itu dilakukan pengabdian masyarakat yang didukung oleh pemerintah melalui Kemendiktisaintek untuk mendukung program percepatan peningkatan ekonomi masyarakat dengan teknologi dan inovasi yang tepat di wilayah Kelurahan Klasuluk Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan dalam pengabdian yaitu tahap koordinasi dan sosialisasi program, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program memberikan dampak positif yang signifikan bagi mitra. Hasil dari pengabdian yang didapat yaitu berdampak penuh pada transfer ilmu, di mana masyarakat yang sebelumnya hanya memanfaatkan kotoran ternak sebagai pupuk kompos biasa kini mampu mengolahnya menjadi pupuk organik fosfat yang lebih bernilai ekonomi. Pemanfaatan limbah ternak ini juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sehingga lebih ramah lingkungan dan menjaga kesuburan tanah, serta peluang ekonomi baru melalui diversifikasi produk pupuk, yakni pupuk kompos, pupuk organik padat fosfat, dan pupuk organik cair fosfat. Hasil ditunjukkan dengan adanya peningkatan sikap mitra sebesar 48% dan keterampilan sebesar 60% setelah mendapatkan pelatihan.
Implementasi Model Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah Aimas Rafida Syarief; Muhammad Muzakki; Zulkifli
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar setiap siswa, dengan mempertimbangkan kesiapan belajar, minat, dan gaya belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VII di SMP Muhammadiyah Aimas serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya di dalam pelaksanaannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta pemilihan sampel secara purposive sampling. Analisis data mengikuti teknik Robert K. Yin meliputi penjodohan pola, pembuatan penjelasan, dan analisis deret waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan hasil belajar belajar siswa, ditemukan beberapa hambatan seperti, keterbatasan kesiapan guru dalam memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi, keterbatasan sarana pendukung, motivasi belajar siswa yang masih rendah, serta minimnya dukungan dari orang tua. Faktor pendukung meliputi adanya kebijakan Kurikulum Merdeka yang mendorong diferensiasi pembelajaran, tersedianya modul ajar yang fleksibel, dukungan dari sekolah, serta peningkatan kompetensi guru melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) dan pelatihan IHT (In House Training). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam, namun memerlukan pemahaman guru yang baik, sarana pendukung memadai, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Saran yang diajukan adalah perlunya pelatihan intensif bagi guru, penyediaan fasilitas yang memadai, dan peningkatan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Penerapan, Model Pembelajaran berdiferensiasi, Pendidikan Agama Islam, Kurikulum Merdeka.
Strategi Guru PAI Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Peroyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Raja Ampat Adeh Kurnia; Abdul Gani; Zulkifli
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.4393

Abstract

Abstrak : Pendidikan di Indonesia telah melewati berbagai proses perkembangan, termasuk perkembangan kurikulum pembelajaran. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter pancasilais siswa Indonesia dengan 6 elemen diantaranya siswa yang berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif serta bernalar kritis. Untuk mewujudkan ke-enam elemen tersebut tentunya membutuhkan peran dari guru Pendidikan Agama Islam sebagai fasilitator maupun mediator sehingga guru Pendidikan Agama Islam dituntut untuk memiliki strategi yang tepat dalam pengaplikasian P5 pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahiu bagaimana strategi guru PAI dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan bagaimana hasil yang dicapai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis komponensial yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Strategi yang digunakan Guru PAI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) baik dalam intrakulikuler maupun kokulikuler yaitu: Strategi Inquiry Learning, Strategi Problem Based Learning, Strategi Project Bsed Learning, Strategi Discovery learning, Strategi Saintifik Learning. 2)Hasil yang dicapai dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yaitu: Meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa, Meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik, Membangun jiwa sosial, Meningkatan kepercayaan diri siswa dan Membangun karakter kislaman pada diri siswa. Kata Kunci: Pendidikan, Strategi, Berpikir Kritis, P5 Abstract: Education in Indonesia has undergone various developmental processes, including curriculum development. The Pancasila Student Profile Strengthening Project(P5) represents a new educational orientation aimed at enhancing the Pancasila character among Indonesian students, emphasizing six elements including noble character, global diversity, mutual cooperation, independence, creativity, and critical reasoning. Achieving these elements necessitates the role of Islamic Education teachers as facilitators and mediators, requiring them to employ appropriate strategies in applying P5 to students. This research aims to explore the strategies employed by Islamic Education teachers to enhance critical thinking skills and examine the outcomes achieved. The study utilizes a qualitative approach with a descriptive research design, collecting data through observations, interviews, and documentation. Data analysis employs componential analysis techniques encompassing data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that: 1) Strategies employed by Islamic Education teachers to enhance students' critical thinking skills through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), both within and beyond the curriculum, include Inquiry Learning Strategy, Problem Based Learning Strategy, Project Based Learning Strategy, Discovery Learning Strategy, and Scientific Learning Strategy. 2) Outcomes achieved in enhancing critical thinking skills through the Pancasila Student Profile Strengthening Project include increased student engagement and creativity, improved academic and non-academic achievements, development of social consciousness, enhanced student self- confidence, and cultivation of Islamic character. Keywords: Education, Strategy, Critical Thinking, P5