Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IKAN KUTUK SANG ABDI SETIA DEWI SRI: PERUMUSAN LEGENDA RAKYAT MELALUI PENELITIAN EKSPEDISI SEBAGAI PEMBELAJARAN MULTILITERASI ANAK USIA SEKOLAH DASAR Tasya Hasnabila Qonitatin Hafidzoh; Fida Chasanatun; Candra Dewi; Eka Nofri Ari Yanto
Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/refleksi.v4i2.24544

Abstract

Multiliterasi merupakan salah satu keterampilan abad 21 sangat penting untuk dikuasai bagi siswa sekolah dasar. Multiliterasi dapat diimplementasikan dengan memanfaatkan cerita anak berupa kisah legenda lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan alur cerita yang terbentuk dalam masyarakat mengenai kisah legenda lokal dari situs Petirtaan Dewi Sri yang bersumber dari masyarakat Desa Simbatan, Magetan serta menyusun kisah tersebut sebagai legenda bahan pembelajaran multiliterasi bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi dengan penelusuran ekspedisi lapangan (expedition field technique). Penelitian kualitatif dilaksanakan dengan observasi, wawancara, dam dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode constant comparative dengan menerapkan people oriented research. Penelitian menerapkan purposive sampling dan snowball sampling sebagai metode dalam pengumpulan data penelitian dengan mewawancarai narasumber/ informan yang memiliki pengetahuan sejarah yang mendalam terkait situs Petirtaan Dewi Sri. Tokoh yang diwawancarai meliputi juru kunci, penjaga situs, penulis buku sejarah, pelaku seni, perangkat desa, hingga sesepuh di Desa Simbatan, Magetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat lokal khususnya dari situs Petirtaan Dewi Sri di Desa Simbatan memiliki kearifan lokal yang dapat diintegrasikan sebagai bahan pembelajaran multiliterasi yang mampu menanamkan nilai-nilai moral kepada anak usia sekolah dasar.
Ikan kutuk abdi dewi sri: penelitian ekspedisi penelusuran legenda pembelajaran multiliterasi sd Tasya Hasnabila Qonitatin Hafidzoh; Fida Chasanatun; Candra Candra Dewi; Eka Nofri Ari Yanto
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multiliteracy is one of the 21st-century skills that is crucial for elementary school students to master. Multiliteracy can be implemented by utilizing children’s stories in the form of local legends. The purpose of this study is to explore local wisdom values as the basis for formulating the plot of a local legend from the Petirtaan Dewi Sri site in Simbatan Village, Magetan Regency, as multiliteracy learning material for elementary school students. The research method used is qualitative phenomenological research employing the expedition field technique. The qualitative research was conducted through observation, interviews, and documentation. This study employed the constant comparative method while adopting a people-oriented research approach. The study utilized purposive sampling and snowball sampling as data collection methods, interviewing sources/informants with in-depth historical knowledge regarding the Petirtaan Dewi Sri site. The individuals interviewed included the site caretaker, village officials who authored historical books, the chairperson of the tourism awareness group (POKDARWIS), artists, and elders in Simbatan Village, Magetan Regency. The results of this study indicate that local folklore—particularly from the Petirtaan Dewi Sri site in Simbatan Village—contains local wisdom that can be integrated as multiliteracy learning material capable of instilling moral values in elementary school-aged children.